Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Mei 2012

Ternyata Pakai Sandal Jepit Bisa Sebabkan Kematian

0 komentar
Memakai sendal jepit memang dipilih sebagian orang karena kepraktisannya. Sayangnya, para ahli menyimpulkan bahwa memakai sendal jepit dalam jangka panjang amat berisiko bagi kesehatan.

Sendal jepit dianggap berbahaya karena jari kaki tidak bisa terangkat dengan rileks, dan ini mengarah pada perubahan tekanan lebih besar pada pergelangan kaki dan tekanan vertikal yang lebih kecil di tumit.


Kerusakan pada kaki yang mengenakan sendal jepit lebih serius daripada sepatu hak tinggi. Para ahli memperingatkan bahwa sendal jepit dapat mengubah cara berjalan seseorang, sehingga ketika mengambil langkah, mereka memberikan tekanan pada bagian luar kakinya daripada tumitnya. Pada akhirnya menyebabkan kerusakan jangka panjang.


Sendal jepit kurang memberikan dukungan pada telapak kaki, sehingga dapat menyebabkan rasa sakit dan lengkungan tendon. Selain itu, ada juga risiko cidera serius dari tersandung.


Tak hanya itu, sebuah hasil tes juga menunjukkan bahwa sendal jepit merupakan sarang kuman. Sendal yang dipakai selama empat hari berturut-turut akan menjadi menjadi rumah bagi bakteri mematikan, seperti staphylococcus aureus, yang bersembunyi di karet sendal.


Jika Anda memiliki luka di sekitar kaki, maka bakteri bisa memasuki aliran darah. Bila tak segera ditangani, maka bisa menyebabkan kematian.


"Bakteri staphylococcus aureus dapat membuat sakit Anda cukup berat jika bakteri tersebut masuk kedalam luka dan ke dalam aliran darah Anda, dimana bakteri bisa menyerang organ internal Anda yang manapun. Jika Anda tidak mengobatinya dengan antibiotik, nyawa Anda akan terancam," papar ata Dennis Kinney, Ph.D., manajer laboratorium mikrobiologi di EMSL Analytical.



sumber

Minggu, 13 Mei 2012

Orang Cepat Gemuk Kalau Tiap Pagi Dibangunkan Suara Alarm

0 komentar
img
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Dalam kehidupan moderen yang serba terburu-buru, rasanya jarang ada orang yang bisa bangun pagi tanpa alarm. Padahal kebiasaan ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan, yakni membuat seseorang cepat gemuk karena mengalami jet lag sosial.

Menurut para peneliti dari University of Munich, bunyi alarm ponsel maupun jam beker di pagi hari sangat mengganggu jam biologis tubuh. Secara alami tubuh memiliki siklus rasa mengantuk, yang jika terganggu maka sangat mempengaruhi kesehatan secara umum.

Istilah 'jet lag sosial' merujuk pada gangguan terhadap jam biologis, seperti yang dialami pada jet lag sesungguhnya yakni setelah terbang melintasi zona waktu yang berbeda. Bedanya, jet lag sosial dipicu oleh perbedaan ritme pada hari kerja, dengan akhir pekan yang bebas dari suara alarm.

Alarm sering dipakai untuk membangunkan seseorang terutama pada hari kerja, karena jadwal kerja atau aktivitas lain yang mengharuskannya bangun pagi. Seharusnya kalau memang sudah tidak membutuhkan tidur lebih lama lagi, seseorang akan bangun dengan sendirinya meski tanpa alarm.

"Bangun dengan alarm adalah hal baru dalam hidup kita. Ini tandanya kita tidak punya cukup waktu untuk tidur dan itulah alasannya kita merasa lelah," kata salah seorang peneliti, Prof Till Roenneberg seperti dikutip dari Sciencedaily, Jumat (11/5/2012).

Penelitian yang dilakukan Prof Roenneberg baru-bari ini menunjukkan, jam biologis yang terganggu oleh suara alarm bisa meningkatkan risiko kegemukan. Temuan ini sesuai dengan hasil penelitian lain sebelumnya, yang mengatakan bahwa kurang tidur bikin seseorang lebih cepat gemuk.

Bukan hanya memicu kegemukan, jet lag sosial yang dipicu suara alarm juga membuat seseorang cenderung cepat letih sepanjang hari. Kondisi ini sekaligus juga meningkatkan kecenderungan yang tidak sehat, seperti minum kopi terlalu banyak, minum alkohol dan merokok.


sumber

7 Penyakit Yang Akan Terus Menghantui Perokok

0 komentar
Kenikmatan merokok hanya bisa dinikmati dalam beberapa menit, tetapi batang tembakau tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius sepanjang hidup Anda. Bagi perokok, ada banyak penyakit yang mengintainya.

Bahan kimia dalam produk tembakau dapat mengurangi oksigen ke jantung dan menyebabkan kelelahan, terutama selama aktivitas fisik. Mungkin juga ada kerusakan sel-sel dalam arteri dan pembuluh darah dari waktu ke waktu, yang dapat menyebabkan banyak penyakit.

Berikut penyakit-penyakit yang harus diwaspadai para pecandu rokok.


1. Penyakit jantung
Merokok menyebabkan aterosklerosis atau pengerasan pembuluh darah. Kondisi ini merupakan penumpukan zat lemak di arteri, lemak dan plak memblok aliran darah dan membuat penyempitan pembuluh darah. Hal ini menyebabkan penyakit jantung.

Jantung harus bekerja lebih keras dan tekanan ekstra dapat menyebabkan angina atau nyeri dada. Jika satu arteri atau lebih menjadi benar-benar terblokir, serangan jantung bisa terjadi.

Semakin banyak rokok yang dihisap dan semakin lama seseorang merokok, semakin besar kesempatannya mengembangkan penyakit jantung atau menderita serangan jantung atau stroke.

2. Penyakit paru
Risiko terkena pneumonia, emfisema dan bronkitis kronis meningkat karena merokok. Penyakit ini sering disebut sebagai penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

Penyakit paru-paru ini dapat berlangsung dan bertambah buruk dari waktu ke waktu sampai orang tersebut akhirnya meninggal karena kondisi tersebut. Orang-orang berumur 40 tahun bisa mendapatkan emfisema atau bronkitis, tapi gejala biasanya akan jauh lebih buruk di kemudian hari, menurut American Cancer Society.

3. Kanker paru dan kanker lainnya
Kanker paru-paru telah lama dihubungkan dengan kebiasaan merokok, yang juga dapat berkontribusi terhadap kanker lain seperti dari mulut, kotak suara atau laring, tenggorokan dan kerongkongan. Merokok juga telah dikaitkan dengan kanker ginjal, kandung kemih, perut pankreas, leher rahim dan kanker darah (leukemia).

4. Diabetes
Merokok meningkatkan risiko terkena diabetes, menurut Cleveland Clinic. Rokok juga bisa naik menyebabkan komplikasi dari diabetes, seperti penyakit mata, penyakit jantung, stroke, penyakit pembuluh darah, penyakit ginjal dan masalah kaki.

5. Impotensi
Merokok merupakan faktor risiko utama untuk penyakit pembuluh darah perifer, yang mempersempit pembuluh darah yang membawa darah ke berbagai wilayah tubuh. Pembuluh darah ke penis mungkin akan terpengaruh karena merupakan pembuluh darah yang kecil dan dapat mengakibatkan disfungsi ereksi atau impotensi.

6. Kebutaan
Perokok memiliki peningkatan risiko degenerasi makula, penyebab kebutaan pada orang tua. Sebuah studi yang diterbitkan dalam 'Archives of Ophthalmology' tahun 2007 menemukan bahwa perokok empat kali lebih mungkin dibanding bukan perokok untuk mengembangkan degenerasi makula, yang merusak makula, pusat retina, menghancurkan penglihatan sentral tajam.

7. Penyakit mulut
Selain kanker pada mulut dan leher, merokok juga meningkatkan risiko penyakit gusi serta menyebabkan masalah gigi dan napas. Merokok mengganggu proses penyembuhan dengan mengurangi oksigen dan nutrisi ke jaringan gusi. Jaringan cenderung tidak menanggapi pengobatan, yang mengakibatkan kerusakan gusi dan gigi tanggal.


sumber

Rabu, 09 Mei 2012

7 Kondisi Kesehatan yang Fatal Akibatnya Jika Di Anggap Sepele

0 komentar
Beberapa kondisi kesehatan yang sepele seperti gangguan tidur, sakit kepala hingga sembelit bisa berbahaya jika diabaikan. Kondisi tersebut bisa jadi merupakan gejala awal dari penyakit serius lainnya seperti masalah jantung dan kanker.

Berikut 7 kondisi kesehatan yang bisa berbahaya jika diabaikan dan tidak segera ditangani secara medis s antara lain:

1. Gangguan tidur
Jangan mengabaikan masalah pada tidur seperti insomnia, mendengkur, atau tingginya tingkat kelelahan bisa jadi merupakan gejala adanya masalah pada jantung, diabetes, atau tekanan darah tinggi.

