Minggu, 21 Agustus 2011

Kontroversi Men In Black Benarkah Sengaja di Ciptakan?












Bro
jumpa lagi kita ya, gimana neh, kamu udah siap ngebaca artikel ini,
kalau udah yuk kita langsung aja ke jalan ceritanya. Ups tunggu dulu
bro, ini ada pengumuman sedikit, bagi yang pernah ngeliat penampakan
Alien/Ufo tolong tinggalkan Koment dibawah nanti ya, karena para Agen
Men In Black akan silaturahmi katanya, hehe. Sekararang yuk baca
artikelnya bro.






Cerita
yang sangat menghebohkan ini terjadi Sejak sekitar 50 tahun lalu,
berdasarkan kesaksian para saksi mata penampakan UFO yang mengaku
didatangi oleh pria-pria misterius berbaju hitam yang kemudian meminta
mereka untuk tidak menceritakan pengalaman mereka tersebut. Sehingga
oleh para saksi mata Pria-pria misterius ini disebut dengan nama Men In
Black. Yang kemudian sangat populer hingga saat ini.












Men
in Black juga banyak dikenal sebagai film layar lebar yang dibintangi
actor komedian Will Smith, sehingga kita tahu bahwa tidak hanya di film
namun MIB sebetulnya ada pula dalam kehidupan nyata, alias bukan
sepenuhnya fiksi. Beberapa catatan sejarah bahkan pernah menyinggung
keberadaan kelompok orang-orang misterius tersebut yang berkekuatan
sangat luar biasa dengan hal-hal berbau luar angkasa. 






Bagaimana kehidupan Men In Black dalam dunia nyata


Di
dalam dunia nyata, definisi dari Men in Black bukanlah orang-orang yang
mengenakan jas hitam rapi, bekerja sebagai agen rahasia pemerintah dan
bertugas untuk membasmi Alien (seperti yang kita ketahui di film).
Justru sebaliknya!! Men in Black merupakan sebutan bagi orang-orang yang
mengenakan pakaian serba hitam dan biasanya mendatangi saksi mata yang
pernah melihat keberadaan ufo. 






Terutama
jika saksi tersebut berhadapan langsung dengan mahluk luar angkasa. Dan
dari berbagai kesaksian serta interview dengan orang yang pernah
didatangi MIB, ternyata tujuan mereka adalah menyalahkan presepsi si
saksi dan menyesatkan mereka. Bahwa yang mereka lihat bukan alien!!.




Tapi
itu hanyalah salah satu definisi yang beredar mengenai Men in Black
karana banyak kalangan yang juga memiliki pendapat lain. 






Beberapa
ufolog percaya bahwa MIB sesungguhnya adalah alien, atau paling tidak
android (manusia robot) yang dikendalikan langsung oleh alien. Mereka
diutus ke bumi untuk membantu menjaga kerahasiaan aktivitas alien di
bumi.












Pendapat 
ini diperkuat dengan kenyataan bahwa dalam beberapa kesempatan MIB
terlihat canggung dan asing dengan norma-norma yang biasa dilakukan oleh
manusia, seperti gurauan atau idiom sehari-hari. Lalu para MIB disebut
berbicara dengan nada-nada yang kaku seperti diatur. Bahkan ada saksi
yang mengatakan bahwa tiga pria MIB yang mengunjunginya memiliki wajah
yang sangat identik.








Seorang
penulis Amerika bernama Jerome Clarck menyatakan bahwa MIB tidaklah
selalu berpakaian serba hitam. Menurut Clarck, sebutan itu hanyalah
istilah umum yang menggambarkan orang-orang yang berpenampilan diluar
kebiasaan atau eksentrik. 




Mereka kadang memakai pakaian yang sudah lama atau ketinggalan jaman,
juga biasa berseragam USAF (United States Air Force) atau bahkan
mengenakan model yang nantinya bakal booming dimasa depan.


Kebanyakan
para agen MIB digambarkan selalu memakai kacamata hitam sebagai
aksesoris wajib, dimana hal yang disinyalir untuk menutupi bentuk mata
mereka karena mempunyai mata sipit. 












Ada
pula yang menyebutkan kalau mata agen MIB berbentuk aneh dan besar
karena pengaruh tiroid. Sebagian bahkan percaya kalau bentuk mata mereka
sama seperti alien gray!! Karena mereka adalah agen khusus maka bukan
tidak mungkin cara hidup mereka juga ditangani secara khusus pula. 






