Jumat, 01 April 2011

Terraforming Mars : Gagasan Merubah Mars Menjadi Bumi Baru

jagad misteri : Ketika bumi semakin tidak bersahabat bagi kelangsungan hidup umat
manusia, maka kita harus melakukan eksodus, mencari tempat lain yang
lebih layak untuk ditinggali. Mungkin ini yang akan di lakukan oleh
manusia bumi di masa depan. Namun, kemanakah tujuan kita?

Langkah yang bisa dilakukan untuk mendapatkan tempat tinggal baru
bagi manusia selain di bumi ialah dengan cara mencari planet yang dapat
dihuni itu sendiri. Masalahnya, perkara mencari planet yang dapat dihuni
di luar sana tidaklah semudah membalikkan telapak tangan.


http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/7/78/TerraformedMars.jpg/300px-TerraformedMars.jpg

Terraformed Mars

Planet Mars dan Europa (bulan Jupiter) merupakan obyek di tata surya
kita yang diklaim bersahabat bagi kehidupan manusia karena diyakini
memiliki sumber kehidupan, yaitu air.

Tetapi kehidupan kompleks manusia tidak hanya bergantung sepenuhnya
pada air, bukan? Bentuk topografi, atmosfer, temperatur dan komposisi
udara merupakan beberapa hal lain yang perlu diperhatikan. Untuk dapat
menopang kehidupan, suatu planet harus memiliki berbagai kemiripan
dengan bumi. Dan di tata surya kita, selain bumi belum ada yang
benar-benar dapat kita tinggali.

Mencari planet di luar tata surya (exoplanet) merupakan usaha yang
ditempuh oleh para astronom. Mencari planet layak huni di luar tata
surya tentunya lebih menyulitkan lagi. Ada beberapa cara untuk mencari
planet yang beredar pada bintang induknya di sistem tata surya lain.

Teknik pencarian exoplanet seperti Spektroskopi Doppler, Astrometri,
maupun fotometri adalah beberapa metode yang digunakan. Bahkan badan
ruang angkasa Amerika, NASA, baru-baru ini telah meluncurkan wahana
Kepler untuk membantu mencari jejak-jejak exoplanet di luar sana.

Sejauh ini, dari jajaran exoplanet yang berhasil ditemukan, hanya
Gliese 581 d lah planet yang benar-benar menjanjikan. Gliese 581 d atau
yang kerap dijuluki sebagai Super Earth merupakan exoplanet sejauh 20
tahun cahaya di rasi bintang Libra. Ia memiliki massa tujuh kali dari
bumi dan mengorbit di zona layak huni pada suatu bintang katai merah
yang massanya hanya sepertiga Matahari.

Mencari planet layak huni bukanlah satu-satunya jalan untuk mendapat
tempat tinggal baru bagi anak cucu kita di masa depan. Salah satu
gagasan yang terdengar cukup hebat ialah dengan membuat planet yang
dapat dihuni. Ya, kita membuat sendiri planet seperti bumi yang layak
ditinggali.


Bagaimana caranya? yaitu dengan Terraforming.

Terraform (berarti “membentuk Bumi”) adalah proses bersifat hipotesis
yang mengubah atmosfir, temperatur, topografi permukaan atau ekologi
menjadi mirip dengan Bumi sehingga dapat dihuni oleh manusia.

Dengan melakukan terraform pada suatu planet yang dituju, maka akan
merubah kondisi planet tersebut sehingga dapat menopang kehidupan
manusia. Mars, planet tetangga kita ialah salah satu kandidat terbaik
untuk melakukan ini semua.




Konsepsi mengenai proses terraform Mars dalam 4 tahap pembangunan.



Mars adalah planet di tata surya kita yang cukup bersahabat bagi
kehidupan. Hasil penelitian yang dilakukan menemukan bukti bahwa pada
masa mudanya Mars bersuhu hangat dan memiliki air yang melimpah.

Kemungkinan CO2 yang digunakan untuk menghangatkan planet tersebut di
masa silam masih tersimpan di sana. Begitu pula dengan air, mungkin
masih tersimpan di tanah beku maupun tudung kutubnya.



Atmosfer Mars dapat diciptakan dengan melepas CO2 yang membeku di
tanah dan tudung es kutub. Hal tersebut dapat dilakukan dengan
memuntahkan gas rumah kaca yang kuat.

Mungkin bagunan-bangunan khusus akan dibangun untuk memuntahkan gas
rumah kaca tersebut. Sementara cermin-cermin raksasa yang disebar di
sana akan memfokuskan sinar matahari ke es agar air mencair.

Ketika CO2 terlepas, kehangatan Mars akan meningkat dan mendorong
tekanan ke atmosfer sehingga air pun mengalir. Kemudian dengan
menebarkan benih-benih tumbuhan perintis seperti alga dan lumut kerak,
serta menebar mikroba dapat menciptakan tanah organik dan menambah
sedikit oksigen ke atmosfer.

Dengan demikian rencana penghijauan dengan menanam bibit untuk
menciptakan hutan beriklim maupun hutan boreal dapat segera dilakukan.

Ketika tumbuh-tumbuhan mulai menghiasi Mars, kebutuhan energi untuk
pemukiman segera dibangun. Tenaga nuklir mungkin sebagai pilihannya.
Karena sedikitnya oksigen, penduduk Mars mungkin akan tetap beraktifitas
dengan alat bantu pernafasan nantinya.






Mungkin seperti inilah gambaran manusia Mars di masa depan.


Namun itu semua bukanlah pekerjaan instan, perlu waktu beratus-ratus
tahun untuk menyulap kondisi Mars menjadi seperti Bumi dan tentu saja,
biaya yang besar. Walaupun terraforming ini masih sekedar gagasan yang
bersifat hipotesis, nampaknya cukup ditunggu untuk benar-benar
direalisasikan ya.



sumber : http://www.beritaunik.net/unik-aneh/terraforming-mars-gagasan-merubah-mars-menjadi-bumi-baru.html

0 komentar:

Posting Komentar