Konsultasikan masalah pada tidur Anda dengan dokter untuk mengetahui hal tersebut bukan merupakan gejala penyakit yang serius.

2. Vagina berbau tidak sedap
Seseorang kadang mengabaikan atau menunda memeriksakan kondisi vaginanya yang mengeluarkan cairan kental dan bau tidak sedap karena hanya menganggap akibat infeksi rutin bakteri yang tidak berbahaya.

Tapi ternyata, kondisi tersebut bisa jadi merupakan gejala kanker serviks yang jarang terjadi disebut kanker serviks neuroendokrin. Gejala pertama yang ditandai masalah pada vagina sudah merupakan stadium IV kanker jenis ini.

3. Sembelit
Anda harus buang air besar satu sampai tiga hari sekali secara rutin. Jangan mengabaikan masalah sembelit yang terjadi dalam waktu lebih dari tiga hari karena sembelit dapat menunjukkan penyumbatan pada saluran pencernaan, tumo, atau prolaps di usus besar. Hal ini harus segera diperiksakan ke dokter.

4. Sakit kepala
Meskipun sakit kepala merupakan nyeri yang sangat akrab dengan kebanyakan orang, tetapi kadang sakit kepala juga dapat menunjukkan adanya masalah serius seperti tumor otak atau meningitis.

Jika sakit kepala Anda disertai leher kaku, demam, muntah atau berlangsung pada waktu yang lama (lebih dari beberapa hari), itu harus diperiksakan ke dokter.

Jangan abaikan juga sakit kepala yang tiba-tiba disertai bicara cadel, masalah penglihatan, kesulitan bergerak lengan dan kaki, kehilangan keseimbangan, kebingungan atau kehilangan memori.

Jangan abaikan juga sakit kepala yang terus bertambah berat selama periode waktu 24 jam dan sakit kepala yang terjadi karena cedera.

5. Sakit gigi dan nyeri pada wajah
Dr. Kathy Gruver, seorang dokter dan penulis buku The Alternative Medicine Cabinet pernah bertemu dengan pasien yang mengeluh sakit gigi dan juga merasakan nyeri pada wajahnya.

Ternyata pasien tersebut menderita herpes zoster pada saraf wajah dalam jangka waktu yang lama. Karena tidak ditangani dengan cepat, hal tersebut mengarah pada neuropati menyakitkan dan permanen di wajah yang bisa menyebabkan kebutaan.

6. Diare
Jika Anda mengalami diare selama lebih dari beberapa hari, jangan tinggal diam! Ini bisa mengindikasikan masalah serius, seperti tumbuhnya parasit di perut, kanker, masalah pada pankreas, empedu, kandung kemih dan banyak lagi.

Menggunakan obat anti diare saja bukanlah solusi yang tepat karena pada keadaan yang telah buruk, Anda dapat kehilangan cairan tubuh dan perlu perawatan rumah sakit.

7. Refluks asam
Refluks asam dapat menyebabkan mulas, erosi gigi, dan gejala asma seperti ketika isi perut yang disedot ke dalam paru-paru. Refluks asam juga dapat menyebabkan kanker kerongkongan.

Kondisi ini merupakan penyakit progresif akibat memburuknya katup anti refluks di kerongkongan. Bicarakan dengan dokter Anda tentang perawatan yang terbaik untuk Anda.


sumber

7 Kebiasaan yang Dapat Merusak Kulit

0 komentar
Apakah Anda beranjak ke tempat tidur masih dengan mengenakan maskara? Atau Anda suka mencoba produk-produk kulit terbaru? Kesalahan umum ini tampaknya bukanlah masalah besar, namun tahukah Anda jika dari waktu ke waktu kebiasaan itu akan merusak kulit dan membuat Anda tampak lebih tua dari usia Anda sebenarnya?


Namun jangan khawatir, berikut ini akan dipaparkan 7 kebiasaan buruk yang ternyata buruk bagi kulit Anda disertai cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah kerusakan kulit seperti dikutip dari CBSNews, Selasa (8/5/2012).


1. Tak Memakai Tabir Surya
Cara terburuk yang Anda lakukan untuk membuat kulit Anda menu adalah tidak menggunakan tabir surya setiap hari.


"Matahari merupakan penyebab utama penuaan kulit," ujar Dr. Neil Sadick, dokter ahli kulit yang berdomisili di New York City. Bahkan matahari dapat mencapai kulit Anda meskipun kondisi cuacanya berawan, hujan maupun bersalju.


Dr. Sadick pun menambahkan, "Sinar UV yang merusak kulit dapat menembus kaca sehingga Anda perlu memakai tabir surya, bahkan di dalam ruangan sekalipun.


Sadick menyarankan Anda untuk memilih tabir surya yang bisa menghalangi sinar UVA dan UVB dengan SPF minimal 30. Bisa juga dengan tabir surya yang diperkaya antioksidan dan mengandung komposisi seperti resveratrol, vitamin C, idebenone atau coffee berry yang bisa memberikan perlindungan tambahan.


2. Mengabaikan Kulit Tangan dan Leher
Wajah Anda bukanlah satu-satunya bagian tubuh yang memerlukan sedikit perlindungan. Sama halnya dengan kulit, paparan matahari yang berlebihan juga bisa merusak kulit tangan dan leher Anda. Menurut Dr. Sadick, jika hal itu terjadi, kedua area tubuh ini akan menunjukkan tanda-tanda penuaan seperti munculnya noda hitam, kering dan kehilangan kekencangan.


Perlakukan leher dan bagian belakang tangan Anda sama seperti wajah Anda dengan banyak-banyak mengoleskan pelembab dan tabir surya. Meski Anda mampu membeli produk yang spesifik untuk tubuh, namun Anda cukup menggunakan tabir surya yang sama untuk wajah, kata Dr. Sadick.


3. Melakukan Pengobatan terhadap Jerawat
Berkat fluktuasi hormon, wanita di atas 40 tahun secara rutin mengalami masalah jerawat. Namun menggunakan pengobatan khusus untuk mengurangi bintik-bintik merah tersebut hanya akan mengeringkan kulit Anda dan kulit Anda teriritasi.


Menurut Dr. Carolyn Jacob, direktur Chicago Cosmetic Surgery and Dermatology, daripada melakukan itu, bersihkan seluruh wajah Anda dengan pembersih yang mampu melawan jerawat atau aplikasikan pelembab sehari sekali untuk mencegah jerawat muncul kembali.


4. Tidur Tanpa Menghapus Riasan
Anda mungkin tergoda untuk segera tidur setelah seharian sibuk bekerja tanpa membersihkan wajah. Namun sayangnya melewatkan pembersih di malam hari justru bisa memunculkan jerawat.


Sepanjang hari, racun-racun di sekitar kita (seperti kotoran dan polusi) menempel pada kulit dan menyerang pori-pori sehingga menyebabkan masalah kulit, ujar Dr. Sadick. Jadi jangan tidur dulu sebelum Anda cuci muka. Gunakan pembersih yang bagus dan selamatkan kulit Anda. Anda juga bisa menyiapkan handuk pembersih di samping tempat tidur.


5. Mengganti Produk Kulit Terlalu Cepat
Jika Anda merasa frustasi karena pelembab anti penuaan baru Anda tidak bekerja dengan baik, tetaplah menggunakannya untuk beberapa waktu sebelum menggantinya. Berpindah dari satu produk ke produk lainnya dapat memberi kesan bahwa tidak ada produk yang mampu bekerja dengan baik untuk kulit Anda.


Dr. Jacob pun merekomendasikan untuk memakai produk baru minimal 6 minggu untuk menghasilkan perubahan pada kulit. "Satu siklus kulit butuh waktu 30 hari (bagi sel-sel baru untuk mencapai lapisan kulit teratas) sehingga untuk melihat perbedaan yang dilakukan produk terhadap tekstur, sifat dan kecerahan kulit Anda maka Anda harus menggunakannya lebih dari sebulan," jelasnya.


Jika produk tersebut mengandung komposisi anti penuaan, tunggulah lebih lama. Kulit Anda butuh waktu sekitar empat bulan untuk meregenerasi kolagen dan elastin, tambahnya.


6. Memakai Beberapa Produk Sekaligus
Jika kulit Anda mengalami iritasi setelah Anda menggunakan beberapa produk baru, Anda takkan tahu apa yang menyebabkan masalah itu dan menganggap seluruh produk tersebut menjengkelkan.


Lebih baik, "mulailah dengan menggunakan satu produk terlebih dulu dan baru mengkombinasikannya dengan produk lain setiap dua minggu sekali," kata Dr. Jacob. Dengan begitu, Anda akan lebih mampu untuk mengidentifikasi apa yang memperparah masalah kulit Anda atau apa kombinasi produk yang membuat kulit Anda rusak.


Plus, Anda akan menghemat pengeluaran dengan hanya membeli apa yang Anda butuhkan.


