Rabu, 07 September 2011

PENGALAMAN MISTIS TOL CIPULARANG KM 97

0 komentar





Pengalaman Mistis Tol Cipularang Km 97 Bayangan Hitam Seperti Hantu Pengalaman Artis Mengerikan. Misteri Penunggu Tol Cipularang - Kisah aneh yang kini mulai banyak diperbincangkan publik seputar tol Cipularang KM 97 rupanya pernah dialami pemain keyboard grup The Titans, Andika. Diakuinya, ia pernah punya cerita aneh ketika melintas bersama keluarga besarnya di seputar tol yang rawan kecelakaan itu saat meluncur menuju Bandung. Lihat Foto Penampakan Hantu Wanita Brjilbab Di Mobil Saipul Jamil Kisah Cinta Saipul Jamil dan Video Syahrini Alhamdulillah Ya Lucu Bin Kocak Banget Wawancara Syahrini Dijawab Alhamdulillah Ya (Youtube).



"Kalau sedikit ngelihat sesuatu sih ada, sempat ngalamin sekali, cuma bayangan doang, tapi enggak jelas," cerita Andika ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.



Di dalam kendaraan yang dikemudikannya, Andika mengaku sempat melihat sekelebat bayangan hitam. "Ada kayak billboard, (di situ) ada kayak bayangan hitam gitu. Aku lagi nyetir sampai ngerem, lepas gas gitu karena kaget," kenang Andika.



Tak cuma dia yang melihat. Saat yang bersamaan, istrinya pun melihat sekelebat bayangan yang sama. "Kirain aku doang yang ngelihat, ternyata setelah beberapa kilo dari sana, istri aku bilang, 'Tadi ada yang hitam gitu ya?'" cerita Andika meniru ucapan sang istri. "Oh, kamu ngelihat juga?'" jawabnya.



Kejadian tersebut hanya sekali dialami Andika. Selebihnya, ia tak pernah lagi menemukan hal yang aneh-aneh. "Padahal aku bolak balik Jakarta-Bandung hampir seminggu tiga kali ya. Kalau ngeri sih enggak, cuma pas kemarin itu kaget setengah mati, karena di billboard ada badan ngelewat gitu warna hitam," kata Andika.



Andika mengaku setengah percaya dan setengah tidak dengan yang dilihatnya. "Fifty-fifty, karena logikanya memang benar seperti itu. Tapi aku yakin orang-orang yang nyetir lewat tol, itu bukan orang-orang yang sekali-dua kali nyetir. Mau jalan kayak gimana pun, selama nyetirnya benar, ya benar saja. Ya kalo aku sih percaya lah ada faktor 'X'-nya. Ada juga mungkin faktor ngantuk. Tapi aku kan ngelihat sendiri, kalau enggak lihat sendiri mungkin aku percaya logika aja," ujarnya.



Dari pengalaman pribadinya, Andika mengimbau pengguna Tol Cipularang agar tak panik ketika menjumpai hal-hal aneh di sepanjang perjalanan. "Ya hati-hati saja, prepare saja, siap-siap jangan sampai banting setir. Pokoknya lepas gas, gas lagi saja langsung," pesannya. kompas.com





silahkan anda Copy paste artikel diatas tapi kalau anda tidak keberatan mohon cantumkan sumber dengan linkback ke blog ini. terimakasih....!!!

Selasa, 06 September 2011

Pilar besi Delhi - Tidak rusak setelah 1.600 tahun

0 komentar









Berdiri
di halaman kompleks mesjid Quwwatul, India, pilar besi Delhi yang
dibuat pada abad ke-4 adalah salah satu monumen paling misterius yang
ada di India. Lebih dari 1.600 tahun setelah berdirinya, pilar besi ini
tidak rusak dimakan waktu.


Pilar
ini sering dianggap sebagai bukti majunya teknologi pada masa India
purba. Pada masa kini, dengan segala teknologi yang kita miliki, konon
hanya ada empat perusahaan pengelasan besi yang mampu membuat pilar besi
dengan karakter seperti pilar Delhi.


Pilar
ini memiliki tinggi 7,21 meter. Dari 7,21 meter itu, 93 cm tertanam di
dalam tanah. Diameternya 41 cm di kaki dan 29 cm di puncak. Beratnya
diperkirakan sekitar 6,5 ton. Pengerjaan pilar ini begitu sempurnanya
sehingga bagian atas pilar sering dikira sebagai perunggu.

