Selasa, 15 Februari 2011

ikan hiu ganas di lautan

0 komentar
Hiu Putih, Si Penyeringai



Hiu jenis yang satu ini berkeliaran di sekitar laut Australia Selatan, Afrika Selatan, dan sering mendekati penyelam-penyelam kesasar sambil (mungkin) bilang: "Tadi manggil saya, mas?"



Hiu-hiu ini punya reputasi sebagai predator kejam, apalagi mereka ini disebut sebagai "mesin makan" tidak sistematik. Mereka menyerang dari bawah dengan tujuan mencari tahu apa yang sedang mengapung di permukaan.



Hiu-hiu putih besar tidak hanya berenang, mereka juga bisa terbang!



Lihat juga gambar-gambar lainnya memburu hiu putih di False Bay di sini.





Yang di bawah ini sungguh-sungguh akan memacu jantung Anda di lautan: monster ganas itu menembus gelombang dan akan terbang menuju Anda dengan rahang yang berdarah-darah. Ok, mungkin ceritanya gak seserem itu, tapi kalo udah begini tetap aja, kabuuur...



Hiu Macan (Tiger Shark)

Hiu Macan merupakan hiu predator terbesar ke-empat. Hiu ini berburu dengan diam-diam dan senyap, biasanya berburu di malam hari. Namanya diambil dari garis (belang) gelap di tubuhnya, yang makin melebar saat hiu dewasa. Memiliki reputasi buruk karena menyerang manusia yang sedang berenang, penyelam bawah laut, dan para surfer di Hawaii dan sering disebut-sebut sebagai "the wastebasket of the sea" alias "kotak sampah di laut".





Awas... bos mau liwaaat...



Hiu macan dengan snack makan siangnya...





Hiu Banteng (Bull Shark)

Hiu banteng sering menjelajahi perairan dangkal dan secara tiba-tiba bisa bergerak cepat dan sangat agresif. Mereka hidup dalam suatu teritorial yang dengan ekstrim mereka jaga. Apa saja yang memasuki teritorial mereka akan diserang. Hiu-hiu banteng berada di antara empat spesies yang paling berbahaya bagi manusia.





Gambar pertama di atas adalah hiu Shortfin Mako, salah satu spesies yang secara resmi bertanggung jawab terhadap 8 serangan tiba-tiba pada manusia dengan 2 diantaranya berakibat fatal dan juga diketahui menyerang hingga 20 kapal boat.



Jika dilihat dari ukurannya, bahkan hiu terbesar yang pernah ditemukan di bumipun tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan monster-monster prasejarah, seperti Liopleurodon ini:



Catatan: yang berada di mulut Liopleurodon itu bukan hiu, melainkan seekor plesiosaur besar, yang ukurannya sendiri sebesar kapal ukuran medium.



Beberapa fakta mengenai hiu:

- Seekor hiu tidak memiliki tulang tunggal di tubuhnya. Rangka tubuhnya dibentuk oleh tulang rawan/muda (seperti tulang pada telinga Anda).

- Swell Shark, ditemukan di New Zealand, menggonggong seperti anjing.

- Benda-benda asing seringkali ditemukan di dalam perut seekor hiu, seperti botol anggur, peluru, kaleng drum, dan bahkan sebuah torpedo.

- Seeekor hiu memiliki lapisan denticles, yang merupakan gigi yang kecil dan setajam silet.



Tidak semua hiu-hiu besar hidup di perairan tropis yang hangat. Terdapat spesies hiu (yang masih menjadi tanda tanya bagi para ilmuwan biologi) yang hidup di kedalaman perairan Artic (kutub utara) - kadang-kadang ditemukan pada kedalaman hingga 600 meter:



Hiu-hiu Greenland Bersembunyi di antara Es-es Kutub Utara



Si hiu tukang tidur... : Hiu terbesar di greenland ukurannya sebanding dengan hiu putih, meskipun tidak ada catatan bahwa mereka pernah menyerang manusia. Perhatikan gigi-giginya: kecil tapi setajam silet... (kayak acara infotainment).





Nick Caloyianis dari National Geographic melukiskan pertemuannya dengan hiu Greenland seperti bertemu sebuah double-barreled shotgun. Mulutnya sedikit terbuka, memperlihatkan barisan giginya yang kecil dan tajam. Matanya seperti berkabut di atasnya, seperti pada ikan yang sudah mati.



Makhluk ini hampir tidak bisa melihat, tapi mereka punya mulut yang besar yang cukup untuk melahap seekor anjing laut dewasa. Ada juga cerita beruang kutub yang dimangsanya di mulut sungai.



Ok, mungkin Anda penasaran, hiu mana yang punya mulut paling besar dan mangsa sebesar apa yang sanggup ditelannya?



Hiu Mulut Superbesar

Yang ini sangat jarang (hanya sedikit yang sejauh ini pernah terlihat), hiu yang hidup di kedalaman air dengan mulut yang luar biasa besar dengan bibir besar yang lunak. Tidak hanya luar biasa besar tapi juga bersinar menakutkan (untuk menarik plankton mendatangi cahaya). Baca selengkapnya di sini, sepertinya ini lebih mirip spesies Coelacanth jaman dulu yang sudah punah ketimbang seekor hiu biasa.







Spesies ini belum dikenal hingga keberadaanya diketahui pada tahun 1976: sejauh ini hanya 41 hiu jenis ini yang sudah ditemukan.



Hiu Hantu (Ghost Shark)

Dan yang satu ini adalah seekor hiu hantu dengan mata kuningnya yang besar, yang menerangi dalamnya laut dengan lampunya yang suram.



Hiu hantu (atau "hiu gajah") punya moncong panjang yang sangat aneh, berbeda dari hiu-hiu jenis lainnya, dengan kulit anehnya yang halus dan berlendir,





Terakhir, sebagai tambahan coba lihat gambar di bawah ini: ini adalah telur hiu hantu (hampir semua jenis hiu melahirkan anak-anaknya. Hanya sedikit hiu yang bertelur seperti ini).

Kayak aliens...

ikan terbang yang aneh dan unik

0 komentar
Pernah lihat ikan terbang? Ikan ini tidak hanya melompat keluar dari
permukaan air tapi juga mampu melayang hingga jarak 200 meter bahkan
bersama-sama bisa membentuk formasi terbang sejauh 400 meter.


Ikan terbang menggunakan tubuh aerodinamisnya
untuk menembus permukaan air pada kecepatan tinggi dan siripnya yang
besar dan aneh berfungsi seperti sayap untuk menjaganya tetap melayang
di atas gelombang.

Ikan terbang sesungguhnya bukanlah hewan terbang,
seperti burung, tapi hanya melayang saja. Ikan terbang dengan mudah
dapat menempuh jarak hingga 200 meter atau lebih dan dapat mencapai
ketinggian yang cukup untuk - secara tidak sengaja - nangkring di
dek-dek kapal laut.

Alasan pertama ikan terbang yang memiliki 40 atau
lebih spesies ini hingga terbang adalah karena aksi melarikan diri atau
menghindar dari para predator laut seperti ikan-ikan mackerel, tuna,
swordfish dan marlin. Meski demikian ikan ini juga berhati-hati terhadap
ancaman paruh burung-burung di atasnya, di samping ikan ini juga diburu
oleh nelayan-nelayan di Jepang dan Barbados untuk santapan.

Mekanisme bagaiman ikan ini bisa terbang juga
sederhana saja. Awalnya mereka akan berakselerasi di dalam air hingga
mencapai kecepatan 70 km/jam dibantu oleh kepakan ekor mereka. Sekali
mereka melompat di atas air, sirip-siripnya akan mengembang dan
memanfaatkan angin untuk meraih ketinggian. Adakalanya mereka memukulkan
ekornya untuk tetap melompat tinggi dan mengubah arah.