7. Menghemat Jam Tidur
Tak cukup tidur dapat mempercepat penuaan kulit dan dalam jangka pendek hal itu bisa menyebabkan lingkaran hitam di sekitar mata dan kulit loyo. Pada siang hari, sel kulit berjuang melawan serangan gencar dari tekanan seperti sinar UV dan polusi.


Tidur pun menjadi sangat penting karena hormon-hormon stres menurun ke kadar normal pada malam hari, memberikan waktu untuk sel-selnya memperbaiki dan meremajakan diri, kata Dr. Jacob.


Stres juga bisa meningkatkan kadar hormon kortisol yang mampu meningkatkan produksi minyak dan menyebabkan jerawat, tambahnya. Jadi pastikan Anda tidak mengurangi jam tidur yang Anda butuhkan.


sumber 

Selasa, 08 Mei 2012

Makan Ikan 2x Seminggu Bikin Jantung Sehat

0 komentar

makan ikan [DuniaQ Duniamu]

Hampir semua orang tahu bahwa banyak manfaat yang bisa didapat dari mengonsumsi ikan. Menurut pakar kesehatan di Eropa, makan dua porsi dalam seminggu bisa cegah penyakit jantung.


Sebuah pedoman kesehatan yang disusun oleh European Society of Cardiology dalam konferensi Euro Prevent di Dublin, Irlandia, menjelaskan bahwa seseorang harus mengonsumsi setidaknya dua porsi ikan dalam seminggu. Salah satunya boleh berupa suplemen, tetapi tetap harus memakan ikan.

Memakan ikan jauh lebih baik ketimbang mengonsumsi suplemen ikan. Hal ini karena ikan mengandung beberapa gizi lain yang tidak bisa ditemui di dalam suplemen tersebut. Omega 3 dipercaya menjadi kandungan yang berikan manfaat baik bagi jantung, namun para ahli belum bisa membuktikannya.

"Asam lemak omega-3 sangat penting bagi kesehatan manusia, apakah ini tentang otak atau kekebalan tubuh. Para pakar profesional memiliki peran penting untuk mendidik masyarakat tentang efek baik dari mengonsumsi ikan sebanyak 1 gram tiap harinya," ujar Philip Calder, ahli gizi dari University of Southampton, Inggris.

Walau mengonsumsi suplemen ikan diperbolehkan, tetapi pakar kesehatan menyarankan untuk tetap memakan ikan. Hal tersebut diungkapkan oleh Daan Kromhout dari Universitas Wageningen, Belanda.

" Hal ini karena ikan mengandung berbagai gizi lain seperti vitamin D, selenium dan yodium yang mungkin juga bermanfaat bagi penyakit kardiovaskular. Tapi perlu diingat, ikan bukan satu-satunya cara terhindar dari penyakit jantung. Selain mengonsumsi ikan, Anda juga perlu memakan makanan sehat, tidak merokok dan aktif secara fisik," jelas Daan, seperti yang dikutip dari Telegraph.


sumber 

Minggu, 06 Mei 2012

Akibat Yang Terjadi Jika Makan Makanan Pedas Berlebihan

0 komentar
Ragam masakan Indonesia kaya akan rempah-rempah dan cenderung pedas. Bahkan, bagi kebanyakan orang tidak bisa makan kalau tidak menggunakan sambal. Padahal jika Anda kebanyakan makan makanan pedas, akan menyebabkan perut mulas, melilit, atau diare. Tunggu dulu, ternyata terlalu banyak makan makanan pedas, bisa menyebabkan beberapa penyakit kronis seperti di bawah ini.


1. Refluks Asam
Refluks asam adalah pengaliran kembali isi lambung ke dalam kerongkongan. Penyakit ini dapat menyebabkan nyeri, peradangan, serta kerusakan kerongkongan. Makanan pedas pada dasarnya merupakan kombinasi asam. Ketika terlalu banyak asam masuk kedalam perut, maka akan berpotensi merusak dinding lambung.

2. Gastritis (Maag) Akut
Gastritis disebabkan peradangan dari mukosa lambung, membran yang melapisi perut. Serangan ringan gastritis terkadang dirasakan sesekali. Namun kebanyakan
orang berpikir itu hanyalah gangguan pencernaan sederhana. Gastritis akut biasanya ditandai dengan gejala seperti muntah, mual, demam, diare, serta sakit kepala.

3. Ulkus Gaster (Tukak Lambung)
Makanan pedas dapat menyebabkan luka pada lapisan mukosa yang sensitif atau pada usus kecil, yang biasa disebut duodenum (ulkus duodenum), atau juga di esofagus (ulkus kerongkongan). Tukak lambung yang menyakitkan biasanya menyebabkan rasa terbakar di perut, mual, muntah, dan penurunan berat badan.

4. Insomnia
Konsumsi makanan pedas meningkatkan temperatur tubuh yang menyebabkan insomnia. Sebaiknya hindari memakan makanan pedas saat makan malam.


5. Kehilangan Nafsu Makan
Makanan pedas aman dikonsumsi jika masih dalam batas yang wajar. Kebanyakan orang biasanya memakan makanan pedas 3 hingga 4 kali seminggu.

Agar tidak mengalami gangguan perut, Pecinta makanan pedas sebaiknya memperhatikan beberapa hal berikut:

- Makanan pedas hanya boleh dikonsumsi dalam makanan utama, bukan cemilan.

- Hindari mengkombinasikan gorengan berminyak dan makanan pedas yang dapat meningkatkan produksi asam lambung.

- Hindari memakan makanan pedas saat makan tengah malam.

- Minum susu dapat menetralkan produksi asam karena makanan pedas.

- Jika Anda mengalami masalah pencernaan karena makanan pedas, minum obat antasida satu jam setelah makan dan sebelum tidur.


sumber

Sabtu, 05 Mei 2012

Mendeteksi Penyakit dari Kondisi Kuku Jari

0 komentar
Kuku bersih dan terawat akan terlihat cantik. Tapi, merawat kuku bukan sekadar bagian dari ritual kecantikan. Kondisi kuku ternyata juga bisa menjadi indikator kesehatan.



Seperti dikutip dari laman Times of India, gejala-gejala ini berbeda dari penyakit kuku, karena tanda-tanda ini mungkin hanya memperingatkan Anda tentang penyakit dalam tubuh yang mungkin tidak disadari. Meskipun kuku itu sendiri hanyalah sebuah jaringan yang mati, area di bawah kutikula dan kuku hidup dan daerah-daerah sekitarnya membuat kuku rentan terhadap kerusakan atau infeksi. Maka penyakit dengan mudah dapat terlihat lewat cerminan kuku.

Spesialis Dermatologi, Dr Nina Madnani menjelaskan, "Ketika memeriksa pasien, kami juga memeriksa kuku. Seperti kulit, kuku merupakan indikator yang sangat baik dari apa yang terjadi di dalam tubuh Anda. Jika kuku Anda sehat, halus dan merah muda dengan permukaan agak melengkung, tubuh Anda mungkin sehat juga."

Meskipun perubahan kuku menunjukkan berbagai kondisi, perubahan ini jarang merupakan gejala awal. Ketidaknormalan kuku lainnya juga seringkali tidak berbahaya. Seperti misalnya, tidak semua orang dengan kuku yang pucat mengalami hepatitis.

"Perubahan warna atau bentuk bisa disebabkan beberapa alasan. Salah satunya, akibat dari infeksi kuku lokal. Sebagai contoh, kuku menguning bisa karena penggunaan cat kuku berlebihan atau pengeras kuku, namun bisa juga mengindikasikan hepatitis," kata Dr Nina.

Kuku juga cenderung menyerap berbagai zat, sehingga warna kuku mudah mengalami perubahan. Misalnya, pada perokok atau orang yang sering berurusan dengan bahan kimia tertentu. "Jika terjadi perubahan warna kuku, kami juga perlu mengidentifikasi latar belakang pasien, agar diagnosisnya lebih tepat," kata Dermatolog Dr Sunil Tahiliani.

Lantas, kapan perlu khawatir? Menurut Dr Sunil, Anda perlu memeriksakan kondisi tubuh ke dokter jika, perubahan warna atau tekstur kuku terjadi dalam waktu lama, atau bahkan permanen.

Berikut ini, ciri-ciri kuku yang bisa mengindikasi suatu penyakit:

- Jika memiliki kuku rapuh, kemungkinan tubuh mengalami kekurangan zat besi. Kondisi ini juga bisa dijadikan indikator defisiensi biotin, gangguan ginjal, tiroid atau masalah sirkulasi darah.

- Kuku cekung (bengkok ke dalam) adalah gejala kekurangan zat besi dan vitamin B12.

- Jika permukaan kuku tidak mulus atau berkerut bisa menunjukkan Anda kekurangan Vitamn C. Kondisi ini juga dapat menandakan psoriasis, atau kurangnya asam folat dan protein.

- Kuku membiru. Kuku dengan semburat warna biru bisa menunjukkan, tubuh kekurangan oksigen. Hal ini juga dapat mengindikasikan infeksi paru-paru, seperti pneumonia.

