Tampilkan postingan dengan label peristiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label peristiwa. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Mei 2012

Terancam Sensor Internet, Eropa Bergolak

0 komentar












12
Februari 2012. München dikuasai suhu -13°C. Dalam kebekuan itu, hal
ternyaman yang bisa dilakukan adalah berdiam di muka perapian.


Tapi,
16 ribu orang muda dengan air muka cemas dan poster di genggaman justru
menantang dingin di jalanan utama kota. Sore itu, ada soal lebih besar
yang lebih patut dilakukan dari sekadar badai salju: ancaman terhadap
kebebasan mendapatkan informasi dari Internet.


München
bukan satu-satunya kota yang dipenuhi pengunjuk rasa. Protes merebak
nyaris di seluruh kota-kota berpengaruh Eropa seperti London, Helsinki,
Warsawa, Paris, Wina, Sofia, Praha, untuk menyebut saja beberapa.


“Ganyang
sensor a la Bung Besar,” kata sebuah poster di Warsawa. Bung Besar,
istilah temuan penulis Inggris George Orwell, mengacu kepada otoritas
yang menerapkan kontrol berlebihan kepada warga. Negara meningkatkan
pengawasan kepada warga dengan dalih menjaga keamanan bersama.


Demonstrasi
besar pada akhir pekan lalu itu didukung oleh puluhan ribu pengunjuk
rasa. Kemarahan para demonstran ditujukan pada satu hal belaka:
digodoknya perjanjian internasional yang dikhawatirkan dapat mengekang
kebebasan mengakses informasi dari Internet.


Di Eropa, traktat itu bernama ACTA (Anti-Counterfeiting Trade Agreement).
Kesepakatan diprakarsai oleh Amerika Serikat dan Jepang dan mengatur
hal-ihwal perlindungan hak cipta mulai dari musik, film, hingga
obat-obatan di seluruh dunia. Tahun lalu, Tokyo menjadi tempat lahir
kesepakatan itu.


Awalnya,
ACTA dimaksudkan untuk mengakhiri perdagangan obat-obatan palsu yang
membahayakan. Di bawah tekanan Amerika, UU anti pemalsuan tersebut
meluas dengan pemberantasan pembajakan online. Protes itu sengaja
digelar menentang ancaman terhadap kebebasan internet, antara lain soal
pelarangan mengunggah serta kemungkinan provider, mesin pencari dan
pengguna dituntut ke pengadilan.


ACTA
sedang dalam tahap menunggu ratifikasi dari beberapa negara. Tapi,
perlawanan keras dari para pengguna Internet telah mendorong sejumlah
negara Uni Eropa seperti Polandia, Republik Cek, dan Slowakia, menunda
proses ratifikasi.


"Penundaan
ratifikasi itu kemenangan. Tapi, kami tak boleh berlebihan," kata Wakil
Ketua Pirate Party Republik Cek. Pirate Party ikut dalam pemilihan
umum pada Mei 2010 dan mendapatkan 0.8% suara.


Bahkan,
Jerman, yang sebelumnya telah menjamin akan turut menandatangani ACTA,
akhirnya memutuskan membatalkan niatnya. Ini merupakan kemajuan besar
sebab hingga 10 Februari 2012, sebanyak 22 dari 27 negara Uni Eropa
telah jadi meneken perjanjian itu. Di luar Uni Eropa, peratifikasi
perjanjian itu adalah Australia, Kanada, Meksiko, Maroko, Selandia Baru,
Jepang, Singapura, Korea Selatan, Swiss, dan Amerika Serikat.


Namun, Parlemen Eropa tetap akan mendiskusikan legislasi itu pada awal Juni tahun ini.


Gerakan
anti-ACTA tak hanya mendapatkan dukungan dari jalanan. Di ranah maya
pun medan pertempuran digelar, dengan tongkat komando dipegang oleh
kelompok Anonymous.


Para aktivis pemberontak dunia maya yang tergabung dalam Anonymous
telah menjalankan beberapa aksi mendukung gerakan anti-ACTA. Mereka
menyatakan bertanggung jawab terhadap peretasan sejumlah laman penting,
termasuk yang dimiliki oleh perdana menteri Polandia.


Pada
aksi protes di London, Loz Kaye, pemimpin Pirate Party Inggris,
menegaskan bahwa tindakan Anonymous akan membahayakan gerakan anti-ACTA.