98
persen dari Pilar ini terbuat dari besi mentah dengan kualitas unggulan.
Berbeda dengan artefak besi lainnya yang biasa dibuat menggunakan
cetakan, pilar ini dibuat dengan ditempa menggunakan palu. Ini terlihat
dari tanda-tanda bekas tempaan pada permukaannya.

Menurut
bukti-bukti yang ditemukan, pilar itu pada awalnya bukan terletak di
lokasinya yang sekarang, melainkan telah dipindahkan dari tempat lain.
Ini juga didukung bukti tidak adanya relik lain dari abad ke-4 yang bisa
ditemukan di sekitar situ. Menurut kepercayaan masyarakat setempat,
pilar itu dibawa ke Delhi oleh Anangpal, Raja Tomar yang berjasa dalam
membangun kota Delhi tahun 1020 M.

Di permukaan pilar, kita bisa menemukan adanya inskripsi yang menyebutkan bahwa pilar itu pada awalnya terletak di daerah yang bernama Vishnupadagiri, yang berarti "Bukit dengan jejak kaki dewa Wisnu".


Wilayah
ini kemudian diidentifikasi sebagai wilayah Udayagiri, sebuah kota yang
berjarak 50 km dari timur Bhopal di India tengah.

Pilar ini
tidak terlalu menarik perhatian para ilmuwan hingga pertengahan abad
ke-19 ketika dunia barat mendengarnya. Laporan pertama mengenai adanya
pilar ini datang dari seorang prajurit Inggris bernama Kapten Archer. Ia
menceritakan adanya sebuah pilar dengan inskripsi aneh di permukaannya
yang tidak dapat diartikan oleh siapapun.

Lalu, inskripsi ini menarik perhatian James Prinsep, seorang arkeolog Inggris yang kemudian berhasil memecahkan artinya pada tahun 1838 dan mempublikasikan terjemahannya pada Journal of Asiatic Society of Bengal.

Dalam
Inskripsi itu disebut bahwa pilar ini dibuat sebagai penghormatan
kepada dewa Wisnu. Selain itu, inskripsi ini juga menulis penghormatan
kepada seorang penguasa bernama Chandra yang berhasil menaklukkan Vangas dan Vahlika. Para sejarawan percaya bahwa Chandra yang disinggung disini adalah Chandragupta II Vikramaditya (375-414 M) yang berasal dari dinasti Gupta.

Jadi, bisa diketahui bahwa pilar ini sesungguhnya adalah sebuah monumen
untuk memperingati kebesaran dewa Wisnu dan raja Chandragupta. Namun
selain sebagai monumen penghormatan, sebagian peneliti percaya bahwa
pilar ini juga berfungsi sebagai alat astronomi masa purba.

Vishnupadagiri,
lokasi awal pilar ini, terletak di rasi bintang cancer dan juga
merupakan pusat penelitian astronomi pada masa Gupta. Pilar besi ini
mungkin telah berfungsi sebagai jam matahari ketika ia masih berada
disana.

Lalu, bagaimana pilar ini bisa bertahan terhadap hantaman cuaca, bahkan setelah 1.600 tahun berlalu ?

Beberapa
sumber mengenai pilar besi ini mengatakan kalau pilar ini tidak
berkarat, namun, sebenarnya pilar ini tetap berkarat, hanya karat
tersebut tidak sampai merusaknya. Ini cukup luar biasa untuk sebuah besi
yang berusia lebih dari 1.600 tahun.

Beberapa teori telah diajukan untuk menjelaskan fenomena ini. Teori-teori tersebut dapat dibagi menjadi dua bagian besar, yaitu teori lingkungan dan teori materi.

Teori lingkungan mendasarkan argumennya pada lokasi keberadaan pilar, yaitu Delhi.

Iklim di Delhi sangat kering. Besi hanya akan mengalami karat yang parah jika nilai kritis kelembaban melebihi 80%.

Di
Delhi, kelembaban yang melebihi nilai kritis 80% hanya terjadi sekitar
20 hari dalam setahun. Jadi walaupun curah hujannya berkisar pada 15-30
inci, atmosfer di delhi tidak mendukung terjadinya karat pada besi.

Tetapi, jika teori ini benar, mengapa besi-besi lain yang berada di Delhi mengalami kerusakan karena karat ?