Selain
mata, jari-jari para agen MIB juga dikabarkan lebih panjang dari
manusia normal dan suara mereka mirip dengan suara robot. Pelengkap lain
yang biasanya digunakan adalah mobil cadillac antik berwarna hitam yang
somehow terlihat selalu seperti baru. 






Fenomena Menarik Dari Men In Black


Fenomena
keberadaan MIB ternyata pernah sangat popular di tahun 1950 dan 1960.
Pada masa tersebut tercatat bahwa beberapa agen MIB pernah melakukan
intimidasi pada seorang reporter yang bertempat tinggal di pinewood,
West Virginia. Reporter tersebut dipaksa untuk berhenti menulis artikel
mengenai keberadaan MIB di pinewood, yang ia kirimkan pada koran lokal
dan nasional. 






Perlu
dicatat bahwa pinewood sendiri merupakan daerah yang sangat popular
dengan makhluk yang dijuluki Mothman di akhir era 1960-an. Sehingga
fenomena Mothman pun secara tidak langsung menguatkan dugaan bahwa MIB
sudah beroprasi di Pinewood untuk menyelidiki keberadaan makhluk Mothman
itu. Siapa makhluk Mothman tersebut?( nanti di artikel lain akan kita
bahas tentang Makhluk Mothman ini )








Laporan
mengenai Men in Black paling mendetail terjadi pada tahun 1976 dimana
seorang pria bernama Dr.Herbert Hopkins yang berusia 58 tahun ,
melaporkan bahwa ia pernah didatangi Men in Black . Hopkins yang
berprofesi sebagai konsultan mengenai UFO ditelpon oleh seseorang yang
mengaku sebagai Vice President of New Jersey UFO Research Organization
yang ingin berbincang – bincang dengannya. 




Anehnya
orang tersebut, yang mengenakan pakaian serba hitam, secara tiba-tiba
sudah muncul di teras rumahnya beberapa menit setelah Dr. Hopkins
menaruh gagang telepon!! Dan selama pertemuan itu Dr.Hopkins juga
menemui banyak sekali kejanggalan selama berbicara dengan tamunya itu.




Dari
banyak keanehan mengenai penampilan, tinduk-tanduk serta ucapan orang
yang di sebut  MIB, menimbulkan munculnya banyak teori mengenai
identitas mereka yang sebenarnya. Beberapa teori konspirasi menyebutkan
kalau agen MIB bukan seseorang manusia biasa, tapi ras hybrid
manusia-alien.


Mereka
bertugas membersihkan segala bukti fisik mengenai campur tangan alien
yang tersisa di bumi. Oleh karena itu penampilan agen MIB tampak berbeda
dari manusia biasa. Namun ada juga yang percaya bahwa mereka adalah
agen pemerintah (misalnya agen CIA) yang berusaha menutup-nutupi
penampakan UFO. 






Bagaimana Cara Kerja Men In Black


Para
agen MIB digambarkan selalu bekerja dengan sangat profesional, teliti
dan juga sistematis. Mereka akan memeriksa serta mempelajari seluruh
informasi dari orang yang bakal mereka kontak, sampai ke detail yang
paling kecil sekalipun. Disamping itu para agen MIB kelihatan sangat
terlatih untuk menyesuaikan diri sesuai dengan situasi dan kondisi yang
dapat berubah setiap saat. 






Namun
perilaku mereka tidak dapat dipukul rata alias dapat berbeda-beda pada
setiap individunya. Terkadang mereka bisa bertingkah seperti agen
rahasia yang berusaha menguak serta mengoleksi data sebanyak mungkin
mengenai fenomena yang dilihat oleh subjek interogasi. 


Tapi
di pihak lain mereka dapat pula berlaku layaknya manusia biasa yang
meyakinkan bahwa fenomena yang dilihat saksi adalah tidak nyata. 












Para
agen MIB kadang bertingkah sangat serius , namun dapat pula menjadi
sangat ramah dan penuh humor pada situasi tertentu. Uniknya , ada yang
beberapa saksi menyatakan bahwa tindak-tanduk mereka seperti sesuatu
yang sudah di program , sehingga reaksi mereka menjadi sangat kikuk
sewaktu memasuki situsi diluar dugaan. 








MIB
juga disebut memiliki bentuk wajah yang tidak biasa. Mereka sepertinya
memiliki informasi detail mengenai perjumpaan para saksi dengan ufo,
seakan-akan mereka telah menguntit para saksi cukup lama. Kadang
pria-pria misterius ini mengaku dari badan pemerintahan yang sedang
mengumpulkan informasi mengenai fenomena yang tidak terjelaskan. Mereka
juga seringkali meyakinkan para saksi yang dikunjungi bahwa objek aneh
yang dilihat sesungguhnya tidak ada atau hanya halusinasi.