Kelompok Anonymous
terbentuk pada tahun 2003. Sejak 2008, aktivitas mereka kian erat
berkaitan dengan peretasan yang ditujukan sebagai aksi protes atau
tindakan lain yang berhubungan dengan promosi kebebasan Internet dan
berpendapat.


Dalam gerakan anti-ACTA itu, kecemasan terbesar terhadap diberlakukannya ACTA adalah terancamnya kebebasan.


"Mengorbankan
kebebasan hanya untuk melempangkan jalan melindungi hak cipta sungguh
tak dapat diterima," kata pemimpin Partai Hijau di Jerman, Thomas
Pfeiffer. Ketakutan Pfeiffer masuk akal sebab Jerman, dan banyak negara
Eropa Timur, punya trauma sejarah terhadap sensor yang pernah begitu
kuat membelenggu mereka di masa lalu.


"Kami
tak mau ACTA berlaku. Kami punya hukum sendiri. Kami tak butuh
kesepakatan internasional," dengus seorang pengunjuk rasa di Sofia,
Yanko Petrov.


Bentuk Lain SOPA dan PIPA


Merebaknya
protes atas ACTA di Eropa mengingatkan publik tentang Rancangan UU
sejenis yang sempat meramaikan Amerika Serikat, yakni Rancangan
Undang-Undang Anti Pembajakan Online (SOPA) dan RUU Perlindungan
Properti Intelektual (PIPA). Aturan yang diajukan oleh anggota Kongres
asal Texas dari Partai Republik, Lamar Smith, itu dianggap berpotensi
menjadi alat sensor di dunia daring (dalam jaringan).


Tapi, Lamar Smith kemudian menarik SOPA.


"Saya
telah mendengar kritik-kritik di media secara serius. Saya juga
mencermati legislasi yang akan diajukan untuk mengatasi permasalahan
pembajakan di internet," ucap Smith, dalam pernyataan pers.


Menurut
Lamar Smith, perlu dilakukan pendekatan terbaik untuk mengatasi
permasalah pembajakan, yang mencuri produk dan inovasi Amerika.
"Industri properti intelektual Amerika telah menyediakan 19 juta
pekerjaan bergaji besar dan menghasilkan lebih dari 60 persen ekspor
Amerika," jelas Smith.


Smith
juga memberikan pemaparan, pembajakan online menyebabkan Amerika rugi
sekitar US$ 100 miliar tiap tahun, dan hilangnya ribuan pekerjaan.
Karena itu Smith merasakan perlu adanya aturan untuk melindungi aksi
pembajakan yang dianggapnya sama seperti pencurian.


Sejumlah
perusahaan memang secara terbuka melakukan protes terhadap SOPA.
Wikipedia menutup layanan selama satu hari. Google pun melindungi
logonya dengan tanda hitam sebagai simbol bahaya sensor di Internet.
Menurut mereka, SOPA merupakan bentuk sensor yang mengancam masa depan
internet, termasuk keterbukaan arus informasi.


SOPA
dan PIPA memungkinkan Departemen Kehakiman AS untuk meminta polisi
menutup situs yang menyediakan tautan ke sejumlah situs yang dianggap
memiliki konten pembajakan. (Huffington Post | BBC | Mashable | Reuters)















silahkan anda Copy paste artikel diatas
tapi kalau anda tidak keberatan cantumkan sumber dengan linkback ke blog ini.
terimakasih....!!!

Sabtu, 05 Mei 2012

Seorang pria terlihat jatuh dari langit dan menghilang!

0 komentar

Saya teringat dengan sebuah adegan film mengenai time travel. Dalam salah satu adegan, sang time travel jatuh dari gedung yang tinggi. Sebelum tubuhnya menyentuh tanah, ia mengaktifkan peralatannya yang canggih. Dengan segera sebuah portal ruang dan waktu terbuka. Time traveler tersebut masuk ke dalam portal tersebut, berpindah ruang dan waktu, dengan demikian selamat dari maut yang telah menantinya.



Nah, saya kembali teringat dengan adegan film ini ketika membaca sebuah berita mengenai peristiwa misterius yang terjadi di New Jersey. Walaupun kisah ini sederhana saja, namun cukup menimbulkan rasa ingin tahu. Jadi, saya ingin menceritakannya kepada kalian, para pembaca.