Karena itu, teori kedua, yaitu teori materi, berusaha memberikan penjelasan. Menurut penganut teori ini, karakteristik unik besi ini muncul dari bahan dasar pilar itu sendiri.

Selain kadar besi yang cukup murni, para peneliti menemukan bahwa pilar ini memiliki kadar fosfor yang tinggi dan sulfur yang rendah. Kombinasi yang luar biasa ini mengakibatkan besi menjadi relatif tahan karat.

Lalu, sebagian peneliti lain mengajukan teori bahwa massa besi
yang besar mungkin telah berfungsi sebagai penyeimbang temperatur yang
mengurangi kondensasi kelembaban. Jadi, ketika cuaca Delhi menjadi lebih
dingin di malam hari, pilar itu tetap hangat.

Lalu, sebuah penemuan mengejutkan dilaporkan dari ahli metalurgi India.

Pada tahun 2002, tim ahli metalurgi dari Kanpur yang dikepalai oleh Dr.R Balasubramaniam menemukan adanya lapisan tipis yang terdiri dari campuran besi, oksigen dan hidrogen pada pilar tersebut.

Lapisan
tipis ini membutuhkan waktu tiga tahun setelah pembuatan pilar untuk
benar-benar terbentuk. Setelah 1.600 tahun, lapisan ini hanya bertambah
tebal 1/20 milimeter. Dengan suatu cara yang unik, lapisan ini telah
membantu pilar ini lebih bebas dari kerusakan akibat karat.

Jika
kita beranggapan bahwa seluruh teori di atas benar adanya, maka kita
dapat mengambil kesimpulan dengan mengatakan bahwa, selain karena
temperatur Delhi yang kering, pilar ini menjadi lebih tahan karat
karena :

  1. Kemurnian besinya

  2. Kadar Fosfor yang tinggi

  3. Kadar Sulfur yang rendah

  4. Massa besi pilar yang besar

  5. Lapisan tipis yang menyelubungi besi


Lalu pertanyaannya berikutnya adalah, bagaimana para tukang besi India kuno bisa menciptakan kombinasi yang luar biasa ini ?

Bagaimana
mereka dapat membuat lapisan tipis campuran besi, oksigen dan hidrogen
yang terbentuk setelah tiga tahun pembuatan besi ?


Apakah mereka memiliki teknologi yang tidak diketahui oleh manusia modern ?

Pertanyaan ini belum dapat dijawab oleh para peneliti.

Namun, bagi para skeptis, pertanyaan ini sangat gampang dijawab. Menurut mereka, kemampuan pilar besi Delhi hanyalah sebuah kebetulan. Dengan kata lain, mereka berkata bahwa dengan suatu cara, 5 syarat di atas telah bertemu dan membuat pilar itu tidak berkarat.

Mereka berargumen, jika benar teknologi para tukang besi India kuno begitu maju, mengapa hanya pilar besi Delhi yang tidak rusak dimakan karat ?

Mengapa tidak ditemukan lebih banyak lagi pilar-pilar atau artefak besi yang tidak rusak dimakan karat lainnya ?

Misteri
atau bukan, Pilar besi Delhi telah menarik hati para ahli metalurgi
dari seluruh dunia. Artefak ini dianggap sebagai pencapaian terbesar
dalam seni menempa besi.

Pada
tahun 1997, sebuah pagar dipasang di sekeliling pilar karena para
pengunjung sering melakukan perusakan pada artefak tersebut. Ini juga
karena adanya tradisi bahwa siapa saja yang dapat berdiri membelakangi
pilar sambil melingkarkan tangan ke belakang hingga bertemu akan
mendapatkan keberuntungan.

Sekarang, pilar ini masih berdiri di
kompleks halaman mesjid Quwwatul dan dianggap sebagai salah satu artefak
yang paling membingungkan di India.

(wikipedia, corrosion-doctors.org, indianrealist.wordpress.com)





silahkan anda Copy paste artikel diatas
tapi kalau anda tidak keberatan mohon cantumkan sumber dengan linkback ke blog ini.
terimakasih....!!!