- Kuku memerah. Jika kulit di sekitar kuku tampak merah dan mengembang, hal ini biasanya akibat radang lipatan kuku. Kemungkinan hal ini merupakan akibat penyakit lupus atau kelainan jaringan yang lain.

- Kuku dengan garis hitam di tengahnya. Garis hitam di tengah di bawah kuku perlu diperiksa secepat mungkin. Kadang-kadang kondisi ini disebabkan melanoma, jenis kanker kulit paling berbahaya.

8 Minuman Yang Tidak Baik Bagi Kesehatan

0 komentar
Di siang hari yang terik, minuman dingin dan manis akan menggoda Anda untuk meminumnya. Selain rasanya yang menyegarkan, minuman tertentu mengandung elektrolit yang dapat mengganti cairan tubuh yang hilang setelah beraktivitas seharian. Tetapi tidak semua jenis minuman baik untuk kesehatan Anda.

Anda perlu memperhatikan bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan minuman tertentu sebelum meminumnya. Beberapa minuman juga dapat memicu obesitas karena kandungan gulanya yang terlalu banyak.

Berikut 10 jenis minuman yang buruk untuk kesehatan Anda antara lain:

1. Jus kemasan
Jus yang dikemas dalam botol atau kemasan kotak bisa jadi menggunakan pemanis buatan, sehingga akan lebih sehat jika Anda minum jus buah segar buatan sendiri.

2. Coffeshake
Kopi tersebut dibuat dari susu, kopi dan secangkir besar es batu yang mengandung lebih dari 800 kalori dan sepertiga dari asupan maksimum yang dianjurkan. Akibatnya lemak jenuh akan menyumbat arteri.

3. Minuman Berasa
Minuman berasa mungkin diberikan sedikit tambahan vitamin, tapi juga sering dikemas dengan pemanis buatan. Lain kali jika Anda membeli sebotol air, periksa labelnya dan minuman berasa yang Anda pilih mengandung perasa alami.

4. Minuman Bersoda
Minuman bersoda mungkin bebas kalori, tapi juga 100 persen bebas gizi. Minum terlalu banyak soda akan membuat Anda berisiko terhadap kerusakan pada tubuh.

5. Minuman Beralkohol
Minuman beralkohol meningkatkan risiko obesitas dan menyebabkan beberapa masalah kesehatan lainnya. Sebuah studi dari American Cancer Society pada Maret 2011 menemukan bahwa risiko kematian akibat kanker adalah 36 persen lebih tinggi di antara orang yang minum minuman beralkohol dibanding yang tidak.

6. Limun
Kebanyakan versi limun yang dibeli di toko terbuat dari pemanis yang sama dengan yang digunakan dalam soda, dikombinasikan dengan bahan pengawet dan pewarna buatan. Per cangkirnya mengahsilkan 100 kalori dan setara dengan 6 sendok teh gula. Hal ini sama saja dengan Anda minum permen yang dicairkan.


7. Softdrink
Softdrink menggunakan gula dalam jumlah banyak dan memberikan kalori kosong yang tidak membuat Anda kenyang. Bahkan, softdrink berhubungan secara langsung dengan obesitas.

8. Minuman Energi
Ketika orang berpikir tentang minuman energi, akan mengacu pada produk yang mengandung kafein. Masalahnya adalah bahwa sebagian minuman energi terlalu banyak mengandung kafein dan gula.

Jadi sementara minuman ini hanya akan memberikan energi jangka pendek dan dapat mengganggu kinerja otak jika dikonsumsi dalam jangka panjang. Lebih baik memilih teh hijau untuk mendapatkan asupan kafein yang sehat.


sumber

Rabu, 02 Mei 2012

Tidur 9 Jam Bikin Berat Badan Turun

0 komentar

Beberapa penelitian telah mengungkapkan bahwa kurang tidur bisa memicu obesitas. Karena, kurang tidur dikaitkan dengan penurunan kadar leptin (hormon yang mengontrol berat badan dan metabolisme tubuh) dan peningkatan kadar ghrelin (yang berperan dalam meningkatkan nafsu makan). Sebaliknya, jika Anda ingin langsing sebaiknya Anda tidur lebih banyak dan lebih teratur. Masalahnya, seberapa banyak tidur yang kita butuhkan agar berat badan kita menjadi turun?
Sebuah studi yang melibatkan 1.088 pasang kembar menemukan beberapa gen yang dikaitkan dengan obesitas, dan mengamati bagaimana kaitannya dengan pola tidur. Gen-gen ini memengaruhi bagaimana tubuh menggunakan energi, bagaimana lemak disimpan di dalam tubuh, perasaan kenyang setelah makan, dan seberapa cepat gula digunakan.
Dari pengamatan ini ditemukan, semakin kurang waktu tidur Anda, gen-gen ini semakin banyak memengaruhi tubuh. Pengaruh genetik pada indeks massa tubuh ternyata dua kali lebih besar pada orang yang tidur kurang dari tujuh jam, dibandingkan dengan yang tidur sembilan jam semalam.

"Hasilnya menunjukkan, kurang tidur menimbulkan lingkungan yang lebih permisif terhadap ekspresi gen yang terkait obesitas. Atau mungkin tidur yang lebih lama itu melindungi dari tekanan ekspresi gen yang terkait obesitas," papar Dr Nathaniel Watson, pemimpin studi ini.

Hasil penelitian ini menurutnya memang baru merupakan pendahuluan, namun bisa menunjukkan bahwa penurunan berat badan akan menjadi paling efektif ketika pengaruh genetik pada obesitas dikurangi dengan cara tidur lebih lama.
Untuk Anda yang selalu dihadang kesibukan, cara ini mungkin tergolong sulit dilakukan, karena tidur tujuh jam saja mungkin sudah merupakan kemewahan untuk Anda. Namun jika Anda memang berniat menurunkan berat badan dengan cara bermalas-malasan, maka hasil penelitian ini layak untuk dicoba.


sumber

6 Keluhan Tubuh Saat Kita Kurang Tidur

0 komentar


Masih menganggap tidur sebagai ritual biasa? Jika iya, hati-hati, karena tubuh bisa melakukan demonstrasi pada kita bila terus membiarkan kualitas tidur kita memburuk. Sebab setidaknya ada enam risiko kesehatan yang terancam jika kita sering kurang tidur.

1. Merindukan makanan junk food
Saat kita kurang tidur, tombol pengatur nafsu makan mengalami gangguan. Alhasil kita menginginkan makanan yang tinggi lemak dan tinggi karbohidrat. Ini akan membuat jumlah kalori dalam tubuh naik drastis. Sebuah penelitian membuktikan, setelah kurang tidur selama 2 malam berturut-turut, responden mengalami dorongan makan lebih lama dari biasanya. Sebab hormon pemicu nafsu makan, yaitu ghrelin, meningkat dan hormon penekan nafsu makan menurun, yaitu leptin.

Jika dibiarkan terus-menerus, kita akan mengalami kelebihan berat badan. Dan ini semakin ditegaskan oleh penelitian yang dilakukan University of Washington yang menemukan respondennya yang memiliki tidur cukup, 7 sampai 9 jam setiap malam, memiliki nilai BMI yang ideal.

2. Kita menjadi pusat magnet bagi kuman
Orang yang tidur 7 jam pada malam hari, akan 3 kali lebih mudah terkena flu. Ini adalah hasil studi JAMA. Bahkan penelitian lain menyimpulkan, laki-laki yang kurang tidur dan diberikan vaksin flu, memiliki kelambatan reaksi pembentukan kekebalan tubuh terhadap penyakit musiman itu. Kekebalan tubuh baru terbentuk, 10 hari setelah vaksinasi dilakukan. Rumusnya hanya satu untuk menjelaskan situasi ini, tidur membentuk sistem kekebalan tubuh kita.

3. Tubuh menjadi lebih lambat mengolah gula
Universitas of Chicago menyimpulkan dalam penelitian mereka, waktu tidur yang pendek akan membuat tubuh kita resisten terhadap insulin. Ini membuat glukosa susah sekali diolah dalam pembuluh darah kita, sehingga kita berpeluang mengalami diabetes tipe 2.

4. Didera stres berkepanjangan
Masih dari penelitian yang dilakukan University of Chicago, kurang tidur membuat hormon kortisol meningkat tajam. Ini adalah hormon yang menyebabkan kita mengenal bagaimana tidak enaknya stres. Peningkatan kortisol terjadi mulai dari sore hingga malam hari, yang membuat detak jantung kita meningkat, tekanan darah meningkat, dan gula dalam darah meningkat. Ini artinya, kita berisiko untuk mengalami hipertensi, gangguan jantung, dan diabetes tipe 2.

5. Otak kita menjadi berkabut
Saat kita kurang tidur, maka otak diserang "kabut tebal". Bahkan Joyce Walsbelen, PhD, pakar kesehatan tidur, bercerita, kabut tebal ini membuat kita susah sekali merasa senang. “Sebab kontrol tidur dan emosi ada pada areal otak yang sama. Jadi saat kita kurang tidur, maka otomatis kita sudah membuat diri menjadi mudah sekali depresi.”