Pada tanggal 14 september 2010, pukul 15.20, telepon berdering di kantor polisi Egg Harbor, New jersey.



Di ujung telepon terdengar suara seorang wanita melaporkan apa yang baru saja disaksikannya, yang kemudian segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.



Namun, apa yang terjadi sesungguhnya tetap menjadi teka-teki hingga hari ini.



Wanita yang menelepon tersebut adalah Kelly Hale yang bekerja di sebuah klinik hewan di Egg Harbor. Ketika petugas polisi mendatanginya, Kelly kembali menceritakan apa yang telah dilihatnya.



Saat itu, Kelly bersama beberapa rekannya sedang berada di klinik tempatnya bekerja. Tiba-tiba, dari jendela ruangannya (lantai dasar), Kelly bersama dua rekannya melihat seorang pria jatuh dari langit.



Ya, betul. Seorang pria jatuh dari langit.



"Saya melihat pria itu jatuh dengan sudut seperti ini." Kata Kelly sambil memperagakannya dengan tangan.



"Posisi jatuhnya lurus, tanpa parasut, tanpa paraglider. Kami bisa melihat kaki dan lengannya mengepak serta bajunya yang berwarna hitam, abu-abu dan biru, biru gelap seperti pakaian angkatan laut. Tidak ada keraguan bagi kami kalau yang jatuh itu adalah manusia. Kami yakin 100 persen. "




Kelly Hale



Mendengar laporan ini, polisi segera menyiapkan sebuah tim yang bekerjasama dengan petugas penjaga pantai. Tim ini segera melakukan pencarian besar-besaran.

Kelly dan rekan-rekannya menyaksikan pria itu jatuh di arah barat laut rute 322 dan Foster Avenue sehingga ia diperkirakan jatuh ke arah pepohonan yang ada di wilayah itu. Helikopter dan petugas darat pun dikerahkan untuk menyisir wilayah itu.

Tetapi, walaupun daerah itu telah diperiksa dengan teliti, tidak ditemukan mayat ataupun tanda-tanda adanya seseorang yang jatuh.



Seakan-akan pria misterius tersebut lenyap begitu saja.





Lokasi jatuhnya pria misterius tersebut



Paul Whitmore, komandan penjaga pantai, yang ikut dalam usaha pencarian berkata:




"Kami tidak melihat ada tanda-tanda kerusakan akibat tertimpa benda jatuh, kami tidak menemukan dahan-dahan pohon yang patah atau sesuatu yang seperti itu. Kami tidak menemukan sesuatu yang tidak biasa. Tetapi kami juga tidak bisa menyimpulkan kalau peristiwa itu tidak terjadi."

PPAE77M2XQR4

Senin, 09 April 2012

Asal-usul Becak

0 komentar






Asal-usul
becak diyakini berawal dari kendaraan serupa yang pertama kali
beroperasi di Jepang yaitu jinrikisha (人力車, 人 jin = manusia, 力 riki =
daya atau tenaga, 車 sha = kendaraan) sekitar tahun 1868 saat restorasi
Meiji. Kata "jinrikisha" mulai masuk dalam kamus Oxford English
Dictionary tahun 1887.




Foto: Bangsawan wanita Jepang naik jinrikisha sesuai yang digambarkan



Arnoldus Montanus dalam bukunya tahun 1669






Siapakah yang diakui menjadi penemu kendaraan bertenaga manusia ini masih terdapat perbedaan pendapat.

Sumber pertama.
Jinrikisha
(atau rickshaw: Cina) ditemukan oleh Albert Tolman, seorang pandai
besi dari Amerika tahun 1848 di Worcester, Massachussets, untuk
kepentingan pekerjaannya sebagai misionaris.

Sumber kedua.
Seorang
misionaris Amerika di Jepang, Jonathan Scobie membuat rickshaw
sekitar tahun 1869 sebagai alat transportasi bagi istrinya yang
menyandang cacat.

Suatu saat dia berpikir bagaimana cara
istrinya yang kakinya cacat bisa ikut berjalan-jalan? Tentu diperlukan
sebuah kendaraan. Kendaraan itu, pikirnya, tidak usah ditarik kuda
karena hanya untuk satu penumpang saja. Kemudian ia mulai menggambar
kereta kecil tanpa atap di atas secarik kertas. Orang-orang Jepang
yang melihat kendaraan pribadi ditarik manusia itu menamakannya
jinrikisha. Penarik jinrikisha biasanya diberi upah tiap minggu.
Lama-lama, jinrikisha menarik perhatian masyarakat Jepang, khususnya
para bangsawan.