Senin, 05 September 2011

10 Orang Indonesia Yang Sukses Tanpa Ijazah

0 komentar



1. Andy F.Noya



Andy F.Noya


PimRed
Metro TV ini belum lulus sarjana… Satu hal yang menarik, Andy
sebenarnya adalah orang teknik. Sejak lulus SD Sang Timur di Malang,
Jawa Timur, pria kelahiran Surabaya ini sekolah di Sekolah Teknik
Jayapura lalu melanjutkan ke STM Jayapura. “Tetapi sejak kecil saya
merasa jatuh cinta pada dunia tulis menulis. Kemampuan menggambar kartun
dan karikatur semakin membuat saya memilih dunia tulis menulis sebagai
jalan hidup saya,” tutur Andy.




2. Adam Malik



Adam Malik


Ternyata orang yg dikabarkan Agen CIA ini ternyata gak pernah ngenyam bangku skolah.



3. M. H. Ainun Najib



Emha Ainun Nadjib


Emha
Ainun Nadjib hanya tiga bulan kuliah, Pendidikan formalnya hanya
berakhir di Semester 1 Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM).
Sebelumnya dia pernah ‘diusir’ dari Pondok Modern Gontor Ponorogo karena
melakukan ‘demo’ melawan pemerintah pada pertengahan tahun ketiga
studinya, kemudian pindah ke Yogya dan tamat SMA Muhammadiyah I.
Selebihnya Beliau jadi pengembara ilmu di luar sekolah hingga dia bisa
jadi manusia dengan bermacam sebutan (multifungsi).







4. Abdullah Gymnastiar



Abdullah Gymnastiar


kiayi
yang kmarin2 ini santer dengan kasus poligaminya,ternyata sukses
menjadi kiayi dan wirausahawan (pengusah besar) tanpa ijazah. walaupun
sudah lulus, tapi dikabarkan sampai saat ini blm mengambil ijazahnya.







5. Ajip Rosidi



Ajip Rosidi


dengan
tak mau mengikuti ujian akhir SMA nya. Dia menolak ikut ujian karena
waktu itu beredar kabar bocornya soal-soal ujian. Dia berkesimpulan
bahwa banyak orang menggantungkan hidupnya kepada ijazah. “Saya tidak
jadi ikut ujian, karena ingin membuktikan bisa hidup tanpa ijazah”. Dan
itu dibuktikan dengan terus menulis, membaca dan menabung buku sampai
ribuan jumlahnya. Walhasil sampai pensiun sebagai guru besar tamu di
Jepang, Dia yang tidak punya ijazah SMA , pada usia 29 tahun diangkat
sebagai dosen luar biasa Fakultas Sastra Universitas Padjadjaran. Lalu
jadi Direktur Penerbit Dunia Pustaka Jaya, Ketua Ikapi Pusat, Ketua DKJ
dan akhirnya pada usia 43 tahun menjadi profesor tamu di Jepang sampai
pensiun.


Berikut Sejarah Pendidikan Beliau :


  • Sekolah Rakyat 6 tahun di Jatiwangi (1950)

  • Sekolah Menengah Pertama Negeri VIII Jakarta (1953)

  • Taman Madya, Taman Siswa Jakarta (1956, tidak tamat)






6. Bob Sadino


Bob  Sadino


Bob
Sadino lahir dari sebuah keluarga yang hidup berkecukupan. Ia adalah
anak bungsu dari lima bersaudara. Sewaktu orang tuanya meninggal, Bob
yang ketika itu berumur 19 tahun mewarisi seluruh harta kekayaan
keluarganya karena saudara kandungnya yang lain sudah dianggap hidup
mapan. Bob kemudian menghabiskan sebagian hartanya untuk berkeliling
dunia dan tidak melanjutkan kuliah. Dalam perjalanannya itu, ia singgah
di Belanda dan menetap selama kurang lebih 9 tahun. Di sana, ia bekerja
di Djakarta Lylod di kota Amsterdam dan juga di Hamburg, Jerman. Ketika
tinggal di Belanda itu, Bob bertemu dengan pasangan hidupnya, Soelami
Soejoed.


Pada
tahun 1967, Bob dan keluarga kembali ke Indonesia. Ia membawa serta 2
Mercedes miliknya, buatan tahun 1960-an. Salah satunya ia jual untuk
membeli sebidang tanah di Kemang, Jakarta Selatan sementara yang lain
tetap ia simpan. Setelah beberapa lama tinggal dan hidup di Indonesia,
Bob memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya karena ia memiliki tekad
untuk bekerja secara mandiri.