6. Membuat kita terlihat lebih tua
Kurang tidur juga membuat aliran darah melambat, tak terkecuali yang ada di bawah kulit kita. Maka tak heran jika kantung mata mudah terbentuk saat kita kurang tidur, dan kondisi ini tentu bukanlah sesuatu yang dapat menyempurnakan tampilan kita.

“Lebih parahnya lagi, kurang tidur yang meningkatkan hormon kortisol juga memperlambat produksi kolagen. Jika ini yang terjadi, katakana selamat datang pada keriput,” ucap Jyotsna Sahni, MD, pakar kesehatan tidur dari Canyon Ranch, Amerika Serikat.
Melihat daftar lengkap keluhan tubuh saat kita kurang tidur ini, kita pasti tak ingin membuat tubuh mengeluh lagi. Karena itu, lakukanlah trik mudah untuk tidur lelap.

* Secara perlahan, tidurlah 15 menit lebih cepat setiap malamnya.
* Matikan lampu sejam sebelum menutup mata, dan cobalah untuk relaks. Jika alunan musik bisa menenangkan diri, jangan ragu untuk menikmati alunan tersebut sambil menutup mata.
* Jangan letakkan televisi atau komputer di kamar kita.
* Lakukan meditasi atau peregangan tubuh, 30 menit sebelum benar-benar tidur.



sumber 

9 Cara Mengobati Flu Secara Alami

0 komentar
Flu Bersin Unik

Flu menjadi ancaman menyiksa di tengah pergantian musim sekarang ini. Selain radang tenggorokan disertai rasa gatal dan sakit saat menelan, flu biasanya juga ditandai hidung berlendir dan tersumbat, demam, badan pegal-pegal, serta nyeri otot.


Jangan buru-buru minum obat. Coba atasi dengan cara alami yang bisa Anda lakukan di rumah, seperti saran Charles B. Inlander, President of The People's Medical Society, di webmd.com.


1. Tiup Hidung

Hidung tersumbat sangat menyiksa. Rasanya pasti ingin selalu membuat tekanan di hidung, seperti gerakan menarik ingus. Sesaat mungkin terasa plong, tapi aktivitas ini ternyata justru memperburuk sakit dan berisiko membuat lendir masuk ke paru-paru lalu memicu infeksi. Lebih baik, buat tekanan keluar seperti gerakan meniup dengan hidung agar ingus keluar. Tekan satu lubang hidung lalu tiup sisi satunya hingga ingus bersih. Lakukan bergantian.

2. Beristirahat

Flu menyerang saat daya tahan tubuh lemah. Karenanya, istirahat menjadi salah satu elemen penyembuhan penting karena akan mengembalikan sistem kekebalan tubuh. Selain mempercepat penyembuhan, berbaring atau tidur di balik selimut cukup membantu menyegarkan tubuh yang mulanya lemas.

3. Kumur

Untuk melegakan tenggorokan, coba berkumur dengan air hangat yang dicampur berbagai ramuan herbal atau rempah. Misalkan dengan menambahkan garam mineral, teh raspberry, cuka apel, sage, jahe, dan kunyit. Lakukan empat kali sehari.

4. Minum cairan hangat

Cairan hangat cukup membantu meredakan hidung tersumbat, membantu mencegah dehidrasi, dan dapat menenangkan membran hidung dan tenggorokan yang mengalami peradanggan. Uap yang dirilis minuman hangat membantu mengencerkan lendir.

5. Penguapan

Salah satu cara tradisional untuk mencegah dan mengatasi flu adalah dengan penguapan atau steam. Masukkan air panas ke baskom lalu dekatkan wajah sambil memerangkap uap dengan handuk yang tersampir di kepala. Agar hasilnya lebih efektif, campur dengan rempah yang melegakan hidung dan tenggorokan, seperti minyak eucalyptus, kunyit, dan jahe.


6. Irup mentol
Oleskan balsam, minyak kayu putih atau salep bermentol di dekat lubang hidung. Selain membuat plong hidung yang tersumbat, ini juga membantu mencegah iritasi kulit di sekitar lubang hidung.

7. Bantal tinggi Ketika tidur.

Usahakan selalu menjaga kepala dalam posisi lebih tinggi dari bagian dada. Ini untuk mengurangi pembentukan lendir. Cara terbaik adalah tidur dengan bantal dobel dan wajah menghadap langit-langit.

8. Irup bawang

Mencium potongan bawang cukup efektif untuk mengatasi hidung tersumbat. Bawang bertindak sebagai katalis untuk mengeluarkan cairan dan membersihkan hidung. Dekatkan potongan bawang di bawah hidung selama sekitar lima menit.


9. Makanan pedas
Bahan kimia Capsaicin yang ditemukan dalam lada atau cabai dapat membantu membersihkan rongga hidung. Saat flu menyerang, coba santap sup hangat dengan taburan lada, atau makanan mengandung kuah pedas.



sumber

Bahaya Tidur Sambil Dengerin Musik

0 komentar
Beberapa diantara kita punya kebiasaan tidur sambil nyalakan TV, Laptop, dan atau pakai headset. Taukah anda bahwa kebiasaan itu sangat berbahaya? 
Tidur merupakan kebutuhan alami manusia. Dengan tidur yang berkualitas, metabolisme tubuh ditata kembali. Kita juga memiliki kesempatan untuk melakukan regenerasi mengganti sel-sel  tubuh yang mati.

Nah tahukah Anda, bagaimana cara mendapatkantidur yang baik dan berkualitas?

Salah satu caranyaadalah dengan memadamkan lampu di waktu tidur normal (9 malam hingga 8 pagi) demi
mendapatkan hormon melatonin secara maksimal.


Hormon Melatonin

Adalah zat yang dihasilkan oleh kelenjar pineal didalam otak yang pembentukannya dipicu oleh gelap dan berfungsi mengatur bioritme atau irama tubuh dalam hal pengaturan tidur. Kadarnya paling tinggi ditemukan menjelang pagi hari sekitar jam 02.00 – 04.00 dan paling rendah di sore hari. Ini juga menjawab kenapa orang semakin bertambah usia semakin sedikit tidurnya, karena secara alamiah, produksi hormonmelatonin ini juga akan mengalami penurunan,sejalan dengan pertambahan usia manusia.Penurunan yang drastis biasanya terjadi sekitarusia 40 tahun sehingga dengan menurunnya hormon ini maka kualitas tidurpun akan menurun dan sering berefek pada kesulitan tidur.

Manfaat lain melatonin adalah sebagai anti oksidan yang larut dalam lemak dan air, meningkatkan imun tubuh menimbulkan relaksasi otot dan membantu meningkatkan mood dan menghilangkan ketegangan. Jadi sebaiknya kalau tidur lampu dimatikan agar bisa memaksimalkan produksi melatonin.

Memang, ada sebagian orang yang merasa tidak nyaman, atau bahkan tidak dapat tidur pada kondisi gelap. Namun jika melihat manfaat atau dampaknya, hal ini perlu diperhatikan juga. Antara lain dengan tidak tidur di bawah pencahayaan langsung (dari lampu kamar), terutama bagi anak-anak yang masih  dalam masa pertumbuhan.

Matikan Televisi dan Musik

Kebiasaan tidur sambil mendengarkan musik, ataumenonton televisi sampai tertidur, ataumembiarkan lampu di ruangan menyala terang,memang sulit dihilangkan dan menurut sebagianorang kondisi seperti itu membuat mereka menjadi lebih cepat tertidur.Tetapi pada kenyataannya setelah terbangun mereka merasa lebih tegang (stress) Bahkan ada yang merasa seperti tidak tidur semalaman.

Penjelasannya :
Pada saat kita tidur sebetulnya otak tidak pernah tidur. Otak selalu menjalankan aktivitasnya walaupun tidak sesibuk seperti di saat bangun,yaitu menjalankan sistem metabolisme tubuh.

Pada malam hari, seiring menurunnya aktivitas tubuh, ritme gelombang otak pun mengalamipenurunan. Namun apabila kita tidur sambilmendengarkan musik, televisi dalam keadaanhidup atau lampu ruangan sedang menyala terang,maka gelombang suara atau cahaya yangdipancarkan oleh peralatan tersebut tetap diterima oleh indera pendengaran dan penglihatan kita.Gelombang suara diterima oleh alat pendengaran
di dalam telinga dan gelombang cahaya tetap dapat menembus kelopak mata dan diterima oleh retinadan lensa mata. Gelombang-gelombang tersebutakan diteruskan ke otak kita. Otak yang harusnya beristirahat akan kembali terangsang untuk bekerjadan mengolah informasi yang masuk.