Benarkah Men In Black Sebuah Konspirasi? Dan Oleh Siapa?


Walau
fenomena MIB banyak dilaporkan pada tahun 1950-1960, beberapa peneliti
seperti John Keel menemukan kemiripan antara laporan mengenai aksi para
MIB dengan catatan penampakan iblis. Ia menjelaskan bahwa kemunculan
agen MIB sangat pararel dengan dongeng maupun mitos mengenai orang yang
bertemu dengan Iblis. 






Herannya,
teori yang mistik ini justru diajukan oleh para peneliti ufo sendiri
seperti John Keel. Menurutnya ada kesamaan antara laporan kunjungan MIB
dengan kisah perjumpaan dengan iblis di masa lampau.


Keel
menyatakan kemungkinan bahwa MIB adalah manifestasi modern dari
penampakan iblis di masa lampau. Peter Rojcewicz, seorang ahli
kisah-kisah rakyat setuju dengan pendapat ini. Bagi mereka yang
mempercayai teori ini, tentu saja mereka juga harus percaya bahwa
keseluruhan aktifitas Alien atau Ufo adalah aktifitas dari Iblis.












Teori
bahwa MIB ini adalah badan pemerintah, apakah AFSAC atau bukan,
sepertinya juga dikonfirmasi oleh beberapa petunjuk. Misalnya pada tahun
1953, CIA mendirikan panel Robertson yang tujuannya adalah untuk
meneliti fenomena ufo, terutama di wilayah Washington. Dan salah satu
metodenya adalah memata-matai para peneliti ufo independen. Tak lama
setelah itu, laporan kunjungan MIB muncul.


Satu lagi yang membuat teori ini masuk akal adalah beberapa badan pemerintah Amerika Serikat sepert FBI dan AFFTC Det 3 i  mengharuskan karyawannya menggunakan jas berwarna hitam dalam bertugas.






Ada
lagi teori konspirasi yang juga dikutip oleh Jerome Clarck yang berasal
dari Dr Michael D. Swords, yang memaparkan bahwa MIB merajuk pada unit
khusus dari CIA yang meneliti eksperimen psikologis manusia. 




Namun
secara militer , Jerome Clarck mengutip tulisan Bill More yang
menyatakan, Men in Black merupakan staff pemerintah yang bekerja dalam
penyamaran, anggota dari unit khusus bernama Air Force Intteligence atau
kini dikenal juga sebagai Air Force Special Activities Center (AFSAC).  
Dan Mereka berkutat dengan individu yang dianggap beresiko tinggi dalam
membahayakan keamanan nasional, karena induvidu itu telah mengetahui
banyak arsip rahasia pemerintah. Oleh karena itu ditugaskanlah agen-agen
Khusus dari AFFTC Det 3 untuk memastikan mereka tetap tutup mulut!!






Jadi Benarkah Men In Black Sengaja di Ciptakan Oleh Pemerintah AS?


Jika
MIB adalah benar-benar badan rahasia pemerintah atau alien yang
berusaha menyembunyikan aktifitas ufo, maka kembali lagi ke pertanyaan
di atas, mengapa hanya segelintir saksi yang mendapatkan kunjungan
diantara ribuan penampakan ufo lainnya ?










tahun
1947 adalah masa pasca Perang Dunia dimana kewaspadaan negara masih
sangat tinggi. Dan pada saat itu pemerintah Amerika melihat isu ufo
berpotensi menimbulkan histeria massa yang tentunya dapat digunakan oleh
musuh untuk menyerang.












Jadi bagaimana kesimpulan akhirnya? yang pasti sulit untuk menyimpulkannya karena sepertinya ada rahasia di balik rahasia.



Karena
itu, Menurut pendapat saya, Kisah Men In Black memang hanyalah sebuah
fantasi karangan orang-orang yang punya kepentingan. Sehingga buku-buku
ataupun sumber-sumber yang ditulis oleh mereka tersebut hanyalah sebuah
cerita biasa yang tentunya sudah di kemas dengan cara yang luar biasa
sehingga menjadi sangat populer pada masa itu, tujuannya tentu
orang-orang yang terlanjur percaya cenderung menjadi paranoia.





Benar begitu bro?











silahkan anda Copy paste artikel diatas
tapi kalau anda tidak keberatan mohon cantumkan sumber dengan linkback ke blog ini.
terimakasih....!!!

0 komentar:

Posting Komentar