7. Andrie Wongso



Andrie Wongso


Anak
ke-2 dari 3 bersaudara ini terlahir dari sebuah keluarga miskin di kota
Malang. Di usia 11 tahun (kelas 6 SD), terpaksa harus berhenti
bersekolah karena sekolah mandarin tempat andrie kecil bersekolah
ditutup. Maka SDTT, Sekolah Dasar Tidak Tamat, adalah gelar yang
disandangnya saat ini. Masa kecil hingga remajanya pun kemudian dilalui
dengan membantu orang tuanya membuat dan berkeliling berjualan kue ke
toko-toko dan pasar.




8. Purdi E Chandra



Purdi E Chandra


Sosok
Purdi E. Chandra kini dikenal sebagai pengusaha yang sukses. Lembaga
Bimbingan Belajar (Bimbel) Primagama yang didirikannya bahkan masuk ke
Museum Rekor Indonesia (MURI) lantaran memiliki 181 cabang di 96 kota
besar di Indonesia dengan 100 ribu siswa tiap tahun.


Bukan
suatu kebetulan jika pengusaha sukses identik dengan kenekatan mereka
untuk berhenti sekolah atau kuliah. Seorang pengusaha sukses tidak
ditentukan gelar sama sekali. Inilah yang dipercaya Purdi ketika baru
membangun usahanya.


Kuliah
di 4 jurusan yang berbeda, Psikologi, Elektro, Sastra Inggris dan
Farmasi di Universitas Gajah Mada (UGM) dan IKIP Yogya membuktikan
kecemerlangan otak Purdi. Hanya saja ia merasa tidak mendapatkan apa-apa
dengan pola kuliah yang menurutnya membosankan. Ia yakin, gagal meraih
gelar sarjana bukan berarti gagal meraih cita-cita. Purdi muda yang
penuh cita -cita dan idealisme ini pun nekad meninggalkan bangku kuliah
dan mulai serius untuk berbisnis.


Kini kabarnya Purdi E. Chandra sekarang sudah ada lebih dari 500 cabang Primagama di seluruh indonesia.




9. Hendy Setiono



Hendy Setiono


Hendy
Setiono (kebab Baba Rafi) mengawali usaha tahun 2003 di Surabaya.
Modalnya hanya Rp 10 juta atau sebuah gerobak burger. Kini bisnisnya
berkembang pesat dengan menu makanan utama kebab serta santapan ala
koboi (burger serta hotdog). Jumlah cabangnya setiap tahun terus
bertambah. Terakhir, terdapat 140 outlet tersebar di 25 kota, antara
lain Batam, Bali, Bandung, Banjarmasin, Malang, Gresik, Jember, Kediri,
Lampung, Padang, Malang, Makasar, Medan, Pasuruan, Pekan Baru, Karawang,
Surabaya, Sukabumi, Semarang, Sidoarjo, Tasikmalaya, Jogjakarta, dan
Jakarta




10. Buya Hamka



Buya Hamka


HAMKA
(1908-1981), adalah akronim kepada nama sebenar Haji Abdul Malik bin
Abdul Karim Amrullah. Ia adalah seorang ulama, aktivis politik dan
penulis Indonesia yang amat terkenal di alam Nusantara.


Hamka
mendapat pendidikan rendah di Sekolah Dasar Maninjau sehingga kelas
dua. Ketika usia HAMKA mencapai 10 tahun, ayahnya telah mendirikan
Sumatera Thawalib di Padang Panjang. Di situ Hamka mempelajari agama dan
mendalami bahasa Arab. Hamka juga pernah mengikuti pengajaran agama di
surau dan masjid yang diberikan ulama terkenal seperti Syeikh Ibrahim
Musa, Syeikh Ahmad Rasyid, Sutan Mansur, R.M. Surjopranoto dan Ki Bagus
Hadikusumo.





sumber :http://dunia90.blogspot.com/2010/06/10-orang-indonesia-yang-sukses-tanpa.html

silahkan anda Copy paste artikel diatas
tapi kalau anda tidak keberatan mohon cantumkan sumber dengan linkback ke blog ini.
terimakasih....!!!

Minggu, 04 September 2011

TUKANG PIJIT SINGA

0 komentar

Tukang Pijit banyak bertebaran dimana mana di planet bumi ini.

Tapi yang spesialis menerapi kaki singa hanya segelintir.