Apabila hal ini berlangsung sepanjang malam,berarti kita hanya tidur menurut tubuh luar, tetapi
tidak menurut otak. Otak akan terus bekerja mengolah informasi yang masuk tersebut. Jadi jangan biarkan otak Anda kelelahan karena harus tetap bekerja pada malam hari, sedangkan di siang hari otak juga akan diperas oleh kegiatan rutin kita.



sumber

Selasa, 01 Mei 2012

7 Langkah Membangun Jantung Sehat pada Anak

0 komentar
img
Sekarang ini semakin banyak anak yang berisiko memiliki kolesterol tinggi dan diabetes tipe 2 yang merupakan faktor risiko penyakit jantung. Tapi penelitian di Australia baru-baru ini menyatakan bahwa perubahan gaya hidup yang dibuat sejak masih anak-anak seperti olahraga teratur dan mengontrol berat badan, cenderung mengurangi risiko penyakit jantung di kemudian hari.

"Faktor risiko penyebab penyakit jantung dimulai sejak usia dini. Ubahlah gaya hidup anak Anda mulai dari sekarang untuk mempersiapkan tubuh yang sehat ketika dewasa," kata Robert W. Morrow, MD, direktur medis dari University of Arkansas for Medical Sciences College of Medicine di Little Rock.

Berikut adalah cara untuk membangun jantung sehat pada anak Anda seperti dikutip dari ivillage, Selasa (1/5/2012), antara lain:

1. Berpikir Kreatif
Jika anak Anda tidak menyukai olahraga yang terorganisir, temukan cara lain yang melibatkan aktivitas fisik dalam kehidupan Anda bersama anak sehari-hari. Anda dapat membuat anak melakukan banyak gerak misalnya memutarkan video yang berisi tarian-tarian dan mengajak anak untuk melakukannya bersama-sama.

2. Batasi Waktu Menonton TV
Terlalu lama menonton TV akan meningkatkan masalah kesehatan seperti diabetes jika dilakukan dalam jangka panjang. Selain itu, anak-anak perlu berinteraksi secara sosial dan tidak hanya duduk di depan TV atau bermain video game sepanjang akhir pekan.

Batasi waktu anak untuk menonton TV atau bermain video game dengan mengajaknya melakukan kegiatan menyenangkan di luar rumah seperti berkebun atau berenang.

3. Siapkan Makanan Bersama
Mengajak anak menyiapkan makanan bersama akan membantu anak mengenal beberapa jenis makanan yang sering dikonsumsi keluarganya. Pilihlah makanan yang sehat untuk kesehatan jantung dengan menu yang seimbang

4. Perhatikan Bahan Makanan
Perhatikan label daftar bahan makanan pada makanan kemasan yang Anda beli. Makanan olahan mungkin akan banyak mengandung natrium atau bahan kimia tertentu. Jangan memilihkan makanan ringan yang mengandung banyak natrium, pengawet ataupun lemak yang buruk u8ntuk jantung anak.

5. Membuat Tradisi Keluarga
Buatlah kebiasaan keluarga yang sehat seperti rajin bersih-bersih rumah, jalan-jalan keliling kompleks di sore hari dan membaca majalah kesehatan dan olahraga. Dari kebiasaan sehat orang tuanya, anak kan mengikuti tradisi hidup sehat hingga beranjak dewasa.

6. Berbicara dengan Anak Tentang Kebiasaan Sehat
Ajak anak membicarakan hal-hal kecil mengenai kebiasaan sehat ketika sedang bersantai bersama keluarga.

7. Berikan Penghargaan pada Anak
Terkadang anak hanya akan melakukan kebiasaan sehat yang menurutnya sulit dilakukan jika diberikan penghargaan tertentu dari orangtuanya. Daripada membelikan makanan seperti permen atau coklat, lebih baik berikan anak ayunan atau permainan lain yang bagus untuk gerak anak. Anak yang aktif bergerak akan membuat jantungnya sehat.


sumber

7 Makanan Sehat yang Dapat Berbahaya Jika Dikonsumsi Kebanyakan

0 komentar
makanan sehat  
Ada beberapa jenis makanan yang tidak boleh dikonsumsi dalam jumlah yang terlalu banyak. Contohnya, makanan yang banyak mengandung lemak dan kolesterol tentunya tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. Kira-kira jenis makanan sehat apa saja yang tidak boleh dikonsumsi berlebihan?

Berikut 7 jenis makanan sehat yang tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan atau overdosis seperti dikutip dari MyHealthNewsdaily, Kamis (8/3/2012) antara lain:

1. Pala
Pala merupakan rempah yang praktis dan aman untuk membuat minuman menjadi lebih lezat. Namun, rempah-rempah yang dikonsumsi dalam jumlah berlebihan karena harganya yang sangat terjangkau dapat menjadi agen halusinogen, atau dapat menyebabkan halusinasi.

Efek samping yang tidak menyenangkan biasanya muncul 3-8 jam setelah dikonsumsi. Efek samping tersebut dapat termasuk kecemasan, dan ketakutan. Menurut laporan kasus yang dipublikasikan dalam Emergency Medicine Journal tahun 2005, beberapa orang juga bisa mengalami episode psikotik akut, detasemen dari realitas, dan halusinasi visual.

Bubuk pala bahkan dalam dosis setinggi 20-80 gram, jarang mematikan. Hanya ada dua laporan tentang overdosis pala yang cukup fatal dalam literatur medis. Kasus fatal pernah melibatkan seorang dewasa berusia 55 tahun dan dilaporkan dalam jurnal Forensic Science International pada tahun 2001. 

Tes toksikologi menemukan jejak miristisin (senyawa yang ditemukan dalam minyak atsiri pala) dan flunitrazepam (obat penenang kuat) dalam darah korban. Kematian tersebut tampaknya berhubungan dengan efek toksik gabungan dari kedua zat.

2. Air
Keracunan air terjadi ketika seseorang minum sehingga air mencairkan konsentrasi sodium dalam darah, sehingga menciptakan ketidakseimbangan elektrolit. Keracunan air, yang dikenal sebagai hiponatremia. 

Sebuah artikel dalam New England Journal of Medicine menemukan bahwa, 13 persen dari 488 pelari dalam tahun 2002 Boston Marathon mengembangkan hiponatremia karena minum terlalu banyak air. Kasus yang tidak biasa dan fatal dari keracunan air terjadi pada tahun 2007 ketika seorang wanita California dilaporkan minum terlalu banyak air saat kontes di stasiun radio.

3. Belimbing
Keracunan buah belimbing pertama kali dijelaskan pada tahun 1980 di Malaysia. Belimbing ditemukan memiliki efek depresi pada sistem saraf pusat. Buah yang berbentuk unik menimbulkan risiko yang sangat kecil untuk orang sehat bila dimakan dalam jumlah normal. Namun, gagal ginjal akut telah dilaporkan pada orang dengan riwayat penyakit ginjal. 

Dalam laporan kasus tahun 2006 yang telah diterbitkan dalam Journal of Nephrology, pasien dengan penyakit ginjal kronis mengembangkan reaksi buruk setelah makan belimbing. Belimbing dapat menyebabkan kemerosotan cepat dalam fungsi ginjal dan kerusakan ginjal permanen. 

Gejala umum untuk keracunan belimbing termasuk cegukan (gejala yang paling umum, terutama pada keracunan ringan), muntah, lemah, insomnia, penurunan kesadaran, kejang dan hipotensi. Orang dengan riwayat penyakit ginjal harus menghindari bintang jus buah yang mengandung asam dan rjus yang diencerkan dalam jumlah besar, terutama saat perut kosong.

4. Kopi
Meskipun beberapa orang mengatakan bahwa akan berhenti berfungsi dengan baik tanpa secangkir kopi, namun sebaiknya jangan terlalu banyak mengonsumsi kopi. Sebaiknya tidak mengonsumsi kopi lebih dari 500-600 mg kafein sehari. 

Efek samping yang nyata dapat terjadi jika mengonsumsi lebih dari 600-900 mg kafein sehari. Efek samping tersebut dapat meliputi, insomnia, gelisah, mual, denyut jantung tidak teratur, tremor, kecemasan dan sakit kepala. Bahkan, terlalu banyak kafein bisa berakibat fatal. 

Menurut sebuah kasus yang dipublikasikan oleh dokter Swedia dalam edisi 2010 dari Acta Anaesthesiologica Scandinavica, seorang wanita 21 tahun mngalami serangan jantung sesaat setelah mengonsumsi sekitar 10.000 mg kafein. 

5. Kombucha tea
Kombucha tea adalah teh hitam manis yang difermentasi. Teh ini dapat dibeli di toko makanan kesehatan atau dibuat di rumah dengan bantuan jamur, minuman ini dikenal memiliki meningkatkan kekebalan. Tetapi hanya ada bukti ilmiah yang sangat sedikit yang tersedia dalam literatur saat ini.

Meskipun minuman ini kebanyakan ringan, anmun biasanya rasanya sangat asam, dan mengandung alkohol dari proses fermentasi. American Cancer Society memperingatkan bahwa, Kombucha tertentu mungkin mengandung kontaminan seperti jamur, dan beberapa di antaranya dapat menyebabkan penyakit.

Pernah dilaporkan kasus reaksi toksik parah pada teh Kombucha. Dalam laporan terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Intensive Care Medicine, pria berusia 22 tahun yang baru didiagnosa HIV menjadi sakit dalam waktu 12 jam setelah mengonsumsi teh tersebut. 