Pada beberapa spesies ikan terbang sayap di
bagian dadanya juga dibantu sayap di bagian belakangnya, sehingga jenis
yang bersayap empat ini lebih hebat beratraksi di udara. Meski kemampuan
terbangnya tidak jauh, ikan terbang bisa melakukan terbang bersama,
dengan membentuk formasi unik untuk menempuh jarak hingga 400 METER





sumber : http://aneh-tapi-nyata.blogspot.com/2009/09/ikan-terbang.html






Minggu, 13 Februari 2011

MISTERI PULAU JAWA KUNO DI ZAMAN SWETA DWIPA

0 komentar







Sebelum dihuni manusia, bumi Jawa telah dihuni oleh golongan dewa-dewi dan makhluk halus lainnya. Salah satu putra Sang Hyang Jagad Girinata, yaitu Bathara Wisnu, turun ke arcapada lalu kawin dengan Pratiwi, dewinya bumi….

Sebuah teori geologi kuno menyebutkan, proses terbentuknya daratan yang terjadi di Asia belahan selatan adalah akibat proses pergerakan anak benua India ke utara, yang bertabrakan dengan lempengan sebelah utara. Pergerakan lempeng bumi inilah yang kemudian melahirkan Gunung Himalaya.

Konon, proses tersebut terjadi pada 20-36 juta tahun yang silam. Anak benua yang di selatan sebagian terendam air laut, sehingga yang muncul di permukaan adalah gugusan-gugusan pulau yang merupakan mata rantai gunung berapi. Gugusan pulau-pulau di Asia Tenggara, yang sebagian adalah Nuswantoro (Nusantara), yang pada zaman dahulu disebut Sweta Dwipa. Dari bagian daratan ini salah satunya adalah gugusan anak benua yang disebut Jawata, yang satu potongan bagiannya adalah pulau Jawa.Jawata artinya gurunya orang Jawa. Wong dari kata Wahong, dan Tiyang dari kata Ti Hyang, yang berarti keturunan atau berasal dari Dewata. Konon karena itulah pulau Bali sampai kini masih dikenal sebagai pulau Dewata, karena juga merupakan potongan dari benua Sweta Dwipa atau Jawata.

Mengingat kalau dulunya anak benua India dan Sweta Dwipa atau Jawata itu satu daerah, maka tidak heran kalau ada budayanya yang hampir sama, atau mudah saling menerima pengaruh. Juga perkembagan agama di wilayah ini, khususnya Hindu dan Budha yang nyaris sama.

Al kisah, dalam kunjungan resminya sebagai utusan raja, Empu Barang atau nama bangsawannya Haryo Lembusuro, seorang pandhito terkemuka tanah Jawa, berkunjung ke Jambu Dwipa (India).

Sesampainya menginjakkan kaki di negeri Hindustan ini, oleh para Brahmana setempat, Empu Barang diminta untuk bersama-sama menyembah patung perwujudan Haricandana (Wisnu). Namun, dengan kehalusan sikap manusia Jawa, Empu Barang menyatakan bahwa sebagai pandhito Jawa, dia tidak bisa menyembah patung, tetapi para Brahmana India tetap mendesaknya, dengan alasan kalau Brahmana dinasti Haricandana menyembahnya karena Wisnu dipercaya sebagai Sang Pencipta Tribuwana.

Dengan setengah memaksa, Empu Barang diminta duduk, namun sewaktu kaki Empu Barang menyentuh tanah, tiba-tiba bumi bergoyang (tidak disebutkan berapa kekuatan goyangannya dalam skal ritcher). Yang jelas, saking hebatnya goyangan tersebut, patung tersebut hingga retak-retak.

Memang, menurut tata cara Jawa, penyembahan kepada Sang Penguasa Hidup itu bukan patung, tetapi lewat rasa sejati, sehingga hubungan kawula dengan Gusti menjadi serasi. Itulah Jumbuhing Kawula Dumateng Gusti.

Orang Jawa melakukan puja-puji penyembahan kepada Gustinya langsng dari batinya, maka itu dalam perkembangannya disebut aliran Kebatinan atau perkembangan selanjutnya dikenal dengan istilah Kejawen, karena bersumber dari Jawa.

Bagi orang Jawa tentang cerita waktu bumi Jawa belum dihuni manusia, telah dihuni oleh golongan dewa-dewi dan makhluk halus lainnya. Dan salah satu putra Sang Hyang Jagad Girinata, yaitu Bathara Wisnu turun ke arcapada kawin dengan Pratiwi, dewi bumi.

Dalam pemahaman kejawen, hal itu disikapi dengan terjemahan, kalau Wisnu itu artinya urip/hidup, pemelihara kehidupan. Jadi jelasnya awal mula adanya kehidupan manusia di bumi, atas izin Sang Penguasa Jagad. Dewa perlambang sukma, manusia perlambang raga. Begitulah hidup manusia, raganya bisa rusak, namun sukmanya tetap hidup langgeng.

Kemolekan bumi Jawa laksana perawan rupawan yang amat jelita, sehingga Kerajaan Rum (Ngerum) yang dipimpin Prabu Galbah, lewat laporan pendeta Ngali Samsujen, begitu terpesona karenanya. Maka diutuslah dutanya yang pertama yang bernama Hadipati Alip.

Hadipati Alip berangkat bersama 10.000 warga Ngerum menuju Nuswa Jawa. Mereka dalam waktu singkat meninggal terkena wabah penyakit. Tak tersisa seorang pun. Lalu dikirimlah ekspedisi kedua dibawah pemimpinan Hadipati Ehe. Malangnya, mereka juga mengalami nasib sama, tupes tapis tanpa tilas.

Masih diutus rombongan berikutnya, seperti Hadipati Jimawal, Je, Dal, Be, Wawu, dan Jimakir. Semuanya mengalami nasib sama, tumpes kelor.

Melihat semua itu, Prabu Galbah terkejut dan mengalami shock hebat. Akibatnya, sakit jantungnya kambuh. Dia kemudian jatuh sakit, dan dalam waktu tak lama mangkat.

Pendeta Ngali Samsujen, merasa bersalah karena nasehatnya menimbulkan malapateka ini terjadi. Akhirnya beliau mati dalam rasa bersalah. Tinggal Mahapati Ngerum, karena rasa setianya, dia ingin melanjutkan missi luhur yang dicita-citakan rajanya. Dia akhirnya ingat pada sahabatnya yang sakti bersanama Jaka Sangkala alias Aji Saka, yang tinggal di Tanah Maldewa atau Sweta Dwipa.

Habisnya para migran dari Ngerum ke Tanah Jawa itu, menurut Jaka Sangkala adalah karena hati mereka yang kurang bersih. Mereka tidak meminta izin dahulu pada penjaga Nuswa Jawa. Padahal, karena sejak zaman dahulu, tanah ini sudah ada yang menghuni. Yang menghuni tanah Jawa adalah manusia yang bersifat suci, berwujud badan halus atau ajiman (aji artinya ratu, man atau wan artinya sakti).

Selain penghuni yang baik, juga dihuni penghuni brekasakan, anak buah Bathara Kala. Makanya tak ada yang berani tinggal di bumi Jawa, sebelum mendapat izin Wisnu atau manikmaya atau Semar.

Akhirnya, Mahapati Ngerum diantar Aji Saka menemui Wisnu dan isterinya Dewi Sri Kembang. Saat bertemu, dituturkan bahwa wadyabala warga Ngerum yang mati tidak bisa hidup lagi, dan sudah menjadi Peri Prahyangan, anak buah Batara Kala. Tapi ke-8 Hadipati yang gugur dalam tugas itu berhasil diselamatkan oleh Wisnu dan diserahi tugas menjaga 8 mata angina. Namun mereka tetap menghuni alam halus.

Atas izin Wisnu, Mahapati Negrum dan Aji Saka berangkat ke tanah Jawa untuk menghadap Semar di Gunung Tidar. Tidar dari kata Tida; hati di dada, maksudnya hidup. Supaya selamat, oleh Wisnu, Mahapati Ngerum dan Aji Saka diberi sifat kandel berupa rajah Kalacakra, agar terhindar dari wabah penyakit dan serangan anak buah Batara Kala.

Kisah di atas hanya merupakan gambaran, bahwa ada makna yang tersirat di dalamnya. Wisnu dan Aji Saka itu dwitunggal, bagaikan matahari dan sinarnya, madu dan manisnya, tak terpisahkan. Loro-loro ning atunggal.