Foto: Japanese rickshaws 1897





Sumber ketiga
Orang-orang
Jepang percaya bahwa jinrikisha diciptakan oleh tiga orang: Izumi
Yosuke, Suzuki Tokujiro, dan Takayama Kosuke pada tahun 1868,
terinspirasi pada penggunaan kuda penarik kereta yang populer lebih
dahulu. Sejak tahun 1870, pemerintah Jepang mengeluarkan ijin produksi
serta penjualan jinrikisha bagi tiga penemu ini. Sejak 1872 ada sekitar
40.000 jinrikisha beroperasi di Tokyo (Powerhouse Museum, 2005; The
Jinrikisha story, 1996).

Becak di Indonesia




Foto: Becak Siantar, Sumatera. Lazim dipanggil Bentor








Di Indonesia, kata "becak" kemungkinan besar diambil dari dialek Hokkien: be chia "kereta kuda". Di Indonesia ada dua jenis becak yang lazim digunakan:

* Becak dengan pengemudi di belakang. Jenis ini biasanya ada di Jawa.
* Becak dengan pengemudi di samping. Jenis ini biasanya ditemukan di Sumatra seperti Bentor, dan lainnya.




Foto: Becak khas Yogyakarta.





Satu-satunya
kota di Indonesia yang secara resmi melarang keberadaan becak adalah
Jakarta. Becak dilarang di Jakarta sekitar akhir dasawarsa 1980-an.
Alasan resminya antara lain kala itu ialah bahwa becak adalah
"eksploitasi manusia atas manusia". Penggantinya adalah, ojek, bajaj dan
Kancil.





Selain
di Indonesia, becak juga masih dapat ditemukan di negara lainnya
seperti Malaysia, Singapura, Vietnam dan Kuba. Di Singapura, becak kini
hanyalah sebuah alat transportasi wisata saja.







Foto: Ricsha di pecinan, Los Angeles 1938










Foto: Cycle rickshaw di Beijing










Foto: Di Manila disebut trisikad










Foto: cycle taxi pedicab di London






















silahkan anda Copy paste artikel diatas
tapi kalau anda tidak keberatan cantumkan sumber dengan linkback ke blog ini.
terimakasih....!!!

Minggu, 18 Maret 2012

10 Kota Mati yang Ditemukan

0 komentar









1.Kolmanskop


Kolmanskop
adalah sebuah kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari
pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan
orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan
kekayaan dengan mudah. Dalam dua tahun terciptalah sebuah kota yang
megah lengkap dengan segala prasarananya seperti kasino, sekolah, rumah
sakit, juga dengan bangunan tempat tinggal yang eksklusif yang berdiri
di lahan yang dulunya tandus dan merupakan padang pasir. Tetapi setelah
perang dunia pertama, jual beli berlian menjadi terhenti, ini
merupakan permulaan berakhirnya semuanya. Sepanjang tahun 1950 kota
mulai ditinggalkan, pasir mulai meminta kembali apa yang menjadi
miliknya. Papan metal yang kokoh roboh, kebun yang cantik dan jalanan
yang rapi dikubur dibawah pasir, jendela dan pintu bergeretak pada
setiap engselnya, kaca-kaca jendela terpecah membelalak seperti
menunjukan kehancuran pada hamparan pasir yang menjulang. Quote: Sebuah
kota mati baru telah dilahirkan, sampai saat ini masih nampak sepasang
banguna yang berdiri, juga terdapat bangunan seperti sebuah teater
masih dalam kondisi yang sangat baik, dan sisanya, rumah-rumah tersebut
hancur digerus pasir dan menjadi deretan rumah-rumah hantu yang
menakutkan.


2.Prypiat

Prypiat
adalah sebuah kota besar di daerah terasing di Ukraina Utara,
merupakan daerah perumahan para pekerja kawasan nuklir Chernobyl.
Kawasan ini mati sejak terjadinya bencana nuklir Chernobyl yang menelan
hampir 50.000 jiwa. Setelah kejadian, lokasi ini praktis seperti
sebuah museum, menjadi bagian dari sejarah Soviet. Bangunan apartement,
kolam renang, rumah sakit, dan banyak bangunan yang lain hancur. Dan
semua isi yang terdapat dalam bangunan tersebut dibiarkan ada di
dalamnya, seperti arsip, TV, mainan anak-anak, barang berharga, pakaian
dan lain-lain semua seperti kebanyakan milik keluarga-keluarga pada
umumnya.