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menunjukkan bahwa, teh kombucha sebaiknya dikonsumsi sekitar 4 ons sehari, mungkin tidak menyebabkan efek samping pada orang sehat. Namun, bagi orang dengan masalah kesehatan yang sudah ada sebelumnya atau orang yang minum dengan jumlah berlebihan dari teh harus lebih berhati-hati.

6. Tuna sushi
Makan ikan tuna mentah terlalu banyak dapat meningkatkan asupan merkuri. Pada ikan tuna dapat terakumulasi merkuri metil pada otot karena ikan tersebut mengonsumsi ikan lebih kecil di lautan.

Sulit untuk menjabarkan kadar merkuri dalam potongan sushi, karena dapat bervariasi tergantung pada ukuran dan jenis ikan. Hal tersebut membuat sulit untuk menetapkan batas definitif pada konsumsi sushi. 

Menurut hasil penelitian yang telah dipublikasikan dalam jurnal Biology Letters menyatakan bahwa, tuna sushi dari restoran cenderung memiliki kadar merkuri lebih tinggi dibandingkan dengan tuna dari supermarket. 

Merkuri dapat menyebabkan masalah saraf parah, sehingga wanita hamil dan anak kecil disarankan oleh Food and Drug Administration (FDA) dan Environmental Protection Agency untuk menghindari makan terlalu banyak tuna. 

7. Wortel
Wortel kaya akan vitamin, mineral dan serat yang baik untuk kesehatan. Tetapi makan terlalu banyak wortel dapat membawa terlalu banyak beta karoten. Beta karoten merupakan molekul yang bertanggung jawab untuk warna cerah oranye wortel dan prekursor vitamin A. Hal ini dapat menyebabkan darah kelebihan karoten yang bisa menghitamkan kulit.

Dikenal sebagai carotenemia, kondisi tersebut terjadi karena karoten adalah molekul yang larut dalam lemak. Jumlah yang berlebihan cenderung menumpuk di lapisan terluar kulit, sehingga kulit kuning atau oranye, terutama di telapak tangan, telapak kaki, lutut dan daerah hidung. Namun, kondisi carotenemia sebagian besar tidak berbahaya dan sering reversibel.


sumber

7 Jenis Serangga yang Sering Tanpa Sadar Ikut Termakan

0 komentar
img
Terkadang ada serangga pada sayuran yang lolos dari proses pencucian sebelum memasak dan termakan saat dimakan. Beberapa serangga ada yang baik tapi juga ada yang bisa menimbulkan alergi saat termakan tanpa sengaja.

Badan Food and Drug Administration (FDA) telah memutuskan untuk mengizinkan beberapa serangga seperti tungau dan belatung asalkan tidak merusak rasa dan kualitas makanan.

Berikut 7 serangga yang mungkin dapat termakan oleh Anda seperti dilansir dari rodale, Selasa (1/5/2012) antara lain:

1. Kutu daun

Kutu daun berwarna hijau seperti daun atau hitam dan berukuran kecil yang dapat menyusup ke sayuran, terutama bayam, brokoli, dan kubis.

2. Tungau

Serangga ini berwarna putih dan berukuran kecil yang umumnya hidup dalam biji gandum dan biji-bijian lain. Namun, penyimpanan gandum yang telah terkontaminasi tungau dapat menyebabkan reaksi alergi seperti tungau debu umumnya di rumah.

3. Belatung

Makhluk kecil tersebut dapat ditemukan dalam makanan kalengan seperti jamur kalengan, tomat kaleng, pasta tomat, dan saus pizza. Pada kemasan jamur kalengan setidaknya ada 20 belatung di dalamnya untuk setiap 100 gram jamur yang dikeringkan. Sedangkan pada produk tomat yang dikemas ada sekitar 1 sampai 5 belatung untuk setiap 500 gramnya.

4. Lalat Buah

Lalat buah yang telah masuk ke dalam buah yang Anda beli, tidak akan hilang dengan dicuci dengan air. Jika Anda minum sekaleng jus jeruk, setidaknya ada lima lalat buah yang terkandung dalam setiap cangkir atau 8 ons jus. Makan segenggam kismis juga dapat membuat Anda makan sebanyak 35 telur lalat buah.

5. Ulat jagung

Jagung merupakan tanaman yang sangat sulit untuk tumbuh secara organik karena sangat rentan terhadap serangan hama. Tetapi pada kebanyakan kasus, mudah untuk menghindari makan ulat jagung yang bersembunyi di tongkol jagung dengan memotong-motong jagung dan merebusnya.

Namun, jagung manis kalengan tidak akan bebas dari larva ulat jagung dan hal ini diizinkan untuk tetap dikonsumsi oleh FDA.

6. Kumbang kacang

Satu kaleng kacang polong hitam mungkin juga berisi rata-rata lima atau lebih larva kumbang kacang, yang akan tumbuh menjadi kumbang berwarna coklat tua seperti kacang polong.

7. Ulat

Ulat terkadang akan menyerang sayuran seperti bayam, dan tidak mudah untuk memasak sayur bayam yang bebas dari ulat. Namun serangga tersebut tidak berbahaya jika ikut termakan bersama sayur bayam Anda.

Jika Anda tidak ingin melibatkan lebih banyak serangga dalam makanan Anda, kurangilah makan makanan olahan yang dikemas dalam kaleng.

Anda dapat memilih produk sayuran dan buah-buahan yang dapat dicuci untuk meminimalisir serangga. Produk kemasan biasanya tidak memperhatikan detil-detil kecil selama proses produksinya.


sumber

20 Hal yang Tak Boleh Dilakukan Pada Rambut

0 komentar
 
Inginnya sih memiliki rambut indah, tapi terkadang membeli shampoo dan conditioner mahal saja tak cukup. Karena Anda harus memberikan perhatian lebih serta tidak melakukan 20 hal berikut ini:

1. Jangan menggunakan shampoo anti-dandruff apabila rambut Anda berjenis normal atau berminyak. Shampoo anti-dandruff mengandung bahan yang khusus dibuat untuk rambut berketombe. Sehingga pada umumnya rambut normal atau kombinasi serta berminyak akan cenderung terlalu kering saat menggunakannya. 

2. Jangan terlalu sering mewarnai rambut, setidaknya lakukan pewarnaan paling cepat selang 3-4 bulan. Selama masa itu, Anda juga sebaiknya merawat rambut dengan vitamin dan serum yang melembabkan. 

3. Hindari colouring dan straightening di waktu bersamaan, berikan waktu beristirahat untuk rambut Anda. 

4. Jangan menyisir rambut Anda yang basah dengan sisir yang bergigi rapat dan gerakan kasar. Hal ini akan menyakiti rambut dan membuatnya rapuh. Gunakan saja sisir bergigi jarang dan menyisir dengan perlahan. 

5. Hindari pemakaian produk vinegar atau telur yang terlalu sering sebagai perawatan rambut. Sekalipun mungkin ada manfaatnya, tetapi pemakaian terlalu sering juga akan membawa efek samping yang tidak baik bagi kesehatan rambut. 

6. Hindari pemakaian hair styling setiap hari, karena akan merusak dan mengurangi kelembutan rambut. 

7. Hindari penggunaan hair sunscreen yang berlebihan karena sebenarnya conditioner dan serum sudah banyak membantu dan mengatasinya. 

8. Gunakan sisir bergigi jarang terutama untuk rambut yang mudah rontok, jangan gunakan sisir berbentuk sikat agar rambut tak semakin banyak rontok.

9. Jika rambut Anda berketombe atau mengalami masalah kulit kepala lainnya, hindari menggunakan minyak rambut. Minyak adalah media yang baik untuk organisme tumbuh subur. 

10. Sesekali ubah style rambut Anda, terutama Anda yang sering menggelung atau mengekor kuda, karena rambut juga butuh beristirahat.

11. Hindari berpindah-pindah merek shampoo, lebih baik cari satu merek yang memang cocok untuk rambut Anda. 

12. Hindari menggesek dan mengeringkan rambut dengan handuk terlalu kasar karena akan menyebabkan kerusakan pada batang rambut dan mudah rontok.

13. Jangan asal memakai hair serum, terutama bila tak sesuai dengan jenis rambut Anda. 

14. Terlalu sering melakukan hair extension lambat laun akan menyebabkan kebotakan, sehingga tidak disarankan terlalu sering melakukan hair extension. 

15. Saat rambut dalam keadaan basah, jangan mengikat atau menggelung rambut karena dapat menyebabkan kerontokan pada rambut. 

16. Tak perlu terlalu khawatir saat mengalami kerontokan rambut pada masa kehamilan, karena hal tersebut sangatlah normal. 