Maka itu, keraton Wisnu dan Aji Saka itu di Medang Kamulan, yang maksudnya dimula-mula kehidupan. Kalau dicermati, intinya adalah kawruh ngelmu sejati tentang kehidupan manusia di dunia, sejak masih gaib hingga terlahir di dunia, supaya hidup baik, sehingga kembalinya nanti menjadi gaib lagi, perjalanannya sempurna.

Singkat cerita, perjalanan ke tanah Jawa dipimpin oleh Aji Saka dengan jumlah warga yang lebih besar, 80 ribu atau 8 laksa, disebar di berbagai pelosok pulau. Sejak itulah, kehidupan di tanah Jawa Dwipa yang disebut masyarakat Kabuyutan telah ada sejak 10.000 SM, tetapi mulai agak ramai sejak 3.000 SM.

Sesudah kedatangan pengaruh Hindu, muncul kerajaan pertama di Jawa yang lokasinya di Gunung Gede, Merak. Rajanya Prabu Dewowarman atau Dewo Eso, yang bergelar Sang Hyang Prabu Wismudewo. Raja ini memperkuat tahtanya dengan mengawini Puteri Begawan Jawa yang paling terkenal, yakni Begawan Lembu Suro atau Kesowosidi di Padepokan Garbo Pitu (penguasa 7 lapis alam gaib) yang terletak di Dieng atau Adi Hyang (jiwa yang sempurna), juga disebut Bumi Samboro (tanah yang menjulang tinggi). Puterinya bernama Padmowati atau Dewi Pertiwi.

Dari perkawinan campuran itu, lahirlah Raden Joko Pakukuhan, yang kelak di kemudian hari menggantikan tahta ayahnya di kerajaan Jawa Dwipa atau Keraton Purwosarito, dan bergelar Sang Prabu Sri Maha Panggung. Lalu keraton dipindah lokasinya ke Medang Kamulan.

Penggantinya adalah putranya Prabu Palindriyo. Dari perkawinannya dengan puteri Patih Purnawarman, Dewi Sinto, lahir Raden Radite yang setelah bertahta dan bergelar Prabu Watuguung. Dia memerintah selama 28 tahun. Pemerintahannya mempunyai pengaruh kuat di Jawa Barat. Adalah kakaknya, Prabu Purnawarman yang membuat Prasasti Tugu, sebelah timur Tanjung Priuk dalam pembuatan saluran Kali Gomati, Prasasti Batu Tulis di Ciampea, Bogor.

Untuk menguasai Jawa Timur, Prabu Watugunung mengawini puteri Begawan Kondang, yaitu Dewi Soma dan Dewi Tumpak. Dia juga mengawini Ratu Negeri Taruma yang bernama Dewi Sitowoko.

Dalam pemerintahannya terjadi perebutan tahta dengan Dewi Sri Yuwati, saudara lain ibu (Dewi Landep). Dewi Sri Yuwati dibantu adiknya lain ibu, Joko Sadono (putera Dewi Soma). Akhirnya Prabu Watugunung berhasil dikalahkan, dan Joko Sadono menggantikan tahtanya dengan gelar Prabu Wisnupati, permaisurinya Dewi Sri. Kakak Dewi Sri diangkat sebagai raja Taruma, bergelar Prabu Brahma Raja.



sumber ; http://mystys.wordpress.com/2008/05/13/misteri-pulau-jawa-kuno-di-zaman-sweta-dwipa


ULAR BERKEPALA DUA

0 komentar
Sering dengar ungkapan "ular berkepala dua" ? Sebenarnya tidak hanya
sekedar ungkapan, makhluk ini memang ada di alam sana dan kemunculannya
mulai sering seperti kemunculan hewan-hewan yang terlahir berkepala dua
lainnya. 





Tidak seperti biasanya jika ular normal
kemunculannya merupakan hal biasa bagi orang, tapi kemunculan si kepala
dua ini bisa bikin orang stress, tapi sebenarnya sosoknya cukup memikat
hati. Sesungguhnya ular berkepala dua merupakan hewan kembar siam, yang
menempel satu sama lain melalui organ-organ atau bagian tubuh mereka.
Ini artinya mereka nempel dengan saling berbagi organ, salah satu
kepalanya merupakan parasit bagi lainnya.














 


Lahirnya kembar siam seperti ini terjadi saat
pembelahan embrio pada proses pembentukan menjadi kembar identik, entah
untuk suatu alasan tertentu sebelum kelahirannya pembelahan tersebut
tidak selesai. Titik dimana embrio berhenti membelah bervariasi sehingga
ular-ular ini bisa nyambung di mana saja di bagian tubuhnya. Studi pada
ular-ular ini menunjukkan bahwa hampir seluruh ular berkepala dua
mengalami kesulitan dalam lingkungannya.


















Meski ular berkepala dua ini harus saling berbagi
bagian tubuh, kedua kepalanya tidak begitu saling "memahami" satu sama
lain sehingga menganggap segala sesuatunya secara individual. Jadi
seringkali mereka berada pada situasi dimana mereka harus bertarung saat
menemukan makanan. Karena kepala mereka berbagi satu tubuh dimana juga
berbagi organ yang sama, saat kepala yang satu makan, maka kepala yang
lainnya akan juga merasa kenyang. Mungkin ini yang tidak dipahami kepala
yang tidak makan saat merasa kenyang juga sementara dia tidak melakukan
apa-apa.














Satu masalah lagi selain saat makan, yaitu saat
menentukan kemana arah harus berjalan. Karena mereka memiliki
masing-masing otak yang mungkin saja menerima informasi yang berbeda
sehingga yang terjadi salah satu kepala akan selalu dominan menarik
kepala yang lainnya pada arah yang lain.










Situasi bertambah rumit saat mereka menghadapi
serangan musuh. Salah satu dari dua kepala itu mungkin menghendaki
melawan musuh sementara satunya lagi menghendaki menghindari musuh
secepatnya sehingga mereka sering kehilangan waktu pada saat-saat yang
kritis. Hal ini turut membuat peluang hidup mereka di alam liar menjadi
kecil.












Jika beruntung, ular berkepala dua bisa mencapai
usia hingga dua puluh tahun atau lebih dengan kepala sebelah kanan
biasanya menjadi lebih dominan dalam pengambilan keputusan, entah saat
harus ke arah mana berjalan hingga mangsa apa yang akan dijadikan
makanan.


















sumber : http://aneh-tapi-nyata.blogspot.com/2010/10/ular-berkepala-dua.html

Sabtu, 12 Februari 2011

10 peradaban dunia yang telah lenyap

0 komentar

Sepanjang sejarah kita, peradaban - peradaban kuno banyak yang lenyap oleh kematian , dihapuskan oleh bencana alam atau invasi. Tetapi ada beberapa peradaban masyarakat yang hilang yang telah membuat para peneliti benar-benar bingung:








10. Puebloans Olmec







Salah satu masyarakat Mesoamerika pertama, Olmec mendiami dataran rendah tropis di selatan tengah Meksiko .


Tanda-tanda pertama dari Olmec sekitar 1400 SM di kota San Lorenzo, penyelesaian Olmec utama yang didukung oleh dua pusat lainnya, Tenochtitlan dan Potrero Nuevo.




Peradaban Olmec adalah
master pembangun dengan masing-masing situs utama mengandung pengadilan seremonial, gundukan rumah, piramida kerucut besar dan monumen batu termasuk kepala kolosal yang menjadikan peradaban mereka sangat dikenal.




peradaban Olmec sangat bergantung pada perdagangan, baik antar wilayah Olmec yang berbeda dan dengan masyarakat Mesoamerika lainnya.




Karena mereka salah satu kebudayaan Mesoamerika paling awal dan paling maju pada saat itu, mereka sering dianggap sebagai budaya ibu dari berbagai budaya Mesoamerika lainnya.


Mengapa Peradaban ini Lenyap?


Sekitar 400 SM sebelah timur separo wilayah Olmec mulai tak berpenghuni -mungkin karena perubahan lingkungan. Mereka mungkin juga mengungsi setelah aktivitas gunung berapi di daerah tersebut. Teori populer lain adalah bahwa mereka diserang, tetapi tidak ada yang tahu siapa penjajah yang mungkin menginvasi Bangsa olmec.