Penduduk
hanya boleh mengambil dokumen penting, buku dan pakaian yang tidak
terkontaminasi oleh nuklir. Namun sejak abad 21, tidak lagi ada barang
berharga yang tertinggal, bahkan tempat duduk dikamar kecilpun dibawa
oleh para penjarah, banyak dari bangunan yang isinya dirampok dari tahun
ke tahun. Bangunan yang tidak lagi terawat, dengan atap yang bocor,
dan bagian dalam bangunan yang tergenang air di musim hujan, semakin
membuat kota tersebut benar-benar menjadi kota mati. Kita bisa melihat
pohon yang tumbuh di atap rumah, pohon yang tumbuh di dalam rumah. Para
CoD 4 players pasti mengenali kota yg satu ini.


3.Sanz Hill


Disebelah
Utara Taiwan, terdapat sebuah kampung yang futuristic, pada awalnya
dibangun sebagai sebuah tempat peristirahatan yang mewah bagi kaum kaya.
Bagaimanapun, setelah terjadi banyak kecelakaan yang fatal pada masa
pembangunannya akhirnya proyek tersebut dihentikan. Setelah mengalami
kesulitan dana dan kesulitan para pekerja yang mau mengerjakan proyek
tersebut akhirnya pembangunan resort tersebut benar-benar dihentikan
ditengah jalan. Desas-desus kemudian bermunculan, banyak yang bilang
kawasan kampung tersebut menjadi tempat tinggal para hantu, dari mereka
yang sudah meninggal.


4.Craco

Craco
terletak didaerah Basilicata dan provinsi Matera sekitar 25 mil dari
teluk Taranto. Kota pertengahan ini mempunyai area yang khas dengan
dipenuhi bukit yang berombak-ombak dan hamparan pertanian gandum serta
tanaman pertanian lainnya. Ditahun 1060 ketika kepemilikan lahan Craco
dimiliki oleh uskup Arnaldo pimpinan keuskupan Tricarico. Hubungan yang
berjalan lama dengan gereja membawa pengaruh yang banyak kepada seluruh
penduduk. Di tahun 1891 populasi penduduk Craco lebih dari 2000 orang,
waktu itu mereka banyak dilanda permasalahan social dan kemiskinan
yang banyak membuat mereka putus asa, antara tahun 1892 dan 1922
sekitar 1300 orang pindah ke Amerika Utara. Kondisi pertanian yang
buruk ditambah dengan bencana alam gempa bumi, tanah longsor serta
peperangan inilah yang menyebabkan mereka bermigrasi massal.


Antara
tahun 1959 dan 1972 Craco kembali diguncang gempa dan tanah longsor.
Di tahun 1963 sisa penduduk sekitar 1300 orang akhirnya dipindahkan ke
suatu lembah dekat Craco Peschiera, dan sampai sekarang Craco yang asli
masih tertinggal dalam keadaan hancur dan menyisakan kebusukan
sisa-sisa peninggalan penduduknya.


5.Oradour Sul Glane


Perkampungan
kecil Oradour Sul Glane di Perancis menunjukan sebuah kondisi keadaan
yang sangat mengerikan. Selama perang dunia ke II, 642 penduduk
dibantai oleh tentara Jerman sebagai bentuk pembalasan atas terhadap
perlakuan Perancis waktu itu. Jerman yang waktu itu sebenarnya berniat
menyerang daerah di dekat Oradour Sul Glane tapi akhirnya mereka
menyerang perkampungan kecil tersebut pada tanggal 10 Juni 1944.
menurut kesaksian orang-orang yang selamat, penduduk laki-laki
dimasukan kedalam sebuah gudang dan tentara jerman menembaki kaki
mereka sehingga akhirnya mereka mati secara pelan-pelan. Wanita dan
anak-anak yang dimasukan ke dalam gereja, akhirnya semua mati tertembak
ketika mereka berusaha keluar dari dalam gereja. Kampung tersebut
benar-benar dihancurkan tentara Jerman waktu itu. Dan sampai saat ini
reruntuhan kampung tersebut masih berdiri dan menjadi saksi betapa
kejamnya peristiwa yang terjadi saat itu.