17. Jangan pernah menggunakan setrika pakaian untuk meluruskan rambut. 

18. Jangan meroll rambut semalaman, setidaknya lakukan 3-4 jam saja dan perkuat dengan hairspray. 

19. Tidak dianjurkan memberikan massage pada rambut yang rontok, karena dapat memicu kerontokan berlebih. 


20. Jangan mengabaikan kerontokan rambut yang tidak normal jumlahnya, bila rontok terjadi berlebihan segera kunjungi dokter. 


sumber 

4 Kebiasaan Buruk yang dapat Memotong Umur hingga 12 Tahun

0 komentar
img
Sekarang ini banyak produk yang berupa krim, ramuan, lotion, dan obat yang menjanjikan untuk membuat Anda tampak lebih muda. Tapi semua barang tersebut tidak akan berguna jika Anda tetap melakukan beberapa kebiasaan buruk yang dapat membuat Anda cepat tua.

Berdasarkan studi yang diterbitkan dalam Archives of Internal Medicine diketahui bahwa ada 4 kebiasaan buruk yang akan mengurangi jangka hidup Anda hingga lebih dari satu dekade lebih cepat dari waktunya yaitu merokok, kurangnya aktivitas fisik, pola makan yang buruk, dan konsumsi alkohol yang tinggi.

"Anda hanya butuh tiga porsi atau lebih buah dan sayuran sehari, olahraga selama 30 menit empat kali seminggu, berhenti merokok, dan menghindari minum minuman beralkohol untuk hidup lebih lama," kata Elisabeth Kvaavik, PhD, ketua penelitian dari University of Oslo di Norwegia.

Dalam studi tersebut, peneliti Norwegia mewawancarai hampir 5.000 orang dewasa di pertengahan tahun 1980-an dan mengumpulkan data tentang olahraga, kebiasaan merokok, dan kecenderungan minum, serta konsumsi buah dan sayuran. Peneliti memantau kelompok tersebut selama 20 tahun, dan selama waktu tersebut 1.080 orang meninggal dengan 431 orang karena penyakit kardiovaskuler, 318 orang karena kanker, dan 331 karena penyebab lainnya.

Di sisi lain, para peneliti menemukan resiko kematian orang yang memiliki keempat kebiasaan buruk tersebut pada dasarnya sama dengan seseorang yang sehat dengan usia 12 tahun lebih tua. Berikut strategi untuk menghindari kebiasaan buruk tersebut seperti dikutip dari rodale, Senin (30/4/2012) antara lain:

1. Merokok
Sebuah studi menyatakan bahwa orang akan dapat berhenti merokok dengan sendirinya ketika memikirkan imbasnya terhadap kesehatan anggota keluarga dan orang-orang yang Anda sayangi. Setelah Anda menghentikan kebiasaan itu, para ahli menyarankan untuk membersihkan karpet dan furnitur yang mengandung zat kimia beracun dalam catnya dengan menjemurnya di tengah terik matahari untuk membantu memecah beberapa kontaminan berbahaya.

2. Minum minuman beralkohol
Cobalah berkonsultasi kepada terapist yang dapat membantu Anda terbebas dari kecanduan alkohol. Perlahan-lahan tinggalkan kebiasaan minum minuman beralkohol dengan mengurangi dosisnya atau memilih anggur merah organik yang mengandung jumlah yang lebih besar dari phytochemical yang dapat melindungi jantung dan membantu mengatur metabolisme.

3. Pola makan yang buruk
Makanan olahan kadang-kadang memang lebih praktis dan mudah didapat daripada buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian. Tapi sekarang saatnya untuk mulai membuat kebiasaan makan yang sehat dengan mengganti makanan-makanan instan dalam kemasan di kulkas dengan sayur dan buah.

4. Kurangnya aktivitas fisik
Penelitian telah menunjukkan bahwa olahraga memiliki kemampuan-bahkan lebih daripada obat untuk meningkatkan produksi bahan kimia dalam tubuh yang penting untuk meningkatkan suasana hati, mengurangi stres, dan menurunkan risiko penyakit kronis. Luangkan waktu Anda untuk berolahraga empat kali seminggu selama 30 menit.


 sumber

Senin, 30 April 2012

7 Cara Berpakaian yang Membahayakan Kesehatan

1 komentar
Banyak orang rela melakukan apa saja demi penampilan sempurna yang gaya, termasuk menghiraukan bahaya kesehatan. Seperti yang dikutip dari Wall Street Journal, ada beberapa pemakaian fashion item yang
bisa merusak kesehatan. Apa saja?
1. Jeans Ketat
 Celana jeans terlalu ketat dapat menekan syaraf dan mengganggu pencernaan. Octavio Bessa, internis dari Stamford, Amerika menuturkan, celana ketat dapat membuat perut tidak nyaman, mulas dan kembung.
Selain itu, keterbatasan sirkulasi udara ke daerah pangkal paha dapat menyebabkan infeksi serta gatal pada area miss V.
2. Korset Pelangsing
 Korset pelangsing biasanya digunakan ketika Anda mengenakan gaun yang memamerkan lekuk tubuh. Namun memakai korset pelangsing terlalu lama dan ketat dapat menyebabkan penekanan syaraf, gangguan pencernaa serta berkurangnya asupan oksigen yang bisa menyebabkan sakit kepala ringan.
3. Kemeja & Dasi
Menurut penelitian di Cornell University, terdapat 67% pria yang membeli kemeja dengan ukuran kerah lebih kecil daripada leher mereka. Kerah kemeja dan dasi yang ketat dapat mengurangi sirkulasi udara ke
otak serta meningkatkan tekanan intraokular, tekanan cairan di dalam mata yang bisa menyebabkan glaukoma (faktor kebutaan).
4. Bra 
Pakar lingerie menjelaskan bahwa 75% wanita mengenakan ukuran bra yang salah. Ukuran yang terlalu besar tidak bisa mendukung bentuk payudara dan dapat menyebabkan rasa sakit serta tegang pada punggung dan dada.
5. Celana Dalam Pria (Boxer)
Pakaian dalam yang terlalu ketat pada pria bisa mempengaruhi kesuburan. Celana yang ketat akan meningkatkan suhu pada testis sehingga mengakibatkan berkurangnya produksi sperma.
6. High Heels
Banyak bahaya kesehatan yang bisa ditimbulkan oleh penggunaan sepatu bertumit tinggi. Menurut pakar, high heels bisa sebabkan bunion, sakit pergelangan kaki, ‘pump bumps’ (tonjolan di belakang tumit), Morton Neuroma (cidera saraf kaki) dan Freiberg (matinya beberapa tulang kaki karena kurang sirkulasi).
7. Flat atau Sepatu Hak Datar
Flat juga bisa menyebabkan masalah kesehatan, terutama jika terlalu tipis dan memiliki sol yang tidak mendukung bentuk kaki. Sepatu tanpa bentuk yang sesuai dengan kaki dapat menyebabkan plantar fascitis, peradangan jaringan yang berada pada bagian bawah kaki.

Minggu, 29 April 2012

Manfaat Daun Mint untuk Kesehatan

0 komentar
daun mint, mint, manfaat daun mintTentu kita tahu daun mint atau (Mentha Cordifolia) yang mempunyai aroma wangi dan cita rasa yang menyegarkan. Aroma wangi dan menyegarkan daun mint tersebut disebabkan oleh kandungan minyak asiri berupa minyak menthol. Daun mint juga mengandung vitamin C, provitamin A, fosfor, besi, kalsium dan potasium.

Daun mint dapat dipercaya dapat memulihkan stamina tubuh, meredakan sakit kepala, mencegah demam, mempunyai sifat antioksidan pencegah kanker dan menjaga kesehatan mata.

Aroma daun mint atau peppermint yang segar ternyata tak hanya dipakai untuk menambah cita rasa pada permen atau minuman. Dengan mencium aroma mint ternyata juga bisa menjadi cara jitu mengurangi nafsu makan.

Sebuah studi di Wheeling Jesuit University in West Virginia mengungkapkan bahwa aroma mint bisa membuat keinginan makan menurun.

Manfaat lain mint

Manfaat daun mint untuk kesehatan memang sudah lama diketahui. Sejak sebelum Masehi, daun mint banyak dipakai untuk pengobatan tradisional. Mint juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai perawatan tubuh. selain itu manfaat daunt mint antara lain:

Menyegarkan kulit kepala

Daun mint juga dapat mengatasi dan menyegarkan kulit kepala yang iritasi yaitu dengan cara : Ambil beberapa lembar daun mint, lumatkan hingga halus. Lalu oleskan pada kulit kepala sambil dipijat-pijat.

Kandungan mentol dalam daun mint akan membuat kulit kepala terasa lebih segar. Diamkan selama 20 menit, biarkan mentol meresap. Kemudian berkeramaslah seperti biasa.

Scrub kaki

Relakskan kaki Anda dengan scrub daun mint atau minyak esensial mint. Balurkan pada telapak kaki, tumit, dan juga betis. Otot-otot yang pegal akan terasa mengendur.

Pereda sakit perut
Dapat menyembuhkan perut kembung dan masuk angin yaitu dengan cara : Coba oleskan minyak esensial mint. Kandungan minyak atsiri dan mentolnya meredakan kram dan kejang otot di daerah perut, sehingga perut terasa lebih relaks dan nyaman.


sumber