9. Puebloans Nabatean







Para Nabatean adalah budaya Semitik yang dihuni bagian dari Yordania, Kanaan dan Arab dari sekitar abad keenam SM. Mereka paling banyak dikenal sebagai pembangun kota Petra, yang menjadi pusat kota mereka.


Petra adalah kota yang mengesankan dipahat dari sisi tebing dengan mahkota permata yang menjadi Khazneh, atau harta karun, sebuah bangunan yang diilhami gedung Yunani raksasa.




Kekayaan Nabatean 'diperoleh dengan menjadi jaringan pusat perdagangan yang kompleks, di mana mereka memperdagangkan gading, sutra, rempah-rempah, logam mulia, permata, kemenyan, gula parfum dan obat-obatan.




Karena luasnya rute perdagangan, budaya Nabatean sangat dipengaruhi oleh Helenistik Yunani, Roma, Arabia dan Asyur. Tidak seperti masyarakat lain waktu mereka, tidak ada perbudakan di Nabatean dan setiap anggota masyarakat memberikan kontribusi dalam tugas-tugas kerja.


Mengapa Peradaban ini Lenyap?


Selama abad ke keempat, Petra ditinggalkan Nabataen dan tidak ada yang benar-benar tahu mengapa.


bukti arkeologi membuktikan bahwa eksodus mereka adalah salah satu yang terorganisir yang tidak terburu-buru, yang membawa kita untuk percaya bahwa mereka tidak diusir dari Petra oleh budaya lain.




Penjelasan yang paling mungkin adalah bahwa ketika rute perdagangan mereka bergantung pada rute utara mereka tidak bisa lagi mempertahankan peradaban mereka dan meninggalkan Petra .








8. Kekaisaran Aksumite









Kekaisaran Aksumite dimulai pada abad pertama Masehi di tempat yang sekarang Ethiopia dan diyakini sebagai rumah dari Ratu Sheba.


Aksum merupakan pusat perdagangan utama dengan ekspor dari gading, sumber daya pertanian dan emas diperdagangkan di seluruh jaringan perdagangan Laut Merah dan selanjutnya ke Kekaisaran Romawi dan timur menuju India.




Karena itu, Aksum adalah masyarakat yang sangat kaya dan budaya Afrika pertama yang mengeluarkan mata uang sendiri, yang pada zaman kuno adalah tanda yang sangat penting. Monumen yang paling dikenal dari Aksum adalah stelae, obelisk diukir raksasa sebagai penanda kuburan raja dan bangsawan.




Awal Aksumites menyembah beberapa tuhan tapi tuhan utama mereka adlah Astar. Pada 324 M, Raja Ezana II memeluk Kristen dan sejak saat itu Aksum merupakan budaya yang sungguh-sungguh KristIAni, dan bahkan diduga rumah dari Perjanjian Tabut.

Ke mana mereka pergi?


Menurut legenda setempat, Ratu Yahudi bernama Yodit mengalahkan Kekaisaran Aksumite dan membakar gereja dan sastra.




Namun, yang lain percaya bahwa ratu selatan Bani al-Hamwiyah menyebabkan lenyapnya budaya Aksumite. teori lainnya termasuk perubahan iklim, isolasi perdagangan dan kemunduran pertanian menyebabkan kelaparan.








7. Mycenaeans









Tumbuh dari peradaban Minoan, Myceanaeans lahir sekitar tahun 1600 SM di Yunani selatan. tersebar di dua pulau dan daratan selatan, Myceaneans dibangun dan menguasai banyak kota-kota besar seperti Mycenae, Tiryns, Pylos, Athena, Thebes, Orchomenus, Iolkos dan Knossos.


Banyak mitos Yunani berpusat di sekitar Mycenae termasuk legenda Raja Agamemnon, yang memimpin pasukan Yunani selama Perang Troya. Para Myceaneans adalah kekuatan laut yang dominan dan dengan kecakapan angkatan laut mereka untuk perdagangan serta untuk militer.




Karena kurangnya sumber daya alam, bMyceaneans banyak mengimpor barang dan mengubah mereka menjadi item sellable, dan karena itu menjadi ahli pengrajin , dikenal di seluruh Aegea untuk senjata dan perhiasan yang mereka hasilkan

Mengapa Peradaban ini Lenyap?


Tidak ada yang tahu pasti, tapi satu teori adalah bahwa kerusuhan antara kelas petani dan kelas penguasa menyebabkan akhir Myceaneans. Sebab Lain diperkirakan karena gangguan pada rute perdagangan, atau faktor alam seperti gempa bumi.




Namun teori yang paling populer adalah bahwa mereka diserang oleh peradaban dari utara seperti Dorians (yang menetap di daerah tersebut setelah jatuhnya Myceaneans) atau Manusia Laut (yang pada waktu itu bermigrasi dari Balkan ke Timur Tengah ).








6. Kerajaan Khmer









Kerajaan Khmer tumbuh dari kerajaan Chenla yang sekarang Kamboja sekitar abad ke 9 Masehi dan menjadi salah satu kerajaan yang paling kuat di Asia Tenggara. kerajaan ini dikenal kebanyakan orang sebagai peradaban yang dibangun adalah Angkor ,terletak di ibukota Kamboja.


budaya Khmer yang sangat kuat dan kaya terbuka untuk beberapa sistem kepercayaan termasuk Hindu, Buddha Mahayana dan Theravada, sebagai agama resmi kekaisaran. Kekuasaan mereka juga termasuk militer yang kuat karena mereka banyak berperang melawan Annamese dan Chams.


Mengapa Peradaban ini Lenyap?


Penurunan kerajaan Khmer dapat dikaitkan dengan kombinasi dari beberapa faktor. Yang pertama adalah bahwa kerajaan itu diperintah oleh raja devarajo atau dewa, namun dengan pengenalan Buddhisme Theravada, yang mengajarkan pencerahan diri, membuat pemerintahan tertantang




Hal ini menyebabkan kurangnya keinginan untuk bekerja untuk devarajo yang mempengaruhi jumlah makanan yang diproduksi.




Selama masa pemerintahan Jayavarman VII, sebuah jaringan jalan yang rumit ini dibangun untuk memudahkan transportasi barang dan pasukan di seluruh Kekaisaran.




Tetapi beberapa ahli percaya bahwa jalan tersebut menjadi bumerang bagi mereka, sehingga memudahkan penjajah seperti Ayuthaya untuk mendapatkan akses langsung Menyerang Angkor.








5.Budaya Cucuteni-Trypillian













Di Rumania mereka adalah Cucuteni, di Ukraina mereka adalah Trypillians dan di Rusia mereka adalah Tripolie: budaya Neolitikum akhir yang berkembang antara 5500 SM dan 2750 SM.


Pada tinggi badan mereka, masyarakat Cucuteni-Trypillian membangun pemukiman Neolitik terbesar di Eropa, dengan beberapa perumahan sampai 15.000 orang. Salah satu yang terbesar misteri budaya ini adalah bahwa setiap 60 sampai 80 tahun sekali mereka akan membakar seluruh desa dan merekonstruksi ulang semuanya.


Budaya Cucuteni-Typillian adalah matriarkal, perempuan kepala rumah tangga dan juga melakukan pekerjaan pertanian dan membuat gerabah, tekstil dan pakaian. Laki-lakinya adalah pemburu, pembuat alat dan bertanggung jawab untuk merawat binatang peliharaan.




agama mereka berpusat di sekitar Dewi Ibu Yang agung yang merupakan simbol ibu dan kesuburan pertanian. Mereka juga menyembah banteng (kekuatan, kesuburan dan langit) dan Ular (keabadian dan gerakan kekal)


Mengapa Peradaban ini Lenyap?


Salah satu teori utama tentang akhir budaya Cucuteni-Trypillian adalah hipotesis Kurgan, yang menyatakan bahwa mereka ditaklukkan oleh budaya Kurgan yang suka berperang.




Namun, penemuan arkeologi yang lebih baru hal ini dikarenakan oleh perubahan iklim yang dramatis yang bisa menyebabkan kekeringan terburuk dalam sejarah Eropa- sangat berpengaruh bagi budaya yang sangat bergantung pada pertanian.