6. GunkanJima


Pulau
ini adalah salah satu dari 505 pulau tak berpenghuni di Nagasaki
Daerah Administratsi Jepang, sekitar 15 kilometer dari Nagasaki. Pulau
ini juga dikenal sebagai “Gunkan Jima” atau pulau kapal perang. Pada
tahun 1890 ketika suatu perusahaan (Mitsubishi) membeli pulau tersebut
dan memulai proyek untuk mendapatkan batubara dari dasar laut di
sekitar pulau tersebut. Di tahun 1916 mereka membangun beton besar yang
pertama di pulau tersebut, sebuah blok apartemen dibangun untuk para
pekerja dan juga berfungsi untuk melindungi mereka dari angin topan.


Pada
tahun 1959, populasi penduduk pulau tersebut membengkak, kepadatan
penduduk waktu itu mencapai 835 orang per hektar untuk keseluruhan pulau
(1.391 per hektar untuk daerah pusat pemukiman), sebuah populasi
penduduk terpadat yang pernah terjadi di seluruh dunia. Ketika minyak
tanah menggantikan batubara tahun 1960, tambang batu bara mulai ditutup,
tidak terkecuali di Gunkan Jima, di tahun 1974 Mitsubishi secara resmi
mengumumkan penutupan tambang tersebut, dan akhirnya mengosongkan
pulau tersebut. Pada tahun 2003 pulau ini dimbil sebagai setting film
“Battle Royal II” dan mengilhami sebuah game popular “Killer7”.


7. Kadykchan

Kadykchan
merupakan salah satu kota kecil di Rusia yang hancur saat runtuhnya
Uni Soviet. Penduduk terpaksa berjuang untuk mendapatkan akses untuk
memperoleh air, pelayanan kesehatan dan juga sekolah. Mereka harus
keluar dari kota itu dalam jangka waktu 2 minggu, untuk menempati kota
lain dan menempati rumah baru. Kota dengan penduduk sekitar 12.000 orang
yang rata-rata sebagai penambang timah ini dikosongkan. Mereka
meninggalkan rumah mereka dengan segala perabotannya. Jadi anda dapat
menemukan mainan, buku, pakaian dan berbagai barang didalam kota yang
kosong.


8. Kowloon


Kota
besar Kowloon yang terletak di luar Hongkong, China. Dulunya diduduki
oleh Jepang selama perang dunia II, yang kemudian diambil alih oleh
penduduk liar setelah Jepang menyerah. Pemerintahan Inggris ingin China
bertanggung jawab terhadap kota ini, karena kota tersebut menjadi kota
yang tidak beraturan dan tidak taat pada hukum pemerintah. Populasi
tidak terkendali, penduduk membangun koridor lybirint yang setinggi
jalan yang penuh tersumbat oleh sampah, bangunan yang sangat tinggi
sehingga membuat cahaya matahari tidak bisa menyinari. Seluruh kota
disinari dengan neon. Kota tersebut penuh dengan rumah pelacuran,
kasino, rumah madat dan obat bius dan kokain, banyak terdapat
makanan-makanan dari daging anjing dan juga terdapat pabrik-pabrik
rahasia yang tidak terganggu oleh otoritas.Keadaan ini akhirnya berakhir
ketika di tahun 1993, diambil keputusan oleh pemerintah Inggris dan
otoritas China untuk menghentikan semua itu.


9. Varosha

Varosha
adalah sebuah daerah yang tidak diakui oleh republic Cyprus Utara.
Sebelum tahun 1974 Turki menginvasi Cyprus, daerah ini merupakan daerah
wisata modern di kota Famagusta. Pada tiga dekade terakhir, kota ini
ditinggalkan dan menjadi kota mati. Di tahun 1970-an, kota ini menjadi
kota tujuan wisata utama di Cyprus. Untuk memberikan pelayanan yang
memuaskan kepada para wisatawan, kota ini membangun berbagai bangunan
mewah dan hotel. Ketika tentara Turki menguasai daerah tersebut, mereka
menjaga dan memagari daerah tersebut, tidak boleh ada yang keluar masuk
kota tersebut tanpa seijin dari tentara Turki dan tentara PBB. Rencana
untuk kembali mengembalikan Varosha ke tangan kendali Yunani, namun
rencana tersebut tidak pernah terwujud. Hampir selama 34 tahun kota
tersebut dibiarkan dan tidak ada perbaikan. Perlahan bangunan-bangunan
tersebut hancur, metal mulai berkarat, jedela pecah, dan akar-akar
tumbuhan menembus dinding dan trotoar. Kura-kura bersarang di pantai
yang ditinggalkan. Di tahun 2010 Pemerintahan Turki bermaksud untuk
membuka kembali Varosha untuk para turis dan kota kembali bisa didiami
dan akan menjadi salah satu kota yang paling berpengaruh di uatara
pulau.