Alex Larenty, 50, adalah sosok manusia langka itu. Pria Inggris itu
memijat kaki Jamu - nama singa yang dipijat, salah satu diantara 75
penghuni The Lion Park, dekat Johannesburg, Afrika selata. dan singa-2
itu terlihat menikmati pijatan alex.














Alex Larenty plays 'This Little Piggy' with 40-stone Jamu at The  Lion Park in Johannesburg, South Africa










www.haxims.blogspot.com



www.haxims.blogspot.com




Alex Larenty with Jamu



www.haxims.blogspot.com





























www.haxims.blogspot.com 


 resource: fakta buka opini




Sabtu, 03 September 2011

Ikan Tercantik Di dunia

0 komentar


1. Mandarin Fish

http://hermawayne.blogspot.com


Ada
2 varietas dari spesies ini, yaitu Mandarinfish standar dan Psychedelic
Mandarin. Yang standar biasanya memiliki pola dan warna yang lebih
bagus dibanding Psychedelic. Harganya tidak lebih dari $20 per ekor,
namun yang menjadi masalah adalah makanannya yang sulit dicari.



2. Discus

http://hermawayne.blogspot.com


Ikan
ini merupakan spesies ikan air tawar yang mungkin merupakan ikan air
tawar yang paling cantik. Harganya sangatlah mahal, anakan yang
panjangnya hanya sekitar3 inchi berkisar antara $50-$80.



3. Lion Fish

http://hermawayne.blogspot.com


Ikan ini disebut juga Zebrafish. Tulang belakangnya itu memiliki racun yang sangat menyakitkan dan cukup efektif.


4. Moorish Idol

http://hermawayne.blogspot.com


Ikan ini sangat susah untuk dipelihara dengan akuarium standar, dan juga hargannya yang melejit selangit.


5. Koi

http://hermawayne.blogspot.com


Ada
banyak variasi warna dari ikan koi (sekitar 100an). Koi dapat memiliki
warna oranye, merah, putih, keemasan, atau hitam. Beberapa penggemar koi
rela membayar ribuan dolar untuk seekor koi hanya untuk mencari pola
warna koi yang langka.



6. Flame Angel

http://hermawayne.blogspot.com


Ikan
ini memikiki hubungan dekat dengan Coral Beauty. Sifatnya sama seperti
Coral Beauty, tapi sifatnya tidak ’seteguh’ Coral Beauty.



7. Coral Beauty

http://hermawayne.blogspot.com


Ikan ini tergolong ikan yang mudah dipelihara di dalam akuarium dan dapat bertahan baik dalam habitatnya.


8. Regal Tang

http://hermawayne.blogspot.com


Ikan
ini tergolong dalam family Surgeonfish, yang memiliki pisau kecil dari
zat kapur yang dapat disembunyikan di depan sirip ekornya. Pisau kecil
ini digunakan terutama untuk sistem pertahanan dalam menghadapi
predator.



9. Parrot Fish

http://hermawayne.blogspot.com


Dinamakan
demikian karena bentuk mulutnya yang mirip paruh burung. Ikan ini
menggunakan mulutnya yang seperti paruh itu untuk memecah dan memakan
invertebrata kecil yang hidup di daerah koral. Biasanya mereka akan
memakan utuh-utuh bebatuan koral atau pasir laut lalu mengunyah
invertebrata yang ada di dalamnya, lalu membuang sisanya.



10. African Cichlids

http://hermawayne.blogspot.com


Ikan
ini diucapkan sebagai “Sick-Lids”. Ikan ini ditemukan di 3 danau di
Afrika: Malawi, Tanganyika, dan Victoria. Spesies yang ada di Danau
Victoria jumlahnya kurang beragam dan kurang berwarna-warni dibandingkan
dengan lainnya. Biasanya mereka tumbuh hingga 6-7 inchi, dengan
pengecualian untuk Spesies Frontosoa, yang bisa tumbuh sampe 12-14
inchi. Ikan-ikan ini adalah ikan-ikan air tawar yang bisa dengan gampang
dipelihara di akuarium rumahan. Selain di Afrika, ada juga spesies ikan
ini yang hidup di perairan Amazon, tapi ukurannya lebih besar dan lebih
agresif dari yang di Afrika.






silahkan anda Copy paste artikel diatas
tapi kalau anda tidak keberatan mohon cantumkan sumber dengan linkback ke blog ini.
terimakasih....!!!