4. Clovis









Sebuah Budaya prasejarah Orang Amerika asli, budaya Clovis ada sejak 10.000 SM. Berpusat di dataran selatan dan tengah Amerika Utara mereka , penemuan arkeologi yang diakui adalah batu pecah disebut Clovis poin.


Mereka menggunakannya di ujung tombak untuk berburu binatang besar seperti mammoth dan bison dan binatang kecil seperti rusa dan kelinci. Orang-orang Clovis adalah manusia pertama di Dunia Baru dan dianggap sebagai nenek moyang dari semua budaya asli Amerika utara.




Banyak ahli percaya bahwa mereka melintasi jembatan Beringia tanah dari Siberia ke Alaska selama zaman es dan kemudian menuju ke selatan untuk menuju iklim yang lebih hangat.


Mengapa Peradaban ini Lenyap?


Ada beberapa teori di sekitar hilangnya budaya Clovis. Pertama menyatakan bahwa penurunan megafauna bersama dengan mobilitas kurang dalam budaya mereka membawa perpecahan yang membentuk kelompok-kelompok budaya baru, seperti budaya Folsom.




Teori lain adalah bahwa spesies mammoth dan lainnya menjadi punah karena perburuan yang berlebihan, meninggalkan Clovis tanpa sumber makanan yang layak.


Teori terakhir berkisar karena sebuah komet yang jatuh ke bumi di sekitar wilayah Great Lakes dan secara signifikan mempengaruhi kebudayaan Clovis.








3. Minoans









Dinamakan berdasar Raja Minos yang legendaris, Minoans dihuni apa yang sekarang konkrit sejak tahun 3000-1000 SM. Dalam mitologi Yunani, Minoa adalah tanah banteng dari Kreta dan anaknya, mahluk mitos yang tubuhnya setengah banteng setengah manusia, yang tinggal di labirin dan membunuh siapa pun yang masuk.


Pada kenyataannya, Minoans adalah peradaban pertama yang diketahui di Eropa .


Hari ini semua yang tersisa dari peradaban Minoan adalah istana mereka dan artefak2. Peradaban Minoan adalah salah satu dari organisasi sosial, seni dan perdagangan.




Awal Minoans menggunakan bahasa yang kita sebut Linear A, yang selama periode kemudian digantikan oleh Linear B, yang didasarkan pada pictographs. Tidak ada bukti dari setiap budaya militer yang ditemukan di istana Minoan dan tampaknya kekuatan mereka adalah murni kekuatan ekonomi.




Meskipun Minoans jatuh, budaya mereka diwarisi oleh Myceaneans dan kemudian diteruskan oleh Helenistik Yunani .


Ke mana mereka pergi?


Banyak ahli percaya bahwa peradaban Minoans lenyap oleh letusan gunung berapi di pulau Thera (sekarang Santorini), tetapi ada bukti bahwa mereka selamat.


Namun, letusan akan membunuh semua tanaman hidup sehingga mengarah kepada kelaparan, dan kapal mereka rusak menyebabkan penurunan ekonomi. hal lain yang juga dipercaya bahwa mereka diserang, mungkin oleh Myceaneans.








2.Peradaban Anasazi









Anasazi atau Leluhur Puebloans adalah budaya asli Amerika yang muncul di daerah 4 penjuru Amerika Serikat ( New Mexico, Arizona, Colordo, dan Utah ) sekitar 1200 SM.


Penduduk Puebloans awal adalah pemburu dan pengumpul yang tinggal di rumah-rumah lubang dangkal.Kemudian mereka mengembangkan hortikultura dan mulai pertanian jagung, kacang-kacangan dan Buncis.


Juga ditemukan di situs arkeologi Anasazi adalah tembikar hijau, keranjang dengan anyaman rumit, sandal buluh, jubah bulu kelinci, batu gerinda dan busur serta anak panah.




Dalam Pueblo II dan III era Anasazi diukir di seluruh kota keluar dari tebing di dekatnya seperti yang di Mesa Verde dan Bandelier atau mereka membangunnya di permukaan batu juga pada permukaan batu bata yang disebut Chaco Canyon.


kota ini adalah pusat dari budaya dan rakyat banyak yang terhubung satu sama lain melalui ratusan mil jalan raya.


Ke mana mereka pergi?


Sekitar 1300 M Leluhur Puebloans meninggalkan rumah tebing dan mulai pindah. Banyak ahli percaya bahwa, setelah ledakan populasi penduduk, metode pertanian yang buruk , kekeringan regional membuatnya sulit untuk menghasilkan makanan yang cukup.




Karena kurangnya makanan, Anasazi bergerak di sepanjang Rio Grande atau pada mesa Hopi, dan karena itu banyak bangsa Indian modern Pueblo percaya bahwa mereka adalah keturunan dari Peradaban Anasazi.




Penelitian terbaru membuktikan bahwa perubahan iklim tidak bisa menjelaskan penurunan dari Anasazi sendiri dan menunjukkan bahwa faktor-faktor sosial dan politik seperti konflik kekerasan menyebabkan akhir peradaban mereka.








1. Peradaban Lembah Indus









Setelah mendiami areal seluas ukuran Eropa barat di wilayah yang sekarang Pakistan dan India barat, Lembah Indus atau Peradaban Harappa berkembang 3300-1300 SM, daerah itu dihuni sejak tahun 7000 SM. Meskipun menjadi salah satu peradaban kuno terbesar, tidak banyak yang diketahui tentang peradaban Harappa, terutama karena bahasa mereka belum bisa diterjemahkan.





Kita tahu bahwa mereka membangun lebih dari seratus kota dan desa termasuk kota Harappa dan Mohenjo-Daro, masing-masing yang dibangun dengan tata letak terorganisir, dan sistem pemipaan kompleks dengan toilet dalam ruangan.





Bukti menunjukkan bahwa Harappa memiliki pemerintah bersatu dan bahwa tidak ada kelas sosial. Juga tidak ada bukti kegiatan militer sehingga kemungkinan bahwa mereka hidup dalam damai.


Mereka ahli astronom dan berpengalaman di bidang pertanian, gandum, jelai, kacang polong, melon, wijen dan kapas (menjadi peradaban pertama yang memproduksi kain katun) dan memelihara beberapa hewan termasuk sapi dan gajah.


 


Mengapa Peradaban ini Lenyap?

Ada beberapa teori mengenai apa yang terjadi pada peradaban Lembah Indus. Beberapa orang percaya bahwa mereka tidak bisa menerima perubahan terhadap lingkungan mereka, seperti penurunan ukuran sungai Hakra Ghaggar atau suhu yang menjadi dingin, suhu kering yang juga terjadi di seluruh Timur Tengah. 





Source: http://www.tkjlover.web.id/2011/01/inilah-10-peradaban-dunia-yang-lenyap.html

Ilmu Telepati Dan Rahasianya

0 komentar
Share





Dengan menguasai ilmu telepati banyak hal yang akan dapat diwujudkan menjadi kenyataan. Lalu, apakah sebenarnya yang dimaksud dengan telepati .... ?







Pertanyaan diatas memang sering kali muncul dikalangan orang awam. Secara etimologi, kata telepati berasal dari kata "TELE" yang berarti "Jauh" dan kata "PATHOS" yang berarti "Perasaan". Karena itu dapat diambil kesimpulan bahwa telepati merupakan suatu kemampuan untuk merasakan segala sesuatu dari jauh. Disadari atau tidak, kita sebenarnya sering mengalami gejala-gejala dari telepati tersebut. Gejala tersebut misalnya ketika hendak mengatakan sesuatu kepada teman, namun secara bersamaan teman kita pun mengatakan perkataan yang sama dengan yang hendak kita ucapkan. Atau contoh lain ketika hendak dibokong dari belakang tanpa sengaja kita menoleh dan melihat orang yang akan membokong kita.



Contoh diatas, memang terkesan sebagai suatu peristiwa yang bisa terjadi karena aspek kebetulan belaka. Penilaian ini tidak sepenuhnya salah. Namun dibalik apa yang dianggap sebagai suatu kebetulan itu, sesungguhnya kekuatan telepati sudah bekerja mempengaruhi simpul-simpul saraf reflek kita.