10. Agdam


Kota
besar Agdam di Azerbaijan adalah salah satu kota besar yang populasi
penduduknya mencapai 150.000 orang. Namun kemudian hilang setelah pada
tahun 1993 sepanjang perang Nagorno Karabakh. Walaupun kota ini tidak
secara langsung menjadi basis peperangan, namun kota ini tetap
mendapatkan efek dari perang tersebut, dengan menjadi korban dari sikap
para Armenians yang merusak kota tersebut. Bangunan-bangunan dirusak
dan akhirnya ditinggalkan penghuninya, hanya menyisakan masjid-masjid
yang masih utuh berdiri. Penduduk Agdam sendiri sudah berpindah ke area
lain, seperti ke Iran.
















silahkan anda Copy paste artikel diatas
tapi kalau anda tidak keberatan mohon cantumkan sumber dengan linkback ke blog ini.
terimakasih....!!!

Kamis, 23 Februari 2012

KABAR DUKA , manusia tertinggi di indonesia meninggal dunia

0 komentar




 

 Suparwono, manusia tertinggi di Indonesia, telah meninggal
dunia pada Rabu, 22 Februari 2012, pukul 16.40 WIB. Warga Tritunggal
Jaya, Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat, itu meninggal setelah
dirawat beberapa jam di Klinik Saron Medikal Center, Tulang Bawang
Barat, karena menderita diare akut.



“Almarhum selalu mengeluhkan nyeri di perut dan tetangga kemudian
membawanya ke klinik untuk menjalani pengobatan. Sakitnya cukup parah,”
kata Heru Susanto, tetangga korban, Kamis, 23 Februari 2012.



Suparwono yang lahir pada 4 November 1985 mempunyai tinggi badan 2,42
meter dan merupakan manusia tertinggi nomor tiga di dunia. Semasa
hidupnya, Suparwono sempat menjadi atlet basket dan membela salah satu
klub asal Surabaya yang berlaga di Liga Basket Indonesia. Kariernya
terhenti setelah klub tersebut memecatnya karena cedera di bagian lutut
yang mengharuskannya pensiun dari bermain basket.



Setelah malang melintang di dunia basket selama tiga tahun pada era awal
tahun 2000-an, Suparwono kemudian kembali ke kampung halamannya untuk
menjadi petani singkong. Berita Suparwono kembali mencuat setelah
diliput sejumlah media. “Semasa di kampung, dia hanya mengandalkan hidup
dari bayaran untuk tampil dalam acara pernikahan warga dan pemerintah
setempat,” katanya.



Suparwono dimakamkan hari ini dengan dihadiri oleh ratusan tetangga dan
sejumlah pejabat. Untuk mengangkat jenazah Suparwono, warga harus
bergotong royong membuat keranda khusus karena ukuran tubuhnya yang
tidak normal. “Setidaknya harus dibuat keranda berukuran 3 meter, karena
saat terbaring, panjang tubuh Suparwono mencapai 2,75 meter,” katanya.



Sementara itu, Gubernur Lampung Sjachroedin Zainal Pagaralam mengaku
kehilangan sosok Suparwono yang telah dijadikan salah satu ikon
pariwisata Lampung. Pemerintah Lampung, kata dia, sering melibatkan
Suparwono dalam kegiatan-kegiatan pariwisata. “Terakhir dia tampil di
ajang pembukaan Festival Krakatau dan Tourism International Mart and
Expo 2011,” katanya.



dan  berikut adalah foto foto suparwono semasa dia hidup













































silahkan anda Copy paste artikel diatas
tapi kalau anda tidak keberatan cantumkan sumber dengan linkback ke blog ini.
terimakasih....!!!