Pada abad 18, ada seorang sarjana swedia yang bernama Emanuel Swedenborg yang tertarik dengan Occultisme. Pernah suatu ketika dia bersama sejumlah cendekiawan sedang rapat. Namun secara tiba-tiba dia meninggalkan rapat dan segera berlari keluar sambil mengatakan ada kebakaran di Stockholm . Melihat gelagat aneh yang ditunjukkan oleh Emanuel ini, terang saja orang yang hadir menganggap dia tidak waras lagi. Namun berselang satu jam kemudian, terdengar kabar di Stockholm terjadi kebakaran yang hebat dan menghanguskan banyak rumah dikota itu termasuk tempat rapat Emanuel. Mungkin, kita menganggap peristiwa ataupun hal seperti itu biasa-biasa saja. Ya bisa jadi kita menganggapnya, sekali lagi hanya kebetulan belaka. Namun gejala-gejala semacam inilah yang dikembangkan sehingga menjadi sebuah ilmu yang kita kenal sebagai ilmu telepati.



Jika dikategorikan kedalam jenisnya, maka telepati dapat dibagi menjadi dua bagian:



1. Telepati Hikmah



Sarana yang dipergunakan dalam telepati hikmah sangat sederhana sekali, karena setiap umat islam pasti hapal surat Al Fatihah. Sebagai Ummul kitab surat Al Fatihah banyak mengandung hal-hal yang berguna untuk dunia dan akhirat. salah satunya untuk telepati. Dengan mengirimkan surat Al Fatihah dengan cara-cara tertentu kita dapat mengobati seseorang yang sedang gelisah, cemas dan stress dari jarak jauh. Ini jelas bukan kebetulan belaka.



2.Telepati Spiritual



Telepati Spiritual mempunyai banyak cara yang dilakukan si pelaku dan bermacam ritualpun bisa digelar. mulai dari yang biasa sampai yang nyeleneh pun ada. Telepati spiritual ini memang sangat populer di kalangan masyarakat kita karena kemampuannya yang dapat dipergunakan untuk berbagai hal, salah satunya untuk berkomunikasi jarak jauh.



Hal-hal penting dalam telepati



Beberapa hal yang harus diperhatikan bagi seseorang yang ingin melakukan telepati, yang terpenting adalah harus pandai mengatur posisi ruangan dimana biasanya dia melaksanakan telepati. Selanjutnya adalah :



a. Jangan memakai bau-bauan yang menyengat.



b. Jauh dari keramaian, hal ini bisa disiasati dengan melakukan telepati dimalam hari.



c. Hindari warna yang mencolok seperti merah dan kuning.



d. Hindari ruangan kita melakukan telepati dari cahaya matahari langsung.



e. Pengaturan cahaya tidak boleh terlalu terang karena dapat memecah konsentrasi kita.



Cara melakukan sugesti



Saat melakukan sugesti kita harus mampu menyatukan dan menyelaraskan perkataan dengan kehendak batin kita. Disini dapat kita pergunakan saran yang singkat, padat dan berisi. Saran yang telah diprogram harus disimpan dan direkam di alam bawah sadar kita, jangan coba-coba untuk mengubahnya sebab konsentrasi jelas akan terganggu. Ini juga dimaksudkan agar alam bawah sadar kita terbiasa menerima saran ataupun sugesti positif. Karena pada dasarnya kekuatan batin bekerja sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh alam bawah sadar kita lebih dulu. Jadi sebelum mensugesti orang lain kita harus mensugesti batin dan alam bawah sadar kita lebih dulu.



Sugesti itu bisa keyakinan bahwa apapun sugesti yang anda kirimkan pada orang lain akan mampu mempengaruhi alam bawah sadar orang tersebut.



Cara melatih konsentrasi



Konsentrasi sangat diperlukan saat melakukan telepati, karena konsentrasilah yang sangat berperan untuk mencapai obyek yang hendak dituju. Namun untuk mencapai konsentrasi sempurnah seseorang harus rajin berlatih. Diantara latihan tersebut anda dapat melakukan dengan cara membaca buku sambil mendengarkan radio. Usahakan anda berkonsentrasi pada bacaan buku tersebut sehingga tidak mendengar lagi suara radio tersebut. sangat bagus bila anda bisa membaca abjad bolak-balik tanpa salah melafalkannya. ini berarti hampir sempurna. Kalau sudah melaluinya berarti anda akan mudah dalam melakukan konsentrasi dan telepati.



Seorang ahli telepati memang sangat dituntut harus mampu berkonsentrasi dan menciptakan visualisasi batin kepada obyek tujuannya. Visualisasi ini bisa berbentuk cahaya penghubung antara telepatis dengan obyek. Disini perlu dijelaskan bahwa pada saat berkonsentrasi anda harus mampu menghadirkan gambar orang yang akan menjadi obyek anda, dengan catatan gambar tersebut harus jelas dan tidak hilang timbul. Setelah semuanya ini anda kuasai barulah diisi dengan sugesti yang menjadi tujuan anda. Dalam kehidupan sehari-hari mungkin anda pernah melihat atau mengalami seorang paranormal bisa membaca pikiran orang yang menjadi lawan bicaranya. Bagi orang awam mungkin ini sangat menakjubkan sekali, namun tidak demikian dengan orang yang menguasai ilmu telepati. Hal ini sangat wajar bagi siapapun yang menguasai telepati, atau paling tidak sudah mampu mensugesti alam bawah sadarnya.



Berikut beberapa kiat agar telepatis tidak mampu membaca pikiran anda:



1. Buyarkan konsentrasinya



Lakukan hal-hal yang kurang berkenan di hatinya sampai dia merasa jengkel. Kalau dia terpancing berarti anda telah berhasil memecah konsentrasinya. Konsentrasi yang terpecah biasanya sulit melakukan hal yang sifatnya halus, contohnya ya telepati itu tadi.



2. Jaga jarak



Jangan sekali-kali anda berkonsentrasi dengan ahli telepati sebab bila anda berkonsultasi dengan ahli telepati berarti anda berada dipihak yang menyerah dan kalah. Dengan demikian si ahli telepati akan dapat menangkap dengan mudah gelombang-gelombang yang dipancarkan pikiran/alam bawah sadar anda. Maka diapun dengan mudah menebaknya. Telepati merupakan ilmu yang bebas nilai. Artinya, kalau ilmu ini dikuasai orang berhati mulia maka akan bermanfaat bagi banyak orang, tapi sebaliknya bila dikuasai oleh orang jahat maka sangat berbahaya sekali. Telepati, Hipnotis dan gendam sesungguhnya tiga serangkai ilmu yang memiliki daya kerja hampir sama: mempengaruhi bawah sadar obyek.

source: http://dunia-panas.blogspot.com/2010/08/ilmu-telepati-dan-rahasianya.html



sumber http://wahw33d.blogspot.com/2010/08/ilmu-telepati-dan-rahasianya.html#ixzz0wD4TXWYJ

10 Lokasi Paling Menyeramkan di Jakarta

0 komentar










Inilah sepuluh tempat paling menyeramkan yang melegenda di Jakarta
berdasarkan info yang beredar di milis-milis. Kita-kita boleh percaya,
boleh nggak. Tapi, cerita horor ini bisa ditelaah kembali kebenarannya.
Plis, Check this one out !!!

1. RUMAH PONDOK INDAH

Lokasi: Jln. Metro Pondok Indah, Jak-Sel.

Fenomena: Penampakan hantu bapak-bapak dan perempuan.

Sejarah: Masih ingat ramainya pembicaraan di akhir
September 2002 tentang hilangnya seorang tukang nasi goreng di depan
rumah kosong ini?

Kejadian ini jadi menghebohkan karena di depan rumah tersebut hanya
tertinggal gerobak nasi gorengnya. Konon katanya, malam sebelum hilang

tukang nasi goreng tersebut hendak mengantar nasi goreng yang dipesan
oleh seorang perempuan ke dalam rumah. Namun, ia tak pernah keluar lagi.

Mengenai sejarah rumah itu, konon seisi keluarga pemilik rumah ini tewas
dalam peristiwa perampokan bermotif persaingan bisnis. Sejak itu,
banyak orang yang lewat kerap melihat jelmaan hantu seperti hantu
bapak-bapak dan hantu perempuan. Namun, akhir-akhir ini sudah tidak
banyak kejadian horor yang dilaporkan terjadi di rumah ini. Bahkan
beberapa waktu lalu, rumah ini sempat dijadikan tempat bermalam para
tunawisma.

Testimonial: Sekitar tahun 2002, Nurdin (32), penjual gulai dan soto di
sekitar Pondok Indah, mengaku pernah melihat hantu yang menyerupai
bapak-bapak hilir-mudik di halaman depan rumah ini.

2. TAMAN KOTA LANGSAT, MAYESTIK

Lokasi: Di belakang pasar burung Barito Jak-Sel.

Fenomena: Kuntilanak dan genderuwo.

Sejarah: Taman Langsat ini sebenarnya merupakan
fasilitas olahraga dan bersantai yang cukup lengkap. Di dalamnya tumbuh
pepohonan yang asri. Hanya saja, tidak banyak orang yang memanfaatkan
fasilitas ini. Karena sepi, taman kota ini pun menjadi angker, terutama
pada malam hari. Konon pada malam hari, warga kerap melihat kuntilanak
di pohon-pohon di taman Langsat.

Testimonial: Kisah hantu dan orang-orang yang kesurupan bukan lagi
barang baru bagi Ibu Rahmat (34), penjual rokok di tepi taman Langsat,
yang sudah 25 tahun membuka kios rokok tersebut. Suatu ketika, tamu yang
sedang kongkow di warungnya pernah pamit pada jam 1 pagi karena mengaku
melihat genderuwo. Setiap kali berjaga malam, Syamsuri (21), Satpam
yang telah bertugas selama 3 tahun di Taman Langsat, sering mencium
bau-bau aneh dan mendengar suara-suara tertawa yang tak jelas sumbernya.

3. RUMAH KENTANG PRAPANCA

Lokasi: Jln. Dharmawangsa 9, Jak-Sel, persis di sebelah salah satu club terkemuka di daerah ini.

Fenomena: Hantu anak kecil.

Sejarah: Konon, di rumah ini ada seorang anak kecil
yang terjatuh ke dalam kuali yang sedang digunakan untuk merebus
kentang. Apabila Anda sedang ‘mujur’ dan lewat di depan rumahnya, Anda
dapat mencium aroma kentang rebus dan mendengar suara anak kecil
menangis.

Testimonial: Agip (24) sudah menjaga kios rokok di depan rumah ini sejak
tahun 1997. Agip mengaku sering mencium aroma kentang rebus, terutama
menjelang malam, meskipun rumah kosong ini sempat ramai karena disewa
oleh ekspatriat.

4. LINTASAN KERETA BINTARO

Lokasi: Bintaro, Jakarta Selatan.

Fenomena: Makhluk menyeramkan korban tabrakan kereta.

Sejarah: Pada 19 Oktober 1987, terjadi kecelakaan
kereta yang menewaskan ratusan orang di dekat Stasiun Sudimara, Bintaro.
Di lintasannya sendiri juga sudah berulang kali terjadi kecelakaan yang
memakan korban nyawa. Konon, lintasan ini dianggap angker karena sering
terdengar suara orang menangis dan menjerit.

Testimonial: Imam (31), teknisi rel yang bekerja sejak tahun 1996. Ia
pernah melihat makhluk yang wujudnya seperti orang berbalut sarung
hitam. Meski kereta sudah bolak-balik lewat melindasnya, makhluk ini tak
mau pergi seperti sengaja meledek. Akhirnya di rel tersebut diadakan
pemotongan kerbau. Ia juga pernah bertemu makhluk serupa perempuan
Belanda di zaman kolonial, dan kuntilanak melintas di rel.

5. JEMBATAN ANCOL

Lokasi: Jembatan Ancol (eks jembatan goyang), Pantai Ancol, dan daerah lain sekitar Ancol, Jakarta Utara

Fenomena: Siti Ariah Si Manis Jembatan Ancol (populer dengan sebutan Maryam setelah kisahnya diangkat ke layar kaca).

Sejarah: Pada 1995, seorang pelukis di Ancol didatangi
seorang perempuan yang meminta dilukis. Ketika pelukis baru menggambar
setengah bagian tubuhnya, perempuan itu menghilang. Warga percaya bahwa
perempuan itu adalah Si Manis Jembatan Ancol. Mitos ini sudah dimulai
puluhan tahun sebelumnya. Di tahun 60-an ketika daerah Ancol masih
berupa empang-empang, seorang pendayung perahu pernah bertemu dengan Si
Manis. Perempuan itu naik perahu malam-malam dan membayar pendayung
tersebut dengan daun. Keterangan ini didapat dari Kostan Simatupang
(65), seorang fotografer keliling di Ancol, teman dari pendayung perahu
tadi.

Testimonial: Anshori (38), penjual rokok di dekat pintu keluar Ancol,
mengaku pernah melihat Siti Ariah dari dekat. Ia membuka pertama kali
kios rokoknya di sini pada 1990, tepatnya di samping jembatan goyang.
Saat itu malam Jumat, Anshori sedang menunggui kiosnya, agak gerimis.
Sekitar pukul 1 pagi, lewat seorang perempuan. Ketika sudah agak jauh,
perempuan itu berbalik arah menghampiri kios Anshori sembari tersenyum.
Anshori menyapa perempuan yang dikiranya calon pembeli dagangannya itu.
Jarak Anshori dengan perempuan itu kira-kira 50 cm. Menurut Anshori,
perempuan itu berwajah manis, serta memakai kemeja kuning dan rok
abu-abu. Setelah ditanya hendak belanja apa, perempuan itu menghilang.
Meski tidak memakai pakaian serba putih, Anshori yakin perempuan itu
adalah Si Manis Jembatan Ancol. Semenjak kejadian itu, Anshori merasa
dagangannya kian laku dan rejekinya semakin lancar.

6. KLENDER

Lokasi: Klender,Jaktim

Fenomena: Makhluk korban kebakaran kerusuhan Mei 1998.

Sejarah: Saat kerusuhan Mei tahun 1998, ada salah satu
pertokoan di daerah Klender yang dijarah dan dibakar massa. Kebakaran
ini menyebabkan ratusan korban jiwa, di antaranya pegawai pertokoan,
pengunjung, dan para penjarah. Usai kerusuhan tersebut, dilaporkan
banyak kejadian aneh, misalnya, segerombolan orang menyetop angkot di
depan pertokoan, ketika sudah jalan sekitar 100 meter, semua penumpang
angkot tersebut wajahnya berubah menjadi hangus. Semenjak pertokoan ini
dibangun dan ramai kembali di tahun 2000, sudah tidak banyak lagi
kejadian mistis di sekitarnya. Ini mungkin juga karena warga masih
menghormati dan memperingati hari berkabung setiap tanggal 14 Mei. Namun
demikian, menurut penuturan warga, jika Anda duduk sendiri di sebelah
booth telepon koin di halaman pertokoan pada malam Jumat pukul 1 pagi,
Anda akan ditemani oleh sosok lain di dekat Anda. Dahulu, sekitar 15
jenazah korban kerusuhan sempat ditampung sebelum dievakuasi di sekitar
telepon umum tersebut.

Testimonial: Ali (21) warga asli Klender, pada 2002, bersama dua orang
sepupunya melakukan ghost-hunting di basement salah satu pertokoan di
daerah Klender. Saat itu hari Rabu malam, ia membakar kemenyan dan
madat, serta membawa sesajen berupa kopi hitam. Sekitar jam 2 pagi
tercium bau daging terbakar yang sangat menyengat. Tak berapa lama
kemudian, muncullah dua sosok makhluk; yang satu penuh darah di sekujur
tubuhnya, yang satu lagi hangus terbakar dengan tubuh yang tak lengkap.

7. TEROWONGAN CASABLANCA

Lokasi: Jln. Basuki Rachmat

Fenomena: Sosok menyeberang jalan, di antaranya nenek-nenek bersama cucunya dan perempuan cantik.

Sejarah: Dibangun di atas tanah pekuburan, terowongan
Casablanca terbilang angker. Menurut beberapa warga Casablanca, ketika
pembongkaran kuburan tersebut, bahkan ada 1 jenazah yang masih utuh.
Dari terowongan Casablanca sampai kira-kira radius 40 meter sesudahnya,
banyak terjadi kecelakaan yang penyebabnya tidak masuk akal. Biasanya
karena pengendara motor atau mobil melihat sesosok perempuan tiba-tiba
menyeberang di hadapan kendaraannya, sehingga pengemudi kendaraan
tiba-tiba banting setir dan menabrak pembatas jalan. Menurut warga, ada
baiknya ketika melewati terowongan ini, pengemudi kendaraan membunyikan
klakson untuk “menyapa” penghuni terowongan. Akhir tahun 90-an, seorang
laki-laki separuh baya ada yang menggantung diri dengan spanduk di sini.
Jadilah tempat ini semakin angker.

Testimonial: Menurut Ibu Yati Mustofa (43), warga yang tinggal di dekat
terowongan Casablanca, warga kerap mendengar suara tangisan, ketika
sumber bunyi dihampiri, suara itu berpindah-pindah.

8. LUBANG BUAYA

Lokasi: Pondok Gede, Jak-Tim.

Fenomena: Arwah korban G.30S dan aura penyiksaan yang masih terasa.

Sejarah: Pada 30 September 1965, ditemukan jenazah 6
brang jenderal dan seorang letnan TNI dikubur di dalam sumur ini. Di
sebelah sumur tersebut, terdapat ruang yang 7 di dalamnya terisi patung
patung patung replika dan terdengar suara yang menceritakan penyiksaan
terhadap ke-7 pahlawan tadi. Di sebelah ruangan tadi terdapat dua rumah

lengkap dengan perabot asli. Rumah-rumah tadi disebut sebagai pos
komando dan dapur umum pasukan PKI. Kemudian, dibangunlah Monumen
Pancasila Sakti untuk menghormati jasa ketujuh pahlawan tadi.

Testimonial: Hartono (48), warga Lubang Buaya, sudah tak asing lagi
dengan cerita penampakan di sekitar lokasi museum dan sumur. Dia banyak
mempunyai teman yang bercerita pernah melihat sosok kuntilanak bila
melewati daerah Lubang Buaya di malam hari. Namun dia tak pernah
menyaksikan sendiri. Seorang petugas penjaga loket Sumur Maut yang tidak
mau disebutkan namanya mengaku pernah mendengar suara derap sepatu
boots seperti tentara yang sedang berbaris di suatu malam.

9. TPU JERUK PURUT

Lokasi: Kelurahan Jeruk Purut, Jak-Sel.

Fenomena: Pocong, tuyul, kuntilanak, and if you’re lucky, Pastur Kepala Buntung.

Sejarah: Pada tahun 1986, seorang penjaga makam TPU
Jeruk Purut yang sedang jaga malam melihat sesosok pastur tak berkepala
melintas di antara makam. Pastur itu menenteng kepalanya sendiri dan di
belakangnya, ikut seekor anjing. Konon, pastur ini “salah pulang”. Ia
mencari-cari makamnya yang sebenarnya berada di unit Kristen TPU Tanah
Kusir, sedangkan di TPU Jeruk Purut hanya ada unit Islam. Sapri Saputra,
penjaga makam yang melihat pastur kepala buntung itu, hingga kini masih
menjaga makam dan dianggap kuncen atau orang yang dituakan di TPU Jeruk
Purut. Kesaksian Bapak Sapri ini kemudian menyebar luas se-Jakarta dan
hingga kini “Sang Pastur Kepala Buntung” menjadi legenda horor di Jeruk
Purut. Konon, jika Anda ingin menemui pastur legendaris ini, Anda harus
datang pada malam Jumat dengan jumlah ganjil (sendiri atau bertiga).

Testimonial: Sejak kecil, Asmari (34), juniornya Bapak Sapri, telah
terbiasa tinggal di areal pemakaman Jeruk Purut. Ayahnya adalah pegawai
Pemda yang bekerja di sana. Semenjak lulus SD (1986), Asmari menjadi
pengurus makam non-karyawan TPU Jeruk Purut mengikuti jejak ayahnya.

Menurut Asmari, pengalaman bertemu dengan makhluk-makhluk gaib merupakan
hal yang biasa baginya; mulai dari pocong, tuyul, kuntilanak,
kuntilanak laki, dan lain-lain. Akan tetapi, hingga saat ini dia belum
pernah bertemu dengan Sang Pastur Kepala Buntung. “Yang paling jahil itu
kuntilanak-laki,” tutur Asmari. Ketika sedang ronda, Asmari pernah
ditimpuki kerikil dari atas pohon melinjo oleh makhluk ini. Tapi, dari
semua pengalaman Asmari bertemu dengan makhluk gaib, yang paling menarik
adalah ketika bertemu dengan tuyul. Pada suatu hari menjelang malam di
tahun 1986, Asmari hendak pulang ke rumah bersama ayahnya. Mereka
melihat seorang anak kecil telanjang bulat berlarian di antara makam
sambil tertawa-tawa. Anak itu lalu berteriak meminta uang pada Asmari.
Asmari heran karena anak itu tak dikenalnya, sementara ia mengenal semua
penduduk di kampung belakang Jeruk Purut. Dulu memang hanya ada satu
kampung yang penduduknya tidak terlalu banyak. Ketika ditanya latar
belakangnya, anak kecil mi malah lari ke dalam keramat, sebuah rumah
makam tradisional Betawi. Asmari mengikutinya hingga ke dalam keramat
dan bisa ditebak, anak itu menghilang.

10. RSCM DI JALAN SALEMBA

Lokasi: RS di Jln. Salemba, Jak-Pus.

Fenomena: Suster Ngesot.

Sejarah: Konon di sinilah asal-usul Suster Ngesot.
Selai itu, banyak juga kasus penampakan yang terjadi di bangunan rumah
sakit yang cukup tua ini.

Testimonial: Menurut petugas Secure Parking yang tidak mau disebutkan
namanya, setiap malam sekitar pukul 2 pagi, sering ada yang mengetuk pos
pintu masuk yang terletak di dekat rumah duka. Namun ketika dicek,
tidak ada siapa-siapa. Di UGD sering terdengar bunyi orang main air,
ketika dicek juga tidak ada siapa-siapa. Para satpam yang berjaga malam
pernah menemui sosok perempuan. Ketika melihat sosok ini, mereka seperti
tersihir dan tidak bisa berteriak atau lari hingga perempuan ini lewat.

kalau tentang jeruk purut g percaya kalau tuh tempat serem soalnya
malam jumat kmrn g pergi barg2 tmn 8 org loh berikut g tapat jam 1 mlm, g
berangkat dari jkt barat kesana samapi disana jam 2 malam setiba dsana
kita2 sempet mabil suara yakin apa ngak masuk kedlm sana karna salah
satu motor kami ada yg mogok tapi ternyata hasil pungutan suara yaitu
masuk kedlm sana.

kami pun coba melawati kuburan tersebut menrut g dan tmn2 tuh tmpt emang
angker masalah na pas kita2 masuk kedalam sana kita mengalami kejadian2
aneh dan berbeda2 ada tmn yg melihat kaki bergelayutan di atas pohon,
ada yg melihat kain merah di tas pohon besar yg terletak di tengah2
kuburan, ada yg melihat seekor kucing naik ke atas pohon besar, ada jg
yg mendengar suara ayam berkokok dan anak ayam yg sedang menjerit T_T
padahal di tengah2 kuburan ga ada kandang ayam dan aneh nya masa ada
ayam berkokok jam 2.15malam

pokok nya menurut g se serem juga tuh tmpt, kalau tmn ngajak kesana g
pasti selalu bilang permisi di dlm hati biar ga di ganggu >.<

soalna g percaya yg nama na dunia skrg tuh masih ga beda jauh sama jaman dulu.

yg rumor na 1/2 dunia kita di kuasai oleh mahkluk halus!!

anjuran saya jgn sekali2 kita menganggap remeh semua mitos yg pernah ada
di bumi ini, dan kalau penasaran jgn sekali2 coba untuk mebuktikan dgn
mata kepala sendiri karna resiko